<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Website Archives - Wide Host Media</title>
	<atom:link href="https://widehostmedia.com/category/website/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://widehostmedia.com/category/website/</link>
	<description>Cloud Solution</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Nov 2023 09:03:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2019/09/wide_host_media_icon_30b_icon.ico</url>
	<title>Website Archives - Wide Host Media</title>
	<link>https://widehostmedia.com/category/website/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apa Saja Perbedaan UI dan UX?</title>
		<link>https://widehostmedia.com/apa-saja-perbedaan-ui-dan-ux/</link>
					<comments>https://widehostmedia.com/apa-saja-perbedaan-ui-dan-ux/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 09:03:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[ui]]></category>
		<category><![CDATA[userexperience]]></category>
		<category><![CDATA[userinterface]]></category>
		<category><![CDATA[ux]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8506</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahukah kamu perbedaan UI dan UX? Istilah UI (User Interface) dan UX (User Experience) sudah tidak asing di telinga masyarakat umum. Namun, apakah kamu tahu serta memahami jelas tugas dan tujuan dari UI dan UX dalam pemngembangan suatu aplikasi dan website? Tentu saja masih ada beberapa yang belum memahami bahkan mengetahui istilah – istilah tersebut. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/apa-saja-perbedaan-ui-dan-ux/">Apa Saja Perbedaan UI dan UX?</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Tahukah kamu perbedaan UI dan UX? Istilah UI (User Interface) dan UX (User Experience) sudah tidak asing di telinga masyarakat umum. Namun, apakah kamu tahu serta memahami jelas tugas dan tujuan dari UI dan UX dalam pemngembangan suatu aplikasi dan website? Tentu saja masih ada beberapa yang belum memahami bahkan mengetahui istilah – istilah tersebut. Sudah banyak sekali yang menggunakan UI dan UX Designer untuk mempermudah konsumen dalam mengakses aplikasi atau website kamu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam artikel ini kamu akan mengenal dan memahami Apa itu UI dan UX? Skill apa saja yang harus dimiliki UI dan UX Designer? Apakah mereka berdua saling terkait satu sama lain? Selain itu, di artikel ini pun akan membahas perbedaan UI dan UX Designer dalam pengembangan aplikasi dan website. Mari kita simak penjelasannya berikut ini!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu UI dan UX Designer?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pengertian UI atau <em>User Interface Designer</em> adalah sebuah proses untuk menyusun grafis secara keseluruhan pada situs web atau aplikasi. Proses tersebut merupakan tugas utama bagi seorang UI Designer seperti berfokus pada sebuah visualisasi aplikasi atau situs website. Tampilan yang dirancang menggunakan fitur – fitur seperti tombol, gambar, konten, bagian entry teks, dan masih banyak lagi. Selain itu, tujuannya untuk membuat tampilan lebih enak dipandang mata dan pengunjung pun menjadi nyaman untuk menggunakan aplikasi atau situs website tersebut. Harus digaris bawahi terlebih dahulu bahwa UI Designer merupakan bagian dari UX Designer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan pengertian UX atau <em>User Experience Dseigner</em> adalah bagaimana perasaan pelanggan ketika berbelanja atau menggunakan produk. Pengguna dapat merasakan UX saat berbelanja karena mereka akan menemukan penggunaan produk yang nyaman. Selain itu, seorang UX deigner bertanggung jawab dalam membuat produk aplikasi yang mudah digunakan oleh pengguna, namun tetap terlihat <em>eye-catching</em>. Mereka pun memastikan, proses yang dilakukan dari satu langkah ke langkah berikutnya berjalan sesuai keinginan pengguna. Mengidentifikasi hambatan yang dirasakan pengguna dan memperbaikinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan UI dan UX?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ternyata ada perbedaan tugas yang harus dilakukan oleh UI dan UX dalam pengembangan aplikasi atau situs website. Apa perbedaan UI dan UX? Berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Tujuan &amp; Fokus Desain.</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Hal mendasar yang dapat diketahui yaitu tujuan dan fokus desain dari UI dan UX. User Interface (UI) memiliki tujuan untuk memperindah visual tampilan produk supaya enak dipandang oleh mata. Selain itu, UI berfokus pada tampilan yang membuat kesan pertama pengguna. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan User Experience (UX) berguna untuk membuat aplikasi atau situs website menjadi mudah digunakan oleh pengguna. UX juga harus memberikan kenyamanan saat memakai produk. Selain itu, UX memastikan untuk setiap langkah yang dilakukan sudah sesuai keinginan pengguna.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Proses.</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Proses desain UI memerlukan riset terhadap sebuah desain yang menarik sesuai dengan konsep tersebut. Seorang desainer UI juga harus merancang model desain terlebih dahulu untuk membuat <em>mockup</em>. Sedangkan untuk proses desain UX pun memerlukan riset mengenai pengalaman pengguna. Tujuan tersebut untuk menghasilkan produk yang diminati. Serta UX melakukan beberapa tahap riset seperti desainer merancang sketsa desain menggunakan <em>wireframe</em> dan <em>protoype</em>.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Komponen desain.</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya terdapat beberapa komponen yang berbeda dari UI dan UX. Komponen pada UI meliputi semua aspek perihal tampilan yang indah seperti layout, warna, gambar/video animasi, buttons, typography, dan visual interaksi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan bagi desainer UX meliputi keseluruhan komponen pada aplikasi atau website. Komponen tersebut seperti struktur sebuah aplikasi/website, navigasi, copywriting, branding, hingga pemilihan fitur – fitur yang tepat untuk user.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Skill yang dibutuhkan.</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Menjadi desainer UI dan UX memerlukan skill tersendiri. Skill yang dibutuhkan untuk desainer UI yaitu desain grafis, desain branding, dan creative thinking. Dikarenakan tugasnya dalam mendesain tampilan menjadi lebih menarik dan mudah digunakan untuk pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan bagi seorang desainer UX membutuhkan skill seperti melakukan riset, analytical thinking, problem solving, critical thinking, dan creative thinking. Seperti yang dibahas sebelumnya bahwa tanggung jawabnya membuat desain produk dengan pendekatan supaya mudah digunakan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat menggunakan UI dan UX Designer</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Desain UI/UX merupakan hal penting bagi suatu aplikasi bahkan situs websitemu. Dapat meningkatkan beberapa aspek pada situs kamu yang dapat meningkatkan prospek dalam perusahaan kamu seperti penjualan, profitabilitas secara keseluruhan, dan meningkatkan retensi pelanggan. Selain itu, ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan ketika menggunakan UI/UX, berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Meningkatkan kepuasan pelanggan.</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Pada saat menggunakan desain UI/UX bagi suatu situs web atau aplikasi. Ternyata dengan sebuah desain dan konten yang menarik bisa menjadi salah satu kunci mengenai tampilan yang enak dipandang dan juga mudah digunakan. Sehingga membuat pengguna lebih lama untuk menggunakan situs web kamu untuk tujuan yang mereka inginkan. Selain itu, fitur – fitur yang memudahkan dapat membantu pengguna untuk mengoperasikan aplikasi atau situs web yang mereka akses.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Mempertahankan konsistensi pada produk.</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Konsistensi dengan suatu produk kamu dan menawarkan pengalaman pengguna merupakan salah satu kunci dalam bisnis yang menguntungkan. Dengan adanya identitas sendiri maka kamu dapat mempertahankan logo produkmu sendiri. Namun, apabila kamu bukan seorang desainer grafis yang memiliki ilmu yang luas maka banyak yang akan membuat branding dengan produkmu dengan mudah.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Meningkatkan penjualan pada suatu bisnis.</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu saja penggunaan desain UI/UX dapat meningkatkan penjualan pada suatu bisnis. Bagaimana tidak? Karena hal tersebut dapat memberikan pelayanan yang optimal dan secara tidak langsung kamu sedang menjalankan sebuah strategi untuk meningkatkan bisnis. Seperti yang diketahui bahwa tanggung jawab UI/UX pada suatu aplikasi atau situs website yaitu untuk membuat tampilan yang menarik serta kemudahan dalam mengaksesnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari pembahasan diatas mengenai apa perbedaan UI dan UX, maka dapat disimpulkan bahwa mereka saling berkaitan satu sama lain dalam pengembangan suatu aplikasi atau situs website. Tugas UI untuk membuat tampilan menjadi lebih menarik dan enak dipandang oleh mata, sedangkan tugas UX untuk membuat struktur keseluruhan dan membuat kemudahan bagi pengguna untuk mengakses aplikasi atau situs web. Jika desain UI ternyata kurang baik maka pengguna akan memilih yang ain, bahkan jika UX nya tidak dapat bekerja dengan baik walau tampilan sudah indah juga tidak dapat dipastikan bahwa pengguna akan betah pada aplikasi atau websitemu. Sehingga ada pembahasan mengenai perbedaannya yang harus menjadi fokus masing – masing dalam pengembangan suatu aplikasi atau website.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekian penjelasan dari apa itu perbedaan dari UI dan UX. Lalu bagi kalian seorang developer yang membutuhkan hosting terbaik sesuai kebutuhanmu. Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, karena Wide Host Media menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/apa-saja-perbedaan-ui-dan-ux/">Apa Saja Perbedaan UI dan UX?</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://widehostmedia.com/apa-saja-perbedaan-ui-dan-ux/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa itu Laravel? Fitur dan Kelebihannya.</title>
		<link>https://widehostmedia.com/apa-itu-laravel-serta-fitu-dan-kelebihannya/</link>
					<comments>https://widehostmedia.com/apa-itu-laravel-serta-fitu-dan-kelebihannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 09:02:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[framework]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[laravel]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8495</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa itu Laravel serta fitur dan kelebihannya? Pada umumnya, pengembangan website tidak pernah berjalan dengan mudah. Proses tersebut terkadang harus menghadapi masalah – masalah yang kompleks. Maka dalam melakukan pengembangan website sebagai developer harus menggunakan framework yang tepat. Dengan begitu, website yang dihasilkan akan lebih maksimal fiturnya dan sesuai dengan kebutuhan. Nah! dalam artikel berikut [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/apa-itu-laravel-serta-fitu-dan-kelebihannya/">Apa itu Laravel? Fitur dan Kelebihannya.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Apa itu Laravel serta fitur dan kelebihannya? Pada umumnya, pengembangan website tidak pernah berjalan dengan mudah. Proses tersebut terkadang harus menghadapi masalah – masalah yang kompleks. Maka dalam melakukan pengembangan website sebagai developer harus menggunakan <em>framework</em> yang tepat. Dengan begitu, website yang dihasilkan akan lebih maksimal fiturnya dan sesuai dengan kebutuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah! dalam artikel berikut akan membahas salah satu <em>framework</em> yang cukup populer saat ini yaitu Laravel. <em>Framework</em> ini menawarkan berbagai fitur dan kelebihan yang bisa dibandingkan dengan framewok sejenisnya. Selain itu, Laravel juga dapat menghembat biaya bahkan dari segi waktu yang akan mejadi lebih hemat. Lalu, apa itu Laravel? Apa saja fitur dari Laravel dan kelebihannya? Simak penjelasannya di artikel berikut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu Laravel</strong>?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip dari web <a href="https://laravel.com/docs/9.x#meet-laravel">Laravel</a> adalah <em>framework</em> aplikasi dengan <em>sintaks</em> yang ekspresif dan elegan. Framework ini merupakan kerangka kerja web yang menyediakan struktur dan titik awal untuk membuat sebuah aplikasi. Selain itu, Laravel juga dapat membantu untuk memaksimalkan penggunaan PHP di dalam proses pengembangan website. Perlu digaris bawahi bahwa dengan adanya <em>framework</em> Laravel ini selalu menghadirkan fitur – fitur terbaru dibandingan <em>framework</em> lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Framework</em> Laravel menggunakan struktur MVC (Model View Controller). MVC merupakan sebuah metode untuk membuat suatu aplikasi dengan memisahkan data dari tampilan dan cara bagaimana memprosesnya. Dengan menggunakan struktur tersebut sehingga Laravel terkenal mudah digunakan serta lebih praktis. Tidak hanya itu Laravel pun dapat mempercepat proses pembuatan aplikasi berbasis web.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laravel merupakan <em>framework</em> yang cukup populer dan disukai oleh banyak web developer. Karena sejak diluncurkannya Laravel pada tahun 2011, perkembangannya cukup eksponensial. Sehingga pada tahun 2015 <em>framework</em> ini sudah mendapatkan bintang di <strong><em>Github</em></strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fitur – Fitur dari Laravel</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada framework Laravel terdapat beberapa fitur yang tidak dimiliki framework lainnya. Seperti yang kita ketahui bahwa Laravel dapat menghasilkan website yang lebih elegan, ekspresif, dan menyenangkan. Selain itu juga penggunaan Laravel yang terbukti bisa mempermudah pengembangan website dengan menggunakan fitur – fitur unggulannya. Berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Routing: </strong>Pada fitur ini, digunakan untuk membuat aplikasi yang lebih mudah. Karena routing dianggap dapat mempermudah dalam pengembangan website dan meningkatkan performanya. Tugas dasar dalam routing yaitu semua <em>request</em> dipetakan dengan bantuan rute. Kamu dapat mengelompokkan, memberi nama, menerapkan filter, dan mengikat data model kamu terhadap rute tersebut.</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Authentication: </strong>Laravel memudahkan pengguna untuk melakukan otentikasi diluar kotak, dengan menjalankan perintah sederhana. Dimana seluruh proses konfigurasi otentikasi sudah berjalan secara otomatis. Dan juga&nbsp;kamu dapat menemukan file konfigurasi otentikasi di <strong>“config/auth.php”</strong>.</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Testability: </strong>Framework ini memiliki fitur yang membantu pengguna dalam melakukan pengujian dari berbagai kasus. Tentu saja Laravel mendukung proses pengecekan yang cukup lengkap dengan PHPUnit dan file phpunit.xml yang dapat disesuaikan dengan aplikasi web yang sedang dibangun. Dengan begitu, pengguna dapat menjaga kode sesuai kebutuhan.</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>E-mail Class: </strong>Selanjutnya ada fitur E-mail Class yang memungkinkan anda untuk mengirimkan email dengan cepat melalui aplikasi lokal maupun layanan cloud. Dan juga Laravel menyediakan API untuk library SwiftMailer yang cukup populer.</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Modularity: </strong>Dalam Laravel terdapat kumpulan modul dan library yang terkait dengan <em>composer. </em>Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengembangkan aplikasi berskala besar dengan mudah dan mendeteksi bug dengan lebih baik. Selain itu, <em>modularity</em> juga dapat menyempurnakan dan meningkatkan fungsionalitas website yang dibangun, serta mempermudah <em>update-nya</em>.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kelebihan menggunakan Laravel</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami tentang pengertian hingga fitur – fitur yang tersedia di Laravel, maka pembahasan selanjutnya adalah kelebihan menggunaan Laravel. Penggunaan framework sungguh membuat developer merasa sangat mudah dalam mengembangkan suatu website. Lalu, apa saja kelebihan saat menggunakan Laravel? Berikut penjelasannya:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1">
<li>Mudah dipelajari bahkan oleh pemula.</li>



