Cara Memilih Hosting Web Tanpa Bikin Baper Part 1: Memilih Server

Penyedia hosting mana yang harus saya pilih untuk situs saya? Bagi blogger, pemilik usaha, pengembang aplikasi dan lainnya, memilih hosting website sulitnya setara dengan mencari pasangan.

Karena jika dilakukan dengan benar, kita akan mendapatkan kebahagiaan seumur hidup, karena hosting-nya handal dan berkinerja tinggi. Mereka selalu siap dikontak melalui telepon, chat, atau email untuk menjawab pertanyaan kapanpun kita memerlukanya.

Namun, terburu-buru menjalin hubungan dengan hosting tanpa melakukan riset dapat menyebabkan kita merasa terjebak, disesatkan, atau diperas. Memilih hosting yang salah sering berakhir dengan sakit kepala dan “putus hubungan” yang sulit dan mahal. Edan, ngurus website aja bikin baper!

Nah, biar enggak baper, widehostmedia akan memberitahukan tips-tips memilih hosting yang tepat! Di tips yang pertama ini, kita akan membahas tipe server dulu ya!

Seperti pasangan, hosting pun punya berbagai tipe, kriteria yang kita bahas pertama, adalah tipe server. Situs web portofolio pribadi tidak memerlukan server khusus, lain halnya dengan toko online yang dikunjungi banyak orang, dengan traffic tinggi, tidak boleh berhemat dengan paket shared hosting termurah.

Memilih Hosting TIpe Hosting Situs Server Shared VPS Dedicated
Sumber: www.hostingadvice.com

1. Tipe Shared Hosting untuk Pemula dan Menengah

Pada hosting dengan Shared Hosting, beberapa pelanggan dan situs web berbagi server yang sama. Ibaratnya, Shared Hosting adalah pacar pertama – sederhana dan tidak rumit. Sebagian besar pelanggan hosting, akan memakai Shared Hosting dahulu, sebelum memutuskan kapan saatnya untuk berpindah ke VPS atau paket khusus untuk memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat.

Namun, Shared Hosting juga bisa diibaratkan sebagai hidung belang. Ia memiliki banyak kekasih lain selain kita. Karena sumber daya server dibagi kepada begitu banyak website, kinerjanya akan menurun ketika website kita dikunjungi banyak orang. Jika kamu siap untuk menjadi serius dan benar-benar meningkatkan traffic kamu, kamu mungkin tidak puas dengan paket Shared Hosting .

Harga, support, dan ukuran penyimpanan, adalah fitur penting yang perlu dipertimbangkan saat membeli layanan Shared Hosting. Pembeda lainnya adalah penawaran eCommerce dan opsi domain gratis, bersama dengan fitur seperti iklan, website builder, sistem yang user-friendly, dan berbagai fitur lainnya.

Plus-minus Shared Hosting:

  • Harga terjangkau.
  • Mudah, dengan fitur berlimpah.
  • Cocok untuk pemula.
  • Kurang scalable.
  • Kurang cocok untuk kebutuhan web/aplikasi besar.

2. Tipe VPS Hosting untuk Mengakomodir Pertumbuhan

VPS, yang merupakan singkatan dari Virtual Private Server, adalah jalan tengah yang menyenangkan antara kencan kasual Shared Hosting dan komitmen dari Dedicated Server. Server dibagi menjadi mesin-mesin virtual, yang bertindak sebagai “Dedicated Server”. Pelanggan VPS masih berbagi server, tetapi mereka masing-masing memiliki porsi yang jauh lebih besar dan kontrol yang lebih besar daripada mereka yang memiliki paket Shared Hosting.

Hosting VPS biasanya memiliki opsi penyimpanan dengan SSD berkecepatan tinggi, atau drive solid-state, bersama dengan layanan untuk update dan patch software. Menyesuaikan dengan kemampuan teknis kita, kita biasanya mendapatkan pilihan antara cPanel gratis atau akses root lengkap. Hosting VPS kelas atas juga memiliki layanan monitoring, security, dan juga CDN Service.

Plus-minus VPS Hosting:

  • Harga fleksibel menyesuaikan besaran.
  • Cocok untuk website kecil ataupun besar.
  • Scalable, besaran kebutuhan mudah di-upgrade.
  • Dedicated IP.
  • Agak rumit bagi pemula.

3. Tipe Dedicated Hosting yang Fokus dan Aman

Dedicated Hosting cocok untuk kamu yang menginginkan hubungan serius. Situs berkinerja tinggi memerlukan hosting khusus, yang mengharuskan penggunaan seluruh server untuk memberi daya hanya pada satu situs web atau aplikasi. Pelanggan memiliki kontrol penuh atas “Doting Architecture”, yang berarti mereka dapat menyesuaikan sistem keamanan, sistem operasi, load balancers, dan banyak lagi.

Namun, pasangan yang berdedikasi tidak didapat dengan murah. Paket hosting khusus adalah yang paling mahal, mengingat perangkat keras terbaik, layanan terkelola, dan dukungan 24 jam. Namun, hosting kelas atas hadir dengan sejumlah fitur mewah, termasuk migrasi dan cadangan otomatis, alamat IP khusus, dan pilihan sistem operasi.

Plus-minus Dedicated Hosting:

  • Harga lebih mahal.
  • Cocok untuk website besar.
  • Layanan dan keamanan terbaik.
  • Dedicated IP.
  • Dimudahkan oleh dukungan dan fitur terlengkap.

Oke, itu dia 3 Tipe Hosting web berdasarkan servernya. Tunggu tips selanjutnya ya!