<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Database Archives - Wide Host Media</title>
	<atom:link href="https://widehostmedia.com/category/database/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://widehostmedia.com/category/database/</link>
	<description>Cloud Solution</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jun 2023 05:51:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2019/09/wide_host_media_icon_30b_icon.ico</url>
	<title>Database Archives - Wide Host Media</title>
	<link>https://widehostmedia.com/category/database/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengertian Big Data pada Bisnis</title>
		<link>https://widehostmedia.com/pengertian-big-data-pada-dunia-bisnis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 05:51:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Data Center]]></category>
		<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[bigdata]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[data center]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8484</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah pengertian konsep big data pada bisnis, sebagai berikut. Perkembangan teknologi semakin canggih dari hari ke hari. Sama hal nya dengan big data yang tidak dapat dihindarkan. Karena big data adalah kumpulan informasi dalam jumlah yang besar. Dalam dunia bisnis, jumlah informasi yang diperlukan dapat mengampil keputusan yang terbaik sangatlah besar. Walaupun belum banyak yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/pengertian-big-data-pada-dunia-bisnis/">Pengertian Big Data pada Bisnis</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sebuah pengertian konsep big data pada bisnis, sebagai berikut. Perkembangan teknologi semakin canggih dari hari ke hari. Sama hal nya dengan big data yang tidak dapat dihindarkan. Karena big data adalah kumpulan informasi dalam jumlah yang besar. Dalam dunia bisnis, jumlah informasi yang diperlukan dapat mengampil keputusan yang terbaik sangatlah besar. Walaupun belum banyak yang memahami konsep big data namun manfaatnya sudah dapat dirasakan. Lalu apa itu big data? Bagaimana konsep big data pada bisnis? Nah di artikel ini akan membahas pengertian Big Data, berikut penjelasannya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Big Data</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pengertian Big data adalah kumpulan data yang besar, kompleks, terutama dari sumber data baru dan semakin bertambah setiap waktu. Data tersebut jumlahnya sangat besar sehingga tidak dapat disimpan dan diproses pada software pemrosesan data tradisional. Jumlah data yang dihasilkan berasal dari aktivitas internet yang semakin rutin dilakukan, baik untuk tujuan pribadi maupun keperluan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada jaman sekarang, kegiatan dan perkerjaan yang dilakukan dimanapun pasti memerlukan internet. Maka data – data yang dimiliki setiap individunya berbeda terutama pelaku bisnis yang dijamin akan rutin mendapatkan data setiap harinya, bahkan setiap jam, menit dan detik. Jenis data yang di dapatkan beragam sehingga disebut sebagai data yang terstruktur atau tidak terstruktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh sebab itu, penting untuk mengelola big data dengan benar dalam dunia bisnis. Seperti yang kita ketahui bahwa dalam suatu perusahaan harus bisa mengolah data untuk mendorong pendapatan atau profit perusahaan. Supaya bisa bertahan di tengah persaingan dan bisa terus berkembang. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengenal Karakteristik Big Data</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah membahas apa itu big data, maka selanjutnya mengenai karakteristik big data. Ada beberapa karakteristik untuk mengenali data apa saja yang dapat dikategorikan sebagai big data, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Volume</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Karakteristik pertama yang dapat terlihat adalah volume atau jumlah data. Ukuran data yang dimiliki big data tentu saja memiliki kapasitas yang besar. Sehingga kalian perlu memproses volume data yang cukup besar untuk data.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Velocity</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Velocity merupakan kecepatan produksi data, yang berhubungan dengan seberapa cepat data dibuat atau dihasilkan. Kecepatan transfer data sangat berpengaruh dalam pemrosesan big data karena memungkinkan dapat diterima secara langsung (<em>real-time</em>). Sehingga ketika data baru sudah datang dan diterima oleh pihak client,&nbsp;maka proses bisa dilakukan secara langsung.