<li>Memiliki template yang ringan bahkan bisa dicustom sesuai keinginan.</li>



<li>Mendukung MVC (Model View Controller) yang membantu mempermudah pengembangan website.</li>



<li>Proses pengembangan menjadi lebih cepat sehingga dapat menghemat waktu.</li>



<li>Memiliki fitur yang banyak sehingga dapat membantu pengguna dalam tugasnya.</li>



<li>Library yang lengkap dan dapat digunakan secara gratis.</li>



<li>Laravel dilengkapi dengan dokumentasi yang rapi dan tepat, sehingga pengguna tidak merasa kesulitan dalam mencari penjelasan detail seperti metode, coding style, dan lain sebagainya.</li>



<li>Framework ini sudah cukup populer jadi tidak menutup kemungkinan bahwa pengguna akan lebih mudah beradaptasi jika terlibat dengan <em>project</em> baru.</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari penjelasan di atas, kamu telah memahami mengenai apa itu Laravel, fitur – fitur apa saja yang tersedia di Laravel, hingga kelebihan apa saja saat menggunakan Laravel. Dapat kami simpulkan bahwa Laravel adalah salah satu framework yang berbasis bahasa pemrograman PHP yang dapat membantu pengembangan suatu website. Selain itu, banyak fitur yang ternyata dapat memudahkan pengguna dalam mengembangkan sebuah website, melakukan otentikasi diluar kotak, dapat mengirimkan email dengan cepat, hingga dapat mendeteksi bug dengan mudah. Terdapat beberapa kelebihan yang membuat developer merasa sangat mudah dalam mengembangkan suatu website. Sehingga dapat menghemat lebih banyak waktu dan tenaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buat kamu sebagai web developer yang membutuhkan hosting terbaik, silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>. Karena Wide Host Media menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/apa-itu-laravel-serta-fitu-dan-kelebihannya/">Apa itu Laravel? Fitur dan Kelebihannya.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://widehostmedia.com/apa-itu-laravel-serta-fitu-dan-kelebihannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Pengertian Node.js</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mari-mengenal-pengertian-node-js/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 05:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[javascript]]></category>
		<category><![CDATA[node.js]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8487</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengertian Node.js bagi seorang web developer pasti sudah memahaminya dengan baik bahkan ada yang sudah menggunakannya. Namun, bagi sebagian orang masih belum terlalu memahami bahkan mengetahui pengertian dari Node.js. Nah, dalam artikel ini akan membahas tentang pengertian, fungsi dan bagaimana cara kerja Node.js. Mari kita simak penjelasannya sebagai berikut! Pengertian Node.js Node.js adalah sebuah runtime [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mari-mengenal-pengertian-node-js/">Mengenal Pengertian Node.js</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pengertian Node.js bagi seorang web developer pasti sudah memahaminya dengan baik bahkan ada yang sudah menggunakannya. Namun, bagi sebagian orang masih belum terlalu memahami bahkan mengetahui pengertian dari Node.js. Nah, dalam artikel ini akan membahas tentang pengertian, fungsi dan bagaimana cara kerja Node.js. Mari kita simak penjelasannya sebagai berikut!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Node.js</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://nodejs.dev/en/learn/">Node.js</a> adalah sebuah runtime environment JavaScript yang bersifat open-source dan lintas-platfrom. Software ini merupakan tool yang populer untuk hampir semua jenis proyek. Pada umumnya, Node.js menjalankan V8 JavaScript Engine milik Google. Ini juga memungkinkan Node.js menjadi sangat berkinerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam aplikasi Node.js, kita dapat menjalankan kode JavaScript dimana saja dan tidak terbatas pada lingkungan browser. Kelebihan yang terdapat dari Node.js adalah tool ini bisa berjalan di sistem operasi Windows, Mac OS X dan Linux serta tidak dibutuhkan adanya perubahan kode program. Selan itu, Node.js merupakan software yang memiliiki library sendiri sehingga tidak perlu menggunakan program web server seperti NGINX dan Apache.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang diketahui bahwa Node.js memungkinkan untuk menangani ribuan koneksi secara bersamaan dalam satu server tanpa memperkenalkan beban mengelola konkurensi thread. Yang dimana beban tersebut bisa menjadi sumber bug yang signifikan<em>. </em>Selain itu, Node.js dirancang untuk aplikasi dengan I/O yang intensif seperti network server atau backend API.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fitur Utama Node.js</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat beberapa&nbsp; fitur utama dari Node.js yang dapat menyediakan banyak library JavaScript untuk menyederhanakan dalam pengembangan aplikasi. Berikut beberapa fitur utama dalam Node.js yang harus dipahami, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Asynchronous and event driven</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Node.js bersifat asynchronous. Fitur ini bermakna bahwa tidak memblokir proses lain sembari menunggu satu proses selesai. Lalu Node.js melanjutkan pemanggilan API setelahnya dan API sebelumnya&nbsp; dengan memanfaatkan mekanisme event notification untuk mendapatkan respon dari panggilan.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Very fast</strong><strong></strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Pengkodean pada Node.js dapat beroperasi dengan cepat karena seperti yang kita ketahui bahwa Node.js berjalan pada V8 JavaScript Engine dari Google Chrome.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><em><strong>Single threaded but highly scalable</strong></em><em><strong></strong></em></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Node.js merupakan model single thread dengan event looping. Pada fitur ini dapat membantu server untuk merespon secara asynchronous dan menjadikan server lebih scalable dibandingkan server tradisional yang menggunakan banyak thread untuk menangani permintaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi dari Node.js</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya membahas mengenai fungsi dari Node.js. Fungsi tersebut mampu digunakan untuk membuat beberapa program, berikut penjelasannya:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1">
<li>Aplikasi yang menggunakan Application Program Interface (API) and JavaScript Object Notation (JSON).</li>



<li>Mengembangkan aplikasi single-page.</li>



<li>Aplikasi streaming data.</li>



<li>Chatting yang dilakukan secara real-time.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu ada beberapa contoh yang menggunakan Node.js seperti berikut:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1">
<li>Paypal: platform ini menggunakan Node.js untuk membuat user facing contents dengan fasilitas developer dalam membangun sisi server dan client menggunakan JavaScript.</li>



<li>Netflix: menggunakan Node.js dikarenakan layanan streaming film yang mengharuskan adanya kecepatan dalam mengaksesnya.</li>



<li>Linkedin: menggunakan Node.js karena memerlukan optimasi untuk aplikasi mobile, agar dapat mengurangi jumlah server lalu aplikasi dapat berjalan lebih cepat.&nbsp;</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bagaimana cara kerja Node.js</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Node.js memiliki konsep non-blocking dan single-threaded. Sehingga Node.js memiliki perbedaan dari platform karena alur kerja yang begitu spesifik. Aplikasi yang dikembangkan oleh Node.js memiliki alur yang serupa. Berikut beberapa penjelasan alur kerja Node.js:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1">
<li>Pada saat client mengirimkan permintaan ke web server untuk melakukan interaksi dengan aplikasi web. Request tersebut bermacam – macam, seperti meminta, menghapus dan memperbarui data.</li>



<li>Setelah itu, Node.js menerima permintaan atau request tersebut kemudian menambahkannya ke Event Queue.</li>



<li>Sehingga permintaan tersebut diteruskan satu per satu melewati Event Loop dan dilakukan pemeriksaan apakah permintaan tersebut cukup sederhana sehingga tidak memerlukan resource eksternal lainnya.</li>



<li>Lalu Event Loop memproses permintaan sederhana dan mengembalikan sebuah respons ke client.</li>



<li>Satu thread dari Thread Pool ditugaskan ke satu request yang kompleks. Thread bertanggung jawab untuk menyelesaikan permintaan blocking tertentu dengan mengakses eksternal resource, seperti komputasi, database, sistem file, dan lain sebagainya.</li>