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Variety</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya ada Variety, karakteristik ini berhubungan langsung dengan sumber data. Data yang semakin berkembang dan berasal dari platfrom beragam sehingga data – data tersebut biasanya ada yang terstruktur, semi terstruktur dan juga tidak yang terstruktur. Misalnya dari salah satu platfrom seperti Twitter bisa bervariasi bentuknya seperti fomulir data personal, foto, video, dan bahkan banyak data lainnya yang tersedia. Contoh yang sudah dijelaskan sebelumnya disebut data yang tidak terstruktur. &nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Value</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Value adalah nilai terhadap sebuah data yang sudah melalui proses pengolahan. Sebesar apapun jumlah datanya, jika tidak memiliki value tentu tidak bisa menjadi suatu informasi yang lengkap yang dapat diproses dan dianalisis. Data tanpa value hanya akan menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak benar. Jika ingin terhindar dari hal tersebut maka pastikan data yang digunakan sudah memiliki value dan informasi yang dibutuhkan.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Veracity</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Keakuratan data sangatlah penting. Veracity atau kebenaran adalah tingkat akurasi informasi yang diberikan oleh data set. Sebuah data yang memiliki tingkat kebenaran yang baik maka akan keputusan yang diambil akan memberikan hasil yang maksimal. Seperti yang kita ketahui bahwa menyaring informasi menjadi sulit maka peran veracity menjadi penting.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Konsep dari Big Data</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahi dan memahami mengenai perngertian dan karakteristik Big Data, maka selanjutnya membahas tentang beberapa konsep big data. Penjelasan mengenai konsep big data adalah proses mengumpulkan data – data yang dihasilkan dengan tepat supaya dapat memberikan value yang diinginkan. Berikut penjelasan mengenai konsep big data:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Integritas Data</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep pertama yaitu integritas data. Tahap integritas data ini merupakan proses mengumpulkan data yang telah dibuat sehingga menjadi big data. Data – data tersebut berasal dari berbagai sumber yang terpisah dan berbeda. Misalnya data pada website salah satu toko online yang berasal dari pendaftaran akun baru, wishlist, keranjang, dan sebagainya. Semua data tersebut akan tetap tercantum dan dapat digunakan untuk proses selanjutnya. Maka proses utama dari integritas adalah mengumpulkan data.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Pengelolaan Data</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika semua data sudah terkumpul, maka langkah selanjutnya untuk pengelolaan datanya. Semua data yang dikumpulkan harus mampu dikelola dengan pada saat penyimpanannya. Maka dari itu membutuhkan ruang penyimpanan yang besar serta dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Dalam dunia bisnis, penggunaan website dengan layanan hosting yang seusai dapat menjadi pilihan terbaik. Sehingga semua kegiatan dapat dilakukan dan diproses pada satu tempat.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Analisis Data</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep big data terakhir yaitu analisis data. Ketika semua data sudah terkumpul, disimpan dan dikelompokkan sesuai dengan jenisnya, maka kalian dapat memprediksi hasil akhir yang didapatkan dari big data tersebut. Harus ada yang digaris bawahi sebenarnya bahwa kunci untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dengan cara hati – hati dalam mengambil kesimpulan dari data yang di analisis.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat Big Data pada Bisnis</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ternyata setelah memahami pembahasan sebelumnnya, big data ternyata banyak kelebihannya di dalam dunia bisnis. Nah untuk selajutnya apa manfaat big data pada bisnis? Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Mengembangkan produk menjadi lebih mudah</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Big data dapat membantu mengembangkan produk pada suatu perusahaan menjadi lebih mudah. Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan dan dianalisis, perusahaan bisa mendapatkan hasil sesuai kebutuhan konsumen. Penjualan produk pun dapat ditingkatkan kembali. Jika ada data yang tidak sesuai atau membuat penjualan menjadi rendah, maka harus dilakukan perbaikan atau menghentika produksinya.