<li>Setelah task selesai dilakukan, akhirnya respon dikirim ke Event Loop yang pada gilirannya untuk menngirimkan respon itu kembali kepada client.</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah membaca artikel ini, akhirnya kalian dapat memahami mengenai Node.js. Sehingga kesimpulannya bahwa Node.js adalah sebuah runtime environment JavaScript yang bersifat open-source dan lintas-platfrom. Node.js mempunyai beberapa fitur utama yang salah satu nya dapt beroperasi cepat karena , Node.js menjalankan V8 JavaScript Engine milik Google.&nbsp; Selain itu, ada beberapa fungsi dari penggunaan Node.js yaitu chatting yang dilakukan secara real-time, streaming data, single page, dan masih banyak lainnya. Hal terpenting lainnya bahwa berjalan di sistem operasi Windows, Mac OS X dan Linux serta tidak dibutuhkan adanya perubahan kode program.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekian pembahasan dari pengertian Node.js secara singkat dan padat. Jika menggunakan software Node.js untuk memudahkan pengembangan web, maka silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan berbagai layanan hosting yang mendukung software <em>Node.js</em> didalamnya. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mari-mengenal-pengertian-node-js/">Mengenal Pengertian Node.js</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa itu CSS (Cascading Style Sheets)?</title>
		<link>https://widehostmedia.com/apa-itu-pengertian-css-cascading-style-sheets/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 05:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[css]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[html]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8481</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam pembuatan website pasti akan menggunakan beberapa bahasa pemrograman seperti HTML dan CSS. Mereka merupakan bahasa dasar yang saling berkaitan untuk membangun suatu situs jejaring dan tampilan web secara umum. Bagi seorang developer terutama front-end developer, peran CSS sangatlah penting untuk menunjang tampilan pada laman website lebih menarik. Sehingga memberikan kesan kenyamanan bagi para penunjung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/apa-itu-pengertian-css-cascading-style-sheets/">Apa itu CSS (Cascading Style Sheets)?</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dalam pembuatan website pasti akan menggunakan beberapa bahasa pemrograman seperti HTML dan CSS. Mereka merupakan bahasa dasar yang saling berkaitan untuk membangun suatu situs jejaring dan tampilan web secara umum. Bagi seorang developer terutama front-end developer, peran CSS sangatlah penting untuk menunjang tampilan pada laman website lebih menarik. Sehingga memberikan kesan kenyamanan bagi para penunjung situs tersebut. Namun masih banyak yang belum memahami secara jelas tentang CSS. Nah di artikel ini akan membahas perihal CSS seperti pengertian, jenis-jenis, cara kerja hingga contohnya. Lalu, apa itu pengertian CSS? Berikut penjelasannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu CSS?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">CSS atau <em>Cascading Style Sheets </em>adalah bahasa yang digunakan dalam membantu mengembangkan web yang tadinya hanya bergantung pada HTML sebagai bahasa markup. Dalam kata lain tugas CSS adalah untuk menentukan tampilan pada halaman website. CSS dapat mengatur jenis font, warna tulisan, ukuran, dan latar belakang. Sehingga dapat menyederhanakan proses pembuatan website dengan elemen di bahasa markup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fungsi dari CSS yaitu bertanggung jawab atas tampilan pada website. Selain itu CSS dapat memudahkan tugas Front-end dalam membuat atau mengembangkan website. Pada saat membangun sebuah website, penggunaan HTML tidaklah sangat cukup karena memungkinkan kamu untuk menuliskan tag untuk sebuah elemen HTML di semua halaman. Nah, dengan adanya CSS dengan menuliskan kode cukup satu kali untuk sebuah HTML untuk diterapkan ke semua halaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu fungsi lain dari CSS adalah dikarenakan hanya menuliskan satu rangkaian untuk beberapa halman website, sehingga dapat mempercepat loading halaman web. Lalu, tentu saja dapat memudahkan pengelolaan dan menawarkan lebih banyak variasi tampilan. Sehingga dapat menciptakan website yang terlihat begitu rapi dan estetik di semua ukuran.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Saja <strong>Jenis – Jenis Dari CSS</strong>?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada CSS atau <em>Cascading Style Sheets </em>mempunyai fungsi untuk tampilan pada halaman website. Sehingga terdapat jenis – jenis CSS yang terbagi menjadi 3. Berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Internal CSS</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Internal CSS berfungsi sebagai custom khusus dalam sebuah satu halaman website. Artinya CSS ini digunakan untuk mengatur halaman web dengan tampilan yang unik. Kumpulan aturan CSS harus berada di dalam dokumen HTML di bagian head section.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka CSS jenis ini saat cocok untuk yang memiliki website dengan tampilan yang berbeda. Namun ada kekurangan yang ditimbulkan ketika menggunakan Internal CSS yaitu ketika melakukan refresh pada website akan terjadi loading yang cukup lama.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Inline CSS</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya ada Inline CSS yaitu kode CSS yang hanya dapat dituliskan pada satu baris kode HTML. Jenis CSS ini menggunakan elemen spesifik yang menggunakan tag &lt;style&gt;. CSS model ini tidak dapat digunakan pada semua halaman website. Penggunaan Inline CSS bukanlah solusi tepat jika ingin menggunakan CSS dengan cepat. Namun, ada kalanya Inline CSS adalah pilihan yang tepat atau satu – satunya.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Eksternal CSS</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Eksternal CSS adalah kode CSS yang diletakkan di luar dokumen HTML. CSS model ini ditulis secara terpisah dengan file extension .css. Sehingga berbeda dengan Inline CSS yaitu dapat digunakan untuk beberapa halaman website berbeda. Namun fungsinya akan kurang cocok untuk halaman custom.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana <strong>Cara kerja CSS</strong>?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">CSS bekerja ketika browser memuat halaman website. Dan juga CSS beroperasi melalui tag &lt;style&gt; dengan atribut class warna. Kehadiran CSS pada HTML sangat membantu dalam pengaturan warna teks sehingga prosesnya menjadi lebih mudah. Seperti yang diketahui sebelumnya, bahwa HTML tidak dibuat untuk menerapkan elemen style hanya markup halaman saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika ingin mengganti warna pada teks cukup mengetikkan tag &lt;span&gt; tanpa harus menulis ulang perintah. Mengingat default CSS yaitu Bahasa Inggris berbasis Syntax yang bisa dibilang dengan struktur yang sederhana seperti selector dan declaration block. Walaupun CSS didukung beberapa rule, tenang saja karena rule tersebut tidak kompleks. Maka dari hal – hal yang di bahas sebelumnya menjabarkan bahwa ternyata CSS akan menghemat waktu pengerjaan dengan perintah – perintah yang efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pemahamannya bisa diibaratkan seperti makanan dan alat makan. Bahwa dengan CSS developer tidak harus merubah bentuk alat makannya namun hanya mengganti menu makanannya. Maka proses pengembangan pada tampiilan website bisa dilakukan dengan waktu yang tidak lama.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Di dalam artikel ini membahas apa itu CSS mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara kerjanya. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan dan pengembangan sebuah website dilakukan tidak hanya menggunakan HTML namun peran CSS pun sangat penting. Karena tugas CSS adalah bahasa yang digunakan dalam membantu mengembangkan web yang tadinya hanya bergantung pada HTML sebagai bahasa markup. Selain itu, developer dapat membuat file CSS untuk mengatur beberapa halaman sekaligus. Kelebihan lainnya pun bahwa CSS dapat mempercepat pekerjaan seorang developer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika sudah memahami tentang CSS dari berbagai sisi, kalian bisa mengunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan layanan hosting sesuai dengan kebutuhan kalian. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki di internet agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/apa-itu-pengertian-css-cascading-style-sheets/">Apa itu CSS (Cascading Style Sheets)?</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hashtag: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat</title>
		<link>https://widehostmedia.com/pengertian-cara-kerja-dan-manfaat-hashtag/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Apr 2023 20:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Network]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[hashtag]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[network]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mari membahas pengertian, cara kerja, dan manfaat dari hashtag. Pada umumnya, bagi para pengguna internet sudah tidak asing dengan istilah hashtag. Hashtag adalah sebuah symbol kecil yang berbentuk seperti pagar (#). &#160;Biasanya penggunaan hashtag dilakukan pada beberapa media sosial. Orang pertama yang menggunakan hashtag adalah Chris Messina sebagai web marketing specialist Twitter. Namun apakah pengertian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/pengertian-cara-kerja-dan-manfaat-hashtag/">Hashtag: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Mari membahas pengertian, cara kerja, dan manfaat dari hashtag. Pada umumnya, bagi para pengguna internet sudah tidak asing dengan istilah hashtag. Hashtag adalah sebuah symbol kecil yang berbentuk seperti pagar (#). &nbsp;Biasanya penggunaan hashtag dilakukan pada beberapa media sosial. Orang pertama yang menggunakan hashtag adalah Chris Messina sebagai <em>web marketing specialist</em> Twitter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun apakah pengertian Hashtag sebenarnya? Bagaimana cara kerja hashtag? Dan juga apa manfaat menggunakan Hashtag pada media sosial internet? Dalam artikel ini, akan menjelaskan tentang pengertian, cara kerja, dan manfaat hashtag. Simak penjelasan berikut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Hashtag</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari web <a href="https://blog.hubspot.com/marketing/hashtags-twitter-facebook-instagram">Hubspot</a> menjelaskan bahwa Hashtag adalah sebuah frasa kata kunci yang simple, dieja tanpa spasi dengan tanda pagar (#) didepannya. Sebagai contoh #webmarketing #mediasosialsaatini #layananhostingmurah dan masih banyak lagi merupakan contoh penggunaan hashtag.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan hashtag sudah banyak digunakan oleh beberapa pengguna internet yang biasanya dapat mengikat berbagai topik yang mungkin sedang ramai dibicarakan. Selama topik yang dibicarakan atau dibahas di media sosial sedang ramai maka hashtag tersebut akan masih digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hashtag pertama kali digunakan di Twitter, namun semakin berkembangnya jaman dan banyaknya media sosial maka penggunaan hashtag dapat digunakan di platform media lain seperti <em>Facebook, Instagram, Pinterest</em>, hingga <em>TikTok</em>. Seperti yang diketahui bahwa tujuan utama hashtag adalah untuk memudahkan siapapun agar mengetahui berita terkini atau topik pembahasan yang sedang terjadi dengan cepat bahkan dalam situasi darurat sekalipun.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara kerja Hashtag</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui pengertian secara lengkap tentang hashtag. Maka bagaimana cara kerja hashtag pada media sosial? Berikut beberapa penjelasannya:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Bagaimana Hashtag Bekerja Di Twitter</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan Hashtag pada <em>Twitter</em> bekerja dengan cara menghubungkan percakapan pengguna menjadi suatu kumpulan. Namun jika ada <em>Twitter</em> yang tidak saling berhubungan menggunakan <em>hashtag</em> yang sama, tweet mereka akan tetap muncul pada kumpulan <em>hashtag</em> yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nantinya hashtag yang populer akan muncul pada laman trending topik. Bagi pengguna internet juga dapat mencari hashtag lebih spesifik meelalui kolom pencarian. Hasil pencarian hashtag tersebut akan muncul pada beberapa kolom, seperti:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong><em>Top</em></strong> – kumpulan <em>tweet</em> dengan hashtag yang paling banyak berinteraksi. Biasanya tweet dari orang atau brand yang memiliki <em>followers</em> yang banyak.</li><li><strong><em>Latest</em></strong> – merupakan kumpulan tweet yang terbaru dari semua orang yang membuat tweet menggunakan <em>hashtag</em> itu.</li><li><strong><em>People</em></strong> – daftar akun <em>Twitter</em> yang teratas untuk diikuti perihal <em>hashtag</em> tersebut.</li><li><strong><em>Photos</em></strong> – kumpulan foto yang terkait pada tweet dengan suatu <em>hashtag</em> tertentu.</li><li><strong><em>Vdeos</em></strong><em> </em>– kumpulan <em>tweet</em> yang berisikan video didalamnya yang berhubungan dengan <em>hashtag</em> tersebut.</li></ol>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Bagaimana Hashtag Bekerja Di Instagram</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sama seperti hal nya penggunaan <em>hashtag</em> di <em>Twitter</em>. Pada <em>Instagram</em> juga adalah hal yang menghubungkan percakapan pengguna menjadi sebuah kelompok tertentu. Namun untuk pengguna <em>Instagram</em> menggunakan <em>hashtag</em> yang sama, maka kiriman mereka akan muncul di kelompok <em>hashtag</em> tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan hashtag di Instagram sama dengan di <em>Twitter</em> bahwa mencari <em>hashtag</em> bisa memalui kolom search. Lalu hasil search pada kolom akan muncul sebagai berikut:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong><em>Related Hashtag</em></strong> – merumpukan kumpulan <em>hashtag</em> terkait dengan pencarian pada kolom search.</li><li><strong><em>Top post</em></strong> – menampilkan beberapa post dengan <em>hashtag</em> yang memiliki engagement paling banyak, biasanya digunakan oleh orang atau brand yang berpengaruh.</li><li><strong><em>Most recent</em></strong> – kumpulan post Instagram yang baru dari semua orang yang mem-posting menggunakan <em>hastag</em> tersebut.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat Hashtag</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hashtag</em> merupakan cara yang bagus untuk terhubung dengan orang – orang yang berpikiran sama dan juga <em>hashtag</em> dapat digunakan untuk apa saja. Menurut <a href="http://Hashtag merupakan cara yang bagus untuk terhubung dengan orang – orang yang berpikiran sama dan juga hashtag dapat digunakan untuk apa saja. Menurut Hootsuite (https://blog.hootsuite.com/how-to-use-hashtags/) ada beberapa manfaat menggunakan hashtag. Berikut penjelasannya:">Hootsuite</a> ada beberapa manfaat menggunakan hashtag. Berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li>Meningatkan <em>engagement</em> dengan followers.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Mencantumkan <em>hashtag</em> pada postingan artinya keikut sertaan dari bagian percakapan yang sedang terjadi di platfrom media sosial. Itu akan membuat <em>post</em> tersebut terlibat dalam percakapan itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut akan mengarakan pada keterlibatan yang besar, seperti akan meningkatkan keterlibatan media sosial terhadap brand melalui <em>like</em>, <em>share</em>, <em>komentar</em>, dan bahkn <em>followers</em> baru. &nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Kesempatan untuk membangun <em>brand</em> kamu.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan <em>hashtag</em> khusus untuk <em>brand</em> dapat menjadi cara yang efetif untuk mempromosikan bisnis dan mendorong percakapan pengguna internet.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Cara menunjukan dukungan untuk masalah sosial.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selain untuk mempromosikan suatu brand, penggunaan hashtag juga dapat digunakan untuk menunjukan dukungan masalah sosial yang sedang terjadi dan menjadi perbincangan <em>followers</em> kamu.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Menambahkan konteks pada post media sosial.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menuliskan teks pada platfrom media sosial sangatlah terbatas. Seperti saat ingin menggunakan <em>Twitter</em>, jumlah teks yang dapat ditulis hanyalah 280 karakter untuk menulis satu postingan tweet. Di Instagram, penggunaan teks yang terlalu panjang tidaklah efektif. Sama seperti <em>Facebook</em>, <em>Pinterest</em>, <em>LinkedIn</em> atau <em>platfrom</em> lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga dalam pengguna <em>hashtag</em> dapat mengontekstualisasikan apa yang kamu bicarakan tanpa perlu menghabiskan karakter. Selain itu, dapat juga mengelompokkan beberapa postingan dengan konteks yang sama dalam satu <em>hashtag</em>.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Membantu target <em>audiens</em> menemukan <em>brands</em>.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Di Instagram dan LinkedIn, pengguna dapat mengikuti <em>hashtag</em> yang dibuat pengguna lain. Menggunakan beberapa hashtag populer dapat membantu dan memudahkan pengguna baru untuk menemukan <em>brandmu</em>. Seperti contohnya #fashion di post Instagram kamu, tentu saja orang yang mengikuti <em>hashtag</em> tersebut akan melihat postingan terbaru kamu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hashtag</em> adalah sebuah symbol kecil yang seperti pagar (#) namun kegunaannya cukup berpengaruh besar pada bisnis hingga membantu dukungan masalah sosial. Penggunaan <em>hashtag</em> sudah banyak dilakukan oleh para pengguna internet karena merupakan strategi yang baik dalam mempromosikan suatu topik yang sedang terjadi. Namun, ada yang harus diperhatikan bahwa penggunaan <em>hashtag</em> hindari penulisannya secara per kata, karena hal itu tidak efektif dan akan sulit dipahami. Sekian penjelasan dari pengertian, cara kerja, dan manfaat hashtag. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan informasi berbagai hal seperti data center dan VPS MikroTik. &nbsp;Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/pengertian-cara-kerja-dan-manfaat-hashtag/">Hashtag: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Bahasa Pemrograman: Ruby</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mari-mengenal-bahasa-pemrograman-ruby/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Mar 2023 03:53:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[ruby]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8448</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bahasa pemrograman Ruby sudah tidak asing bagi seorang developer. Namun, bagi para developer pemula yang baru memulai langkahnya untuk mempelajari bahasa pemrograman. Ruby termasuk salah satu dari sekian banyaknya bahasa pemrogram yang unggul untuk mengembangkan website. Artikel ini akan membahas tentang bahasa pemrograman Ruby secara jelas. Apa itu Ruby? Apa saja kelebihannya? dan Apa contoh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mari-mengenal-bahasa-pemrograman-ruby/">Mengenal Bahasa Pemrograman: Ruby</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bahasa pemrograman Ruby sudah tidak asing bagi seorang developer. Namun, bagi para developer pemula yang baru memulai langkahnya untuk mempelajari bahasa pemrograman. Ruby termasuk salah satu dari sekian banyaknya bahasa pemrogram yang unggul untuk mengembangkan website.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Artikel ini akan membahas tentang bahasa pemrograman Ruby secara jelas. Apa itu Ruby? Apa saja kelebihannya? dan Apa contoh penggunaanya? Mari simak penjelsannya sebagai berikut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu Ruby?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.ruby-lang.org/en/about/">Ruby</a> adalah bahasa pemrograman berbasis skrip yang berorentasi pada objek. Ruby bersifat <em>open source</em>, biasanya digunakan untuk membangun dan mengembangkan aplikasi web yang sederhana dan cepat. Dengan kata lain Ruby merupakan bahasa yang flexible dan powerfull. Bahasa pemrograman yang sangat mudah dipahami hingga dapat dipahami oleh pemula juga dalam bidang pengembangan website.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ruby diciptakan oleh Yukihiro Matz Matsumoto. Dia adalah seorang programmer yang berasal dari Jepang yang sudah membuat dan mendesain Bahasa Pemrograman Ruby. Ruby diciptakan pada Februari 1993 dan dirilis ke publik pada Desember 1995, kemudian mendapatkan respon yang baik sejak itu. Hingga saat ini Ruby masih digunakan oleh banyak programmer &#8211; programmer lainnya untuk membuat suatu program ataupun aplikasi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kelebihan Bahasa Pemrograman Ruby</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ruby adalah bahasa pemrograman yang mudah dipelajari oleh developer pemula. Sebagai sebuah bahasa pemrograman, pastinya Ruby memiliki beberapa kelebihan yang dapat terlihat. Berikut beberapa penjelasan dari kelebihan Ruby:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Sintaks yang sederhana</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ruby merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sintaks sederhana. Karena kesederhaan kodenya membuat programmer jadi lebih efektif. Biasanya jika menggunakan bahasa pemrograman yang lainnya membutuhkan sekitar 10 baris. Sedangkan Ruby hanya membutuhkan 1 atau 2 baris saja. Pada bahasa pemrograman ini tidak perlu menggunakan titik koma (;) di akhir sintaks.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Menghemat waktu</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu kelebihan Ruby yang berbeda dari bahasa pemrograman lainnya yaitu dapat menghemat waktu pengerjaan. Ruby memiliki Framework Rails yang memungkinkan membuat aplikasi atau website lebih cepat. Bahasa pemrograman ini mengusung arsitek MVC (<em>Model-View-Controller</em>) yang memudahkan programmer – programmer untuk membangun aplikasi web dan desktop.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Bahasa pemrograman berbasis objek (OOP)</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ruby adalah bahasa pemrograman yang berbasis <em>Object-Oriented Programming</em> (OOP). Dalam konsep ini, Ruby menjadi mudah dipelajari dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan. &nbsp;Selain itu juga mampu memanfaatkan sekumpulan objek yang dapat saling berinteraksi dan juga bertukar data untuk mencapai hasil sesuai kebutuhan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Keamanan yang tinggi</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya kelebihan lainnya yaitu tingkat keamanan yang tinggi. Ruby memiliki framework yang bernama Rails Framework yang dimana memiliki <em>built-in security</em> untuk membuat aplikasi lebih aman dari serangan MalWare yang menyerang aplikasi berbasis web.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Open source</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Bahasa pemrograman Ruby bersifat <em>open source</em>, sehingga siapapun dapat menggunakannya dengan gratis. Selain itu juga para pengguna dapat mengembangkan atau memodifikasi sesuai kebutuhan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Framework Ruby</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sama hal nya dengan bahasa pemrograman lainnya yang mempunyai beberapa jenis framework yang dapat mempermudah developer dalam menggunakannya. Berikut beberapa penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Ruby on Rails</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ruby on Rails merupakan framework yang terbaik dan banyak digunakan oleh developer – developer untuk mengembangkan sebuah aplikasi. Alasan para developer menggunakan Rails karena cukup fleksibel dan dapat digunakan untuk full-stack.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Hanami</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Framework ini tidak kalah menarik dari framework sebelumnya. Hanami adalah framework yang dapat digunakan untuk full-stack dan cocok untuk aplikasi yang lebih kecil dan sederhana. Framework ini juga mengedepankan kecepatan dan sangat responsif, selain itu juga menawarkan solusi yang aman dengan cara membersihkan database untuk mencegah MalWare.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Cuba</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya ada Cuba yang termasuk micro-framework yang sederhana. Banyak developer yang menggunakan framework ini untuk membangun aplikasi web dengan performa yang tinggi.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Sinatra</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Sinatra adalah domain specific language (DSL) yang ditulis dalm Ruby. Framework ini cocok untuk membangun aplikasi kecil dan unik. Walau Sinatra tidak memiliki arsitektur MVC namun cocok untuk menulis berbagai aplikasi unik.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Penggunaan Ruby</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan Ruby yang bisa dikatakan dapat mempermudah developer untuk mengembangkan website. Setelah mengetahu jenis – jenis nya. Saatnya melihat website apa saja yang bahasa pemrogramannya menggunakan Ruby. Berikut contoh – contohnya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>AirBnB</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">AirBnB adalah website yang memfasilitasi para travel dengan mudah untuk menemukan tempat penginapan. Dengan layanan yang menggunakan Ruby on Rails memberikan kemudahan mencari dan memesan tempat penginapan di seluruh dunia sesuai tujuan mereka.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Shopify</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Shopify merupakan website yang dimana memfasilitasi oang yang akan membangun website dan portal <em>e-commerce</em>. Bahasa pemrograman yang digunakan berbasis Ruby sehingga memudahkan orang yang akan membangun <em>e-commerce</em> atau website tanpa pengetahuan teknis.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Soundcloud</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Soundcloud adalah sebuah aplikasi yang dimana pengguna dapat melakukan fitur rekaman, upload, share dan melakukan promosi terhadap karya ciptaan dari sang pengguna. Layanan ini menggunakan bahasa pemrograman Ruby yang dapat memudahkan pengguna untuk menggunakan fiitur yang tersedia.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Fiverr</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Fiverr merupakan tempat para freelancer menawarkan skill mereka di berbagai bidang industry, seperti penerjemah, penulis, desain, dan sebagainya. Para pekerja freelancer akan menawarkan jasanya sesuai dengan harga yang sudah disepakati.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan bahasa pemrograman Ruby adalah bahwa bahasa pemrograman satu ini cukup mudah dipelajari dan berbasis OOP untuk membangun aplikasi atau web. Banyak developer yang menggunakan Ruby karena memiliki kelebihan seperti sintaks yang sederhana, menghemat waktu, memiliki tingkat keamanan yang tinggi, hingga open source. Perusahaan – perusahaan besar biasanya menggunakan bahasa pemrograman Ruby untuk membangun website mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk kamu yang berminat menjadi <em>web developer</em>. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mari-mengenal-bahasa-pemrograman-ruby/">Mengenal Bahasa Pemrograman: Ruby</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan: SQL dan NoSQL</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-tentang-perbedaan-sql-dan-nosql/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Mar 2023 03:52:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Operating System]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[nosql]]></category>
		<category><![CDATA[sql]]></category>
		<category><![CDATA[system]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8446</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perbedaan SQL dan NoSQL masih belum dapat dipahami bagi para developer pemula. Namun bagi para developer atau seseorang yang sudah berada lama berkegiatan dalam dunia database pasti sudah mengetahui perbedaanya. Bagi kalian yang belum mengetahui perbedaan SQL dan NoSQL, maka artikel ini akan membahas secara jelas tentang perbedaan SQL &#38; NoSQL. Simak penjelasan lengkapnya! Pengertian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-tentang-perbedaan-sql-dan-nosql/">Perbedaan: SQL dan NoSQL</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan SQL dan NoSQL masih belum dapat dipahami bagi para developer pemula. Namun bagi para developer atau seseorang yang sudah berada lama berkegiatan dalam dunia database pasti sudah mengetahui perbedaanya. Bagi kalian yang belum mengetahui perbedaan SQL dan NoSQL, maka artikel ini akan membahas secara jelas tentang perbedaan SQL &amp; NoSQL. Simak penjelasan lengkapnya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian SQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Structured Query Language</em> atau SQL adalah bahasa pemrograman yang biasanya digunakan untuk mengakses, memanipulasi, dan mengelola data atau informasi pada database yang berbasis relasional. Semakin berkembangnya teknologi, hingga saat ini banyak sekali server yang dapat mengartikan SQL baik dari database maupun software.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahwasannya SQL itu memiliki keamanan yang lebih baik dibandingkan RDBMS lainnya. Selain itu, SQL server juga dapat diinstall dengan mudah tanpa menghabiskan banyak waktu.&nbsp; Sehingga memudahkan pengguna untuk dapat langsung memakainya. Pada dasarnya SQL juga memiliki fungsi backup otomatis jila terjadi kerusakan dan juga fungsi untuk mengoptimalkan penyimpanan data secara otomatis sesuai dengan tempatnya. Namun harus diingat bahwa penggunaan SQL tidaklah murah dan sulit untuk menemukan yang versi gratisnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Perintah Dasar SQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami penjelasan tentang pengertian dari SQL. Selanjutnya untuk mengetahui apa saja jenis perintah dasar SQL. Berikut merupakan beberapa penjabarannya:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Data Definition Language (DDL)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Data Definition Language (DDL) adalah perintah dasar yang digunakan untuk membuat struktur database yang tepat seperti membuat tabel database baru, mengubah dataset dan menghapus data. Kemudian, perintah dasar DDL ini terbagi menjadi lima jenis perintah, yaitu:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Create:</strong> untuk membuat database baru. Kamu bisa menuliskan query seperti <strong>‘CREATE DATABASE nama_database’.</strong></li><li><strong>Alter:</strong> untuk merubah struktur tabel yang sudah ada seperti nama kolom, penambahan kolom, penghapusan, mengubah dan masih banyak lagi.</li><li><strong>Rename:</strong> untuk mengubah nama dalam tabel. Kamu bisa menuliskan query seperti <strong>‘RENAME TABEL nama_tabel_lama TO nama_tabel_baru’</strong></li><li><strong>Drop:</strong> untuk menghapus database, tabel, kolom, hingga index.</li><li><strong>Show:</strong> untuk menampilkan tabel yang sudah ada.</li></ol>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Data Manipulation Language (DML)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pengertian Data Manipulation Language (DML) adalah perintah SQL yang bertujuan untuk memanipulasi data yang terdapat di database. Perintah DML terbagi menjadi 4 jenis, berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Insert: </strong>untuk memasukan data record yang baru dari sebuah tabel database.</li><li><strong>Select: </strong>untuk menampilkan atau mengambil data dari sebuah tabel. Data yang diambil tidak hanya berupa satu jenis namun lebih dari satu tabel dengan memakai relasi.</li><li><strong>Update: </strong>untuk melakukan pembaruan pada tabel jika ada kesalahan saat memasukan data record baru pada tabel.</li><li><strong>Delete: </strong>untuk menghapus data record yang telah ada pada sebuah tabel.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Data Control Language (DCL)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Data Control Language (DCL) adalah perintah yang digunakan untuk mengatur data dan server database. Perintah ini memungkinkan untuk mengatur hak apa saja yang dimiliki oleh pengguna. Perintah ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Grant:</strong> untuk memberikan hak akses untuk pengguna lainnya.</li><li><strong>Revoke: </strong>untuk mencabut atau menghapus hak akses pengguna sesuai ketentuan dari admin database yang sudah diberikan hak akses perintah <strong>GRANT</strong>.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi SQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ternyata keberadaan SQL dalam mengelola sebuah database memiliki beberapa fungsi yang dapat terlihat dari penjelasan yang sudah dibahas sebelumnya. Bahwa fungsi utama perintah SQL itu adalah dapat memanipulasi dan mengakses database. Dengan kata lain sebagai pengguna dapat menambah, memperbaharui, dan menghapus database, tabel dan informasi lainnya. Selain itu juga fungsi SQL mampu mengeksekusi berbagai query yang ada untuk memberikan perintah langsung ke sistem untuk pengolahan data dan dapat mengatur hak akses user juga.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian NoSQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Not only SQL</em> atau NoSQL merupakan Database management system yang bersifat tanpa relasi (non_relation) artinya bahwa NoSQL ini dapat mengelola database dengan skema yang fleksibel dan tidak membutuhkan bahasa query yang kompleks. Lalu, NoSQL memiliki skabilitas yang tinggi untuk dapat berkebang sesuai kebutuhan data yang ada. Maka bisa dikatakan kalau NoSQL ini dapat mengolah big data yang dapat berubah – ubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Faktanya bahwa database NoSQL memiliki kinerja yang lebih tinggi. Dikarenakan semua infromasi yang ada berada dalam satu database dan dapat mengeksekusi hingga 10.000 query per detik. Selain itu skabilitasnya menggunakan ekspansi yang horizontal sehingga memungkinkan untuk menyimpan data di beberapa mesin. Dapat menyimpan banyak data tanpa mengorbankan performa serta sangat ramah bagi developer.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Perintah Dasar NoSQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Database NoSQL terbagi menjadi 4 jenis. Berikut penjelasanya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Key-Value Database</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Database jenis key-value merupakan database sederhana yang setiap itemnya berisi kunci dan nilai sebagai tempat untuk mengakses data. Value yang hanya diambil dari referensi kuncinya, jadi dapat dengan mudah membaca query key-value tertentu. Sehingga cocok bagi kamu yang ingin menyimpan data dalam jumlah besar tanpa memerlukan query yang kompleks.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Document Database</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis database ini menyimpan data dengan format JSON <em>(JavaScript Object Notation)</em> dan XML (<em>Extensible Markup Language). </em>Database ini juga memiliki konsep dokumen yang lebih efisien dan fleksibel. Sehingga program dapat dikembangkan dengan lebih mudah dan juga aka menyesuaikan penyimpanan data sesuai kebutuhan dokumen. Biasanya database ini digunakan untuk analisis real-time, <em>e-commerce</em>, dan platfrom blogging.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Column-Based Database</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Column-base database merupakan jenis yang menyimpan data dalam bentuk kolom. Karena memiliki fleksibitas yang lebih besar daripada database relasional. Setiap kolom tidak terikat satu sama lain, sehingga cocok untuk menggunakan query <em>SUM, COUNT, AVG, MIN</em> hingga sebagai macamnya. Jenis database ini juga memudahkan pengguna untuk mengubah kolom apapun tanpa memengaruhi yang lain.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Graph Database</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya untuk jenis database yang ini menyimpan data dalam node dan edge. Node untuk&nbsp; menyimpan informasi tentang orang, tempat, dan benda. Sedangkan egde untuk menyimpan informasi tentang hubungan antar node. Dalam database ini lebih baik dalam aplikasi dimana pengguna menemukan hubungan atau pola. Biasanya database ini digunakan untuk jenjaring sosial, pendeteksi penipuan,&nbsp;dan lain sebagainya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi NoSQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Fungsi utama penggunaan database NoSQL merupakan untuk penyimpanan data dengan persyaratan yang dapat menyimpan data dalam jumlah besar. Sehingga bagi sebuah perusahaan yang membutuhkan data dengan jumlah yang lebih besar pasti akan memilih menggunakan database NoSQL untuk menyimpan datanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan SQL dan NoSQL.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui pengertian, jenis-jenis, dan bahkan fungis dari SQL dan NoSQL, kemudian saatnya membahas apa saja perbedaan yang dapat terlihat dari kedua database tersebut. Ternyata ada empat perbedaan yang dapat terlihat, berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Bahasa.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan yang pertama yang dapat terlihat adalah bahasa query dari masing – masing database. Bahasa SQL adalah bahasa yang sangat kompleks dan terstruktur. SQL menjadi agak terbatas dan juga harus menentukan skema dalam membangun data sebelum membuat database. Sedangkan bahasa NoSQL adalah bahasa yang tidak memiliki skema dan terstruktur. Dalam penyimpanan datanya pun memiliki berbagai cara, seperti key-value, document-oriented, graph-based, dan column-based.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><strong>A</strong>plikasi.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa SQL merupakan table-based yang dimana database ini cocok untuk digunakan dengan sistem yang sudah terstruktur relasional. Contohnya seperti akuntasi atau untuk transaksi multi baris. Sedangkan NoSQL merupakan jenis database yang membutuhkan dataset yang besar seperti big data. Contoh yang biasa menggunakan database ini seperti jejaring sosial dan e-commerce dikarenakan struktur data yang dapat berubah – ubah.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><strong>K</strong>alabilitas.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya perbedaan dari segi skalabilitas. Untuk database SQL menggunakan skala yang vertikal. Artinya jika ingin mengembangkan database tersebut, yang dapat dilakukan adalah menambah kapasitas muatan di satu server dan mengupgrade komopnennya seperti RAM, kapasitas SSD, atau CPU. Sedangkan untuk NoSQL menggunakan skala horizontal. Skala horizontal yang dimaksud yaitu jika ingin mengembangkan database tersebut hanya perlu menambah server baru. Inilah alasan mengapa perusahaan yang besar seperti Facebook, e-commerce dan sebagainya menggunakan NoSQL.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><strong>K</strong>omunitas.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk dari segi komunitas, SQL memiliki komunitas yang lebih luas dibandingkan NoSQL karena SQL sudah ditemukan puluhan tahun. Bisa dibilang bawa SQL senior dari NoSQL. Namun untuk perkembangan komunitas NoSQL semakin meningkat. Saat hadirnya stack baru seperti MEAN, MERN, MEVN yang menggunakan database NoSQL.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari pembahasan diatas mengenai perbedaan SQL dan NoSQL dari berbagai sisi seperti pengertian, jenis-jenis, fungsi bahkan perbedannya, kita dapat mengetahui bahwa kedua database tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing – masing. Walau mereka sama &#8211; sama database yang digunakan oleh para developer tapi untuk komunitas SQL lebih sudah banyak digunakan sedangkan NoSQL belum terlalu popular. Namun dengan berkembangnya jaman, NoSQL kini semakin banyak digunakan terutama oleh perusahaan &#8211; perusahaan besar. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa tidak ada yang bisa dibilang lebih unggul namun semua disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dalam menggunakan database.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan layanan terbaik dalam <em>web hosting </em>dan<em> data center</em>. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-tentang-perbedaan-sql-dan-nosql/">Perbedaan: SQL dan NoSQL</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan: Front-End &#038; Back-End.</title>
		<link>https://widehostmedia.com/perbedaan-front-end-dan-back-end/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2023 05:28:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[backend]]></category>
		<category><![CDATA[frontend]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[network]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8437</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perbedaan Front-End dan Back-End itu apa ya? Dalam pengembangan suatu aplikasi ataupun situs website, istilah Front-End dan Back-End sudah tidak asing lagi ditelinga kalian. Pasalnya Front-End dan Back-End merupakan komponen penting yang menjaga fungsi sistem secara optimal dalam aplikasi maupun situs website. Seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih, maka pengembangan aplikasi ataupun website pun menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/perbedaan-front-end-dan-back-end/">Perbedaan: Front-End &amp; Back-End.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan Front-End dan Back-End itu apa ya? Dalam pengembangan suatu aplikasi ataupun situs website, istilah Front-End dan Back-End sudah tidak asing lagi ditelinga kalian. Pasalnya Front-End dan Back-End merupakan komponen penting yang menjaga fungsi sistem secara optimal dalam aplikasi maupun situs website. Seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih, maka pengembangan aplikasi ataupun website pun menjadi semakin kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, developer tidak harus melakukan prosesnya secara keseluruhan dalam membangun aplikasi ataupun web. Dikarenakan adanya pembagian yang dapat dllakukan dalam prosesnya. Pembagian itu dikerjakan oleh Front-End dan Back-End. Lalu apa perbedaan dari Front-End dan Back-End dalam pengembangan suatu aplikasi dan situs website? Di artikel ini akan membahas dari pengertian, jenis, hingga perbedaannya. Berikut penjelasannya: </p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu Front-End Developer?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pengertian dari Front-End adalah developer atau orang yang mengembangkan tampilan depan web atau aplikasi sehingga tugas utamanya juga untuk menghubungkan situs website atau aplikasi dengan pengguna internet. Sehingga pengguna dapat merasakan kenyaman ketika menggunakannya. Tidak hanya itu tapi Front-End juga harus memastikan bahwa semua gambar, tombol, dan menu berjalan dengan baik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara umum, Front-End itu membuat teks, tombol, menu dan fungsi lainnya antara situs website atau aplikasi dengan pengguna. Dengan kata lain juga biasa disebut client-side. Namun ada yang harus digaris bawahi bahwa Front-End tidak benar – benar merancang desain dari sebuah situs website atau aplikasi. Sedangkan untuk yang merancang design semua itu adalah UI designer. Jadi Front-End memindahkan desain dari UI designer ke tampilan yang lebih interaktif dan menarik bagi pengguna.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Skill &amp; Cara Kerja Front – End Developer.</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang kita ketahui bahwa Front-End bertugas untuk mengembangkan sebuah tampilan situs website atau aplikasi. Maka biasanya pengembangan yang dilakukan itu melalui bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan JavaScript. Tidak hanya itu Front-End juga memastikan bahwa visual yang ditampilkan sudah berjalan dengan lancar dan dapat digunakan secara nyaman oleh pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pekerjaan yang dilakukan Front-End meliputi pengembangan bahasa pengkodean tertentu yang biasanya sudah diluar kemampuan Front-End. Namun, Front-End pun melibatkan untuk pengembangan tampilan yang estetik untuk situs website ataupun aplikasi. Berikut beberapa skill dan cara kerja yang harus dilakukan oleh Front-End Developer:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li>Pemahaman terhadap bahasa pemrograman secara luas. </li><li>Pemahaman tentang debugging untuk mengatasi hal yang tidak diinginkan.</li><li>Keterampilan dalam mengembangkan tampilan yang lebih interaktif agar pengguna dapat merasa nyaman dan interaktif</li><li>Pengembangan CSS/HTML untuk bahasa pemrograman yang digunakan</li><li>Pakar SEO Front-End agar pengerjaan dapat dilakukan dengan baik dan benar</li><li>Designer web Front-End merupakan tugas untuk membantu tampilan halaman menjadi lebih menarik.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu Back-End Developer</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pengertian untuk Back-End adalah suatu pengembangan pada situs website dan aplikasi melalui server atau bekerja di belakang program. Berbeda dengan Front-End yang mementingkan tampilan untuk situs website atau aplikasi. Untuk Back-End merupakan pengembangan yang dilakukan pada logika dan integrasi pada suatu situs website atau aplikasi. Selain itu developer Back-End juga menulis kode untuk membantu database dan aplikasi agar dapat berkomunikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada umumnya, developer Back-End mengerjakan sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh pengguna karena bertanggung jawab atas bagian belakang situs web atau aplikasi. Seperti yang kita ketahui bahwa pengembang Back-End juga menggunakan bahasa pemrograman yaitu Java, PHP, dan Phyton. Karena Back-End berfokus pada kerangka kerja bagian belakang layar pada suatu situs web atau aplikasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Skill &amp; Cara Kerja Back-End Developer.</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Tugas Back-End bertanggung jawab terhadap tampilan website melalui bahasa dan kerangka kerja yang berada di balik program. Selain itu juga, mereka memantau bagaimana cara kerja, perubahan hingga pembaharuan untuk meningkatkan fungsional pada website atau aplikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu untuk pekerjaan Back-End developer biasanya membutuhkan pengetahuan yang luas tentang pemrograman karena bekerja di balik program merupakan hal yang penting. Namun untuk di beberapa perusahaan membutuhkan pengembang yang tidak hanya memiliki keterampilan yang biasa namun mempunyai keterampilan dengan bahasa tertentu. Berikut skill dan cara kerja bagi Back-End Developer;</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li>Manajemen database wajib dipahami oleh Back-End developer mulai dari pembuatan, input data, edit data, hapus data, dan sebagainya.</li><li>Pemanfaatan kerangka kerja dalam melakukan tugasnya di belakang program menggunakan bahasa pemrograman seperti PHP, Java, dan Phyton. </li><li>Pemrograman merupakan hal penting yang harus dikuasai karena seperti yang kita ketahui bahwa Back-End bekerja di belakang program.</li><li>Pengembang BackEnd Pengembangan back-end berkaitan dengan&nbsp;proses kerangka kerja tersembunyi yang memungkinkan situs web, aplikasi, atau program berfungsi.&nbsp;</li><li>Insinyur Perangkat Lunak berspesialisasi dalam logika, kinerja, dan pengkodean&nbsp;aplikasi&nbsp;yang tidak dilihat pengguna.</li><li>Pengembang iOS juga merupakan salah satu tugas Back-End karena akan membantu pengguna menjadi lebih mudah dan nyaman untuk digunakannya. </li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan Front-End dan Back-End.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah kita memahami penjelasan terhadap Front-End dan Back-End secara padat dan jelas. Maka saatnya mengetahui apa perbedaan: front-end &amp; back-end dari segi skill dan tugas masing – masing dalam pengembangan situs web atau aplikasi. Secara umum, mereka memiliki persamaan dalam pengembangan situs website atau aplikasi, supaya dapat dijalankan oleh pengguna dengan lancar namun mari kita bahas perbedaannya. Berikut beberapa perbedaan yang dapat terlihat dari skill, tugas dan hingga waktu pengerjaannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Skill yang harus dibutuhkan.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ada beberapa skill yang harus dimiliki oleh Front-End developer yaitu paham dan menguasai bahasa pemrograman tentang HTML, CSS, dan JavaScript ; lalu fokus pada komposisi aplikasi ; dan memastikan tombol – tombol yang tersedia berfungsi dengan baik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan skill yang harus dimiliki oleh Back-End developer yaitu memahami dan mendalami bahasa pemrograman seperti PHP, Python, Java, dan Ruby ; selanjutnya menguasai perangkat lunak seperti MySQL, Oracle, dan SQL Server supaya dapat digunakan untuk pengembangan berbasis database ; dan dibutuhkan kemampuan menguasai framework dan library.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>&nbsp;Tugas dan Tanggung Jawabnya.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang kita tahu bahwa Front-End bertanggung jawab atas tampilan website atau aplikasi yang menarik supaya pelanggan atau client dapat menggunakannya dengan mudah. Selain itu juga Front-End developer harus memastikan bahwa setiap gambar, tombol-tombol, dan menu dapat bekerja dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan untuk Back-End bertanggung jawab atas tampilan website atau aplikasi melalui sistem dibelakang program dan memastikan supaya dapat bekerja dengan maksimal. Bukan hanya itu namun sebagai Back-End developer juga harus bisa memastikan bahwa setiap data yang sudah dikerjakan dapat aman hingga menjaga kapasitas yang tersedia bagi pengguna.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Kapan Front-End dan Back-End Bekerja?</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Pada umumnya Front-End dan Back-End bekerja ketika UI designer telah selesai dalam mendesign tampilannya. Ketika design tersebut sudah fix lalu dapat diaplikasikan melalui bahasa pemrograman HTML, CSS, dan JavaScript oleh Front-End developer. Setelah itu Back-End pun akan menyempurnakan website atau aplikasi tertentu dengan cara menentukan intruksi – intruksi yang ada pada situs website atau aplikasi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan.</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kesimpulannya adalah bahwa Front-End dan Back-End developer memiliki peran penting dalam pengembangan suatu situs website atau aplikasi. Namun, ada perbedaan yang dapat terlihat juga seperti skill yang dibutuhkan, tugas &amp; tanggung jawab yang harus dikerjakan, dan dalam pengerjaannya pun berbeda. Untuk Front-End dan Back-end merupakan satu kesatuan yang membuat tampilan situs website atau aplikasi menjadi lebih estetik dan nyaman digunakan hingga berfungsi dengan baik. Front-End bertanggung jawab dari sisi tampilan yang langsung dapat berkomunikasi dengan pelanggan. Sedangkan Back-End bertanggung jawab dibalik program yang menjamin semua terkendali dengan baik dan aman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan panduan untuk dalam pembuatan websitemu sendiri. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/perbedaan-front-end-dan-back-end/">Perbedaan: Front-End &amp; Back-End.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjelasan Mengenai IFrame.</title>
		<link>https://widehostmedia.com/penjelasan-mengenai-iframe-dalam-komponen-html/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2022 03:39:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[html]]></category>
		<category><![CDATA[iframe]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8394</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada awalnya ketika ingin membuat situs website, kita harus mempelajari dan memahami terlebih dahulu dasar – dasarnya. Dasar yang harus dipelajari secara umum itu seperti HTML (HyperText Markup Language), CSS (Cascading StyleSheet), dan Javascript. Lalu dalam artikel ini, kita akan membahas salah satu komponen elemen pada HTML. Seperti yang kita tahu bahwa HTML (HyperText Markup [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/penjelasan-mengenai-iframe-dalam-komponen-html/">Penjelasan Mengenai IFrame.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pada awalnya ketika ingin membuat situs website, kita harus mempelajari dan memahami terlebih dahulu dasar – dasarnya. Dasar yang harus dipelajari secara umum itu seperti HTML (HyperText Markup Language), CSS (Cascading StyleSheet), dan Javascript. Lalu dalam artikel ini, kita akan membahas salah satu komponen elemen pada HTML.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang kita tahu bahwa HTML (HyperText Markup Language) adalah untuk memberikan informasi terkait konten – konten yang berada di website. Lalu masih ada beberapa point penting yang dapat digunakan. Iframe merupakan salah satu dari komponen HTML. Sehingga pertanyaannya adalah apa itu Iframe? Berikut penjelasannya, mari kita simak!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu Iframe?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Penjelasan mengenai IFrame atau <em>Inline Frame</em> adalah salah satu komponen elemen HTML yang dapat menyematkan file, dokumen, video dan berbagai file lainnya pada halaman website. File yang diambil bisa berasal dari mana saja, contohnya video dari Youtube, file dari website lain bahkan bisa berasal dari website milikmu sendiri. Tool ini merupakan komponen yang berpengaruh besar dalam bidang desain web. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika menggunakan Iframe pada suatu file HTML, file tersebut akan diberi tanda dengan tag &lt;iframe&gt;. Proses menyematkan sebuah file, dokumen, bahkan video di halaman website kita disebut juga sebagai <em>embed IFrame.</em> Ketika sudah mengaktifkan IFrame, secara tidak langsung file &#8211; file tersebut akan muncul di halaman website. </p>