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Customer Relationship Management (CMR)</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan sales sangat penting. Agar hubungan tetap terjaga baik maka harus menggunakan layanan CMR atau Customer Relationship Management. Dikarenakan layanan tersebut adalah salah satu hal yang terpenting untuk bisnis karena membantu meningkatkan penjualan dan membantu pengelolaan marketing agar lebih mudah dan sesuai dengan kebutuhan customer. &nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Membuat inovasi terbaru</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah menggunakan big data, perusahaan dapat membuat inovasi terbaru sesuai minat konsumen. Berupa jenis – jenis produk atau berdasarkan banyaknya minat konsumen dalam transaksi pada satu produk. Dengan berkembangnya jaman pasti banyak sekali trend yang terjadi, sehingga perusahaan dapat membuat inovasi produk berdasarkan trend yang lebih mudah dan menarik bagi konsumen.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Meningkatkan UX untuk pengguna mobile</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Tampilan pada sebuah aplikasi maupun website resmi merupakan hal pertama yang dilihat oleh konsumen. Tidak hanya itu kecepatan sebuah fitur – fitur yang tersedia membuat semua keputusan dapat dilakukan dengan cepat. Karena dunia sudah berubah semakin cepat, sehingga informasi juga dapat berubah dengan sangat cepat. Maka meningkatkan tampilan dengan cepat dan mudah merupakan salah satu hal terpenting sesuai kebutuhan konsumen agar lebih sederhana dalam menggunakannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada artikel ini membahas mengenai pengertian big data pada bisnis. Seperti yang diketahui, semakin berkembangnya jaman, maka banyak sekali kegiatan yang dilakukan melalui internet. Kegiatan tersebut bisa berupa kegiatan pribadi yang menggunakan media sosial hingga kegiatan bisnis untuk penjualan produk. Sehingga tanpa disadari banyak sekali informasi yang tersimpan di internet. Kumpulan informasi tersebut semakin banyak dan dapat disebut Big Data. Dengan adanya big data sangat membantu bisnis dalam penjualan produknya dengan beberapa manfaat yang dapat dirasakan. Selain itu ada beberapa karakteristik yang membutuhkan pengelolaan yang tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan layanan <em>data center</em> sesuai kebutuhan kalian. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/pengertian-big-data-pada-dunia-bisnis/">Pengertian Big Data pada Bisnis</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa itu CSS (Cascading Style Sheets)?</title>
		<link>https://widehostmedia.com/apa-itu-pengertian-css-cascading-style-sheets/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 05:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[css]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[html]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8481</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam pembuatan website pasti akan menggunakan beberapa bahasa pemrograman seperti HTML dan CSS. Mereka merupakan bahasa dasar yang saling berkaitan untuk membangun suatu situs jejaring dan tampilan web secara umum. Bagi seorang developer terutama front-end developer, peran CSS sangatlah penting untuk menunjang tampilan pada laman website lebih menarik. Sehingga memberikan kesan kenyamanan bagi para penunjung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/apa-itu-pengertian-css-cascading-style-sheets/">Apa itu CSS (Cascading Style Sheets)?</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dalam pembuatan website pasti akan menggunakan beberapa bahasa pemrograman seperti HTML dan CSS. Mereka merupakan bahasa dasar yang saling berkaitan untuk membangun suatu situs jejaring dan tampilan web secara umum. Bagi seorang developer terutama front-end developer, peran CSS sangatlah penting untuk menunjang tampilan pada laman website lebih menarik. Sehingga memberikan kesan kenyamanan bagi para penunjung situs tersebut. Namun masih banyak yang belum memahami secara jelas tentang CSS. Nah di artikel ini akan membahas perihal CSS seperti pengertian, jenis-jenis, cara kerja hingga contohnya. Lalu, apa itu pengertian CSS? Berikut penjelasannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu CSS?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">CSS atau <em>Cascading Style Sheets </em>adalah bahasa yang digunakan dalam membantu mengembangkan web yang tadinya hanya bergantung pada HTML sebagai bahasa markup. Dalam kata lain tugas CSS adalah untuk menentukan tampilan pada halaman website. CSS dapat mengatur jenis font, warna tulisan, ukuran, dan latar belakang. Sehingga dapat menyederhanakan proses pembuatan website dengan elemen di bahasa markup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fungsi dari CSS yaitu bertanggung jawab atas tampilan pada website. Selain itu CSS dapat memudahkan tugas Front-end dalam membuat atau mengembangkan website