<p class="wp-block-paragraph">IFrame pun memiliki parameter khusus yang ditentukan seperti lebar, tinggi, bingkai, dll. Parameter ini merupakan skrip untuk sebuah video dari Youtube. Namun, ada dampak negatif apabila penggunaan IFrame terlalu sering yaitu akan membuat&nbsp;performa website menjadi lambat, proses loading yang cukup lama saat mengakses website dan sebagainya. Ketika ingin menyematkan file, video yang berasal dari web lain sebagai developer harus dipilih dengan hati &#8211; hati agar terhindar dari Malware yang merugikan website anda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penjelasan mengenai Iframe dari sisi <strong>manfaatnya</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai salah satu komponen HTML, Iframe memiliki beberapa manfaat yang dapat dirasakan ketika sudah digunakan. Berikut penjelasan dari beberapa manfaat IFrame:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li>Menghemat Media Penyimpanan (Storage).</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan IFrame sangat bermanfaat bagi developer yang ingin menghemat media penyimpanan (storage). Dikarenakan penggunaan <em>embed IFrame</em> tidak akan memakan banyak storage (media penyimpanan) di library WordPress. Karena pada saat kalian menyematkan video untuk di halaman website, video yang disisipkan tersebut otomatis langsung diputar dari server Youtube. </p>



<ul class="wp-block-list"><li>Menghindari Pelanggaran Hak Cipta.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Manfaat lainnya dari penggunaan IFrame yaitu menghindari pelanggaran hak cipta. Seperti yang kita tahu, apabila menyisipkan media dari pihak lain tanpa izin pasti akan menimbulkan permasalahan. Namun dengan menggunakan IFrame, proses dalam menyisipkan video atau file lainnya tidak akan dilakukan secara sembarangan karena pemakaian <em>embed IFrame</em> itu langsung memutarkan video dari servernya langsung. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya saat menyisipkan video dari <em>Youtube</em>, pemutaran videonya langsung dari server <em>Youtube</em> sehingga prosesnya pun menjadi lebih aman. </p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Menggunakan Iframe</strong>.</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, untuk mengetahui cara menggunakan IFrame. Cara ini dilakukan agar dapat memperjelas maksud dari halaman website anda terhadap infomasi yang berkaitan, supaya makin diminati untuk di kunjungi. Seperti yang diketahui bahwa kita tidak hanya dapat menyematkan video dari laman YouTube namun&nbsp;IFrame juga dapat digunakan untuk iklan, Google Maps, posting media sosial, dan sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu bagaimana cara menggunakan IFrame? Untuk menggunakan IFrame membutuhkan tag&lt;iframe&gt; lalu akan memunculkan embed IFrame. Berikut contoh untuk kode embed IFramenya:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>&lt;iframe src=”<a href="https://www.youtube.com/embed/zKNi-lqYEKA">https://www.youtube.com/embed/zKNi-lqYEKA</a>” width=&#8221;560&#8243; height=&#8221;315&#8243; allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;<br><br></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>(Catatan; untuk link tersebut dapat diganti dengan link apa saja yang kalian butuhkan.)</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisa kita lihat bahwa di kode tersebut terdapat beberapa komponen tag yang berbeda. Mari kita bahas komponen tag yang berada di kode tersebut: &nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Tag&lt;iframe&gt;</strong> &#8211; merupakan komponen yang digunakan untuk menyertakan video ke dalam IFrame.</li><li><strong>Komponen tag src (Source IFrame) </strong>– mengacu pada sumber link yang berasal dari website lain atau dari website sendiri. Tag ini berisikan kode yang di embed ke URL.</li><li><strong>Tag Widht dan Height</strong> – merupakan tag yang menentukan rasio aspek IFrame. Terdapat dua jenis rasio yang dapat digunakan, seperti 680&#215;480 piksel (px) dan satu lagi berupa persentase yang dapat diatur secara otomatis nantinya.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong>.</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada dasarnya penggunaan Iframe sangat membantu developer untuk memudahkan dalam mempresentasikan informasi yang dibagikan pada halaman website menggunakan media video atau file lainnya. Berdasarkan penjelasan mengenai IFrame diatas bahwa penggunaan IFrame bisa menghemat storage di library WordPress dan juga menghindari pelanggaran hak cipta. Namun, penggunaan Iframe yang terlalu sering juga tidak bagus dikarenakan akan membuat performa pada website menjadi lambat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, semakin memahami Iframe atau proses lainnya dalam mengembangkan suatu website, kalian pasti membutuhkan layanan hosting terbaik sesuai kebutuhanmu. Yuk, kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang <em>Cloud Hosting, Server,</em> dan <em>Data Center.</em> Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/penjelasan-mengenai-iframe-dalam-komponen-html/">Penjelasan Mengenai IFrame.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Framework: Pengertian, Fungsi, dan Jenis.</title>
		<link>https://widehostmedia.com/framework-pengertian-fungsi-dan-jenisnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2022 06:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[css]]></category>
		<category><![CDATA[framework]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[javascript]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8415</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam artikel ini akan membahas tentang Framework: pengertian, fungsi, dan jenis. Seperti yang diketahui bahwa pengembangan perangkat lunak maupun website membutuhkan waktu yang tidak sebentar, proses yang cukup panjang, dan juga rentan terjadi error dalam pengerjaannya. Namun ternyata ada Framework yang dapat memudahkan developer dalam mengembangkan perangkat lunak maupun website. Berikut penjelasannya! Apa itu Framework? [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/framework-pengertian-fungsi-dan-jenisnya/">Framework: Pengertian, Fungsi, dan Jenis.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dalam artikel ini akan membahas tentang <em>Framework: pengertian, fungsi, dan jenis</em>. Seperti yang diketahui bahwa pengembangan perangkat lunak maupun website membutuhkan waktu yang tidak sebentar, proses yang cukup panjang, dan juga rentan terjadi <em>error</em> dalam pengerjaannya. Namun ternyata ada <em>Framework</em> yang dapat memudahkan developer dalam mengembangkan perangkat lunak maupun website. Berikut penjelasannya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu Framework?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Framework adalah suatu kerangka kerja dasar dalam mengembangkan aplikasi, software, atau web. Dapat ibaratkan bahwa Framework merupakan <em>pondasi </em>dalam sebuah proses pengembangan perangkat lunak atau situs website. Pada dasarnya, sistem untuk mengembangkan perangkat lunak cukup rumit dan membutuhkan keahlian yang khusus dalam bidang pemrograman. Sehingga dengan adanya Framework dapat memudahkan pekerjaan developer. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Biasanya, developer akan kesulitan dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, dengan adanya Framework ini developer tidak merasa kesulitan lagi dalam pekerjaannya.  Dikarenakan Framework merupakan sistem yang diciptakan untuk membantu developer dalam menulis baris kode dan juga dapat menunjang developer untuk mengerjakannya dengan mudah, lancar dan tersusun rapi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Fungsi dari Framework. </h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui penjelasan tentang Framework yang ternyata sebagai kerangka kerja dasar dalam  pengembangan suatu perangkat lunak. Lalu kali ini, akan menjelaskan beberapa fungsi dari Framework selain dapat mempercepat pekerjaan. Apa fungsi dari Framework? Berikut beberapa penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>&nbsp;Program menjadi lebih tersusun dan rapi.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika mengerjakan suatu pengembangan perangkat lunak maupun web, pasti developer mengalami kesulitan. Karena setiap pengerjaan yang dilakukannya, developer akan bertemu dengan banyak sekali kode yang tertulis. Sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikannya. Kemudian dengan adanya Framework yang sangat membantu untuk menyusun dan merapikan kembali kode – kode tersebut tanpa harus disusun secara manual.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Memelihara program sangat mudah.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Framework berfungsi untuk memelihara program dengan mudah. Ketika suatu program mengalami <em>debugging</em> atau <em>error</em>, developer tidak akan merasa kebingungan untuk mengatasinya. Karena dengan adanya Framework, developer dapat merawat website atau perangkat lunak dengan sistem yang sederhana. Sebab kebanyakan Framework sudah memiliki pola arsitek yang beragam.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Memiliki keamanan yang unggul.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Suatu keamanan dalam situs website sangatlah penting agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Terkadang beberapa program maupun situs website masih dengan mudah diretas keamanannya dengan cara apapun. Maka dari itu Framework sudah memiliki keamanan dasar yang memungkinkan untuk mencegah hal itu terjadi pada perangkat lunak atau situs web.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis – Jenis Framework.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya membahas tentang jenis – jenis dari Framework. Seperti yang diketahui bahwa ada banyak jenis Framework yang dapat digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak maupun website. Framework yang biasanya digunakan adalah Framework JavaScript, Framework CSS, dan Framework PHP. Berikut penjelasan untuk jenis &#8211; jenis Framework:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Framework CSS.</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">CSS (Cascading Style Sheets) merupakan front end team dalam membuat tampilan sebuah website. CSS pun bertugas untuk menambahkan gaya pada struktur situs website dan juga untuk membuat tampilannya menjadi lebih menarik. Terdapat beberapa kerangka pada CSS, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>Bootstrap.</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan salah satu Framework yang terkenal dan biasa digunakan oleh developer. Bootstrap mempunyai berbagai fungsi dengan elemen design yang bagus. Dan juga tampilannya lebih dinamis dan user friendly.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>Semantic UI.</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Framework tipe ini memiliki banyaknya tema layout yang yang bisa dicustom dan menyediakan fitur yang user friendly. Lalu Framework ini menyediakan 3000+ variabel tema dengan 50.000+ komponen UI.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>Materialize.</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Framework ini diciptakan oleh perusahaan <a href="http://https">Google Inc.</a> Sehingga di Framework ini dapat menghasilkan tampilan yang responsif dan memiliki banyak fitur. Dan juga dapat membuatnya lebih elegan dengan tampilan UI yang ringan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>Foundation</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya ada Framework Foundation. Jenis Framework ini memiliki fituraksesibilitas, editing murah, hingga template siap pakai tanpa ribet. Bisa dikatakan kalau Foundation memiliki kelebihan dari segi fungsionalitas.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>PureCSS</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Nah untuk rangkaian Framework CSS ini yang cocok untuk berbagai jenis proyek. Walaupun mempunyai kapasitas yang kecil, namun ternyata Framework ini dapat responsif untuk semua perangkat. Dan juga sangat mudah untuk membangun website yang estetik. </p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Framework JavaScript.</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">JavaScript (JS) adalah bahasa pemograman yang digunakan untuk situs website atau aplikasi yang membuat halaman website sehingga membuat aplikasi dan website menjadi lebih dinamis serta interaktif. JavaScript juga memiliki beberapa macam, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>Node.js</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Framework satu ini bertugas dengan cara menggunakan JavaScript dari server untuk membuat konten pada laman website secara dinamis. Node.js juga memiliki sistem server sendiri sehingga tidak perlu untuk menggunakan web server dari yang lain .</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Meteor.js</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis Framework ini dapat membuat prototipe yang begitu cepat dan menghasilkan kode lintas <em>platfrom</em> dan juga&nbsp;tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyebarkan perubahan data ke klien.&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>ReactJS</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya Framework ini memiliki fitur canggih yang sangat banyak seperti <em>reusable component </em>dan <em>declarative</em>. Selain itu, Framework ini dapat digunakan secara mullti-platfrom seperti website dan mobile.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Backbones</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Framework Backbones memiliki beberapa fitur yang menguntungkan developer dan dapat digunakan sebagai pembuat <em>single page application</em> yang mudah untuk dipahami.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Vue.JS</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Framework ini cukup populer dikarenakan ukuran yang ringan hanya 58kb saja. Tidak hanya itu, Framework progressive ini pun membangun antarmuka pengguna. Tentu saja dapat menjalankan halaman canggih dari website.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Framework PHP.</h3>



<p class="wp-block-paragraph">PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman yang dapat mempermudah proses dalam membangun aplikasi atau website seperti memberikan struktur dasar, membantu mengembangkan aplikasi atau web agar lebih cepat, dan membuat aplikasi menjadi lebih stabil. Tujuan dari Framework PHP berbeda – beda, sehingga Framework PHP memiliki beberapa jenis, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>Laravel.</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Laravel merupakan Framework terkenal karena memiliki banyak fitur yang elegan, rapi, dan ringkas. Selain itu dari segi performanya memiliki core yang handal dengan menggunakan add-ons.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>CakePHP&nbsp;</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Framework ini merupakan kerangka yang sudah komplit. Karena CakePHP focus pada pengembangan yang cepat, skalabilitas, dan kemudahan penggunaan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>Symfony</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Framework jenis Symfony merupakan Framework yang bersifat open source. Framework ini menawarkan berbagai fitur dan fungsional untuk pengujian bawaan apakah berjalan dengan lancar atau tidak.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>FuelPHP&nbsp;</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Framework jenis ini merupakan salah satu framework yang memiliki dukungan baik dari komunitas developer. Pasalnya framework ini merupakan web framework yang sederhana dan flexible. FuelPHP memiliki <em>clean syntax</em> dan dokumentasi yang baik dan jelas. </p>



<ul class="wp-block-list"><li><em><u>Zend</u></em></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu ada kerangka kerja Zend yang memiliki banyak fitur sehingga dapat memudahkan untuk fokus pada komponen, fungsi, dan juga untuk pengembangan di level korporat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong>.</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kesimpulan yang dapat kita ambil setelah mengetahui dan memahami tentang Framework adalah perannya yang sangat penting dan juga dapat mengembangkan perangkat lunak bahkan situs website. Hanya dengan memahami dan memilih beberapa jenis Framework sesuai dengan kebutuhan maka pengembangan website akan semakin mudah dan cepat. Tidak hanya itu namun dapat menampilkan laman website menjadi lebih dinamis dan elegan. Karena terdapat jenis &#8211; jenis Framework yang dapat membantu developer untuk menyelesaikan tugasnya. </p>


<p>Setelah memahami Framework, silakan kunjungi <em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mengetahui<br>berbagai paket pada layanan <em>Web Hosting </em>sesuai kebutuhanmu. Selain itu, bagi kamu yang<br>tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media<br>juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil.<br>Dinggunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang<br>kamu miliki di internet agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun.</p>
<p><!-- /wp:post-content --><!-- wp:paragraph --></p>
<p>Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p><p>The post <a href="https://widehostmedia.com/framework-pengertian-fungsi-dan-jenisnya/">Framework: Pengertian, Fungsi, dan Jenis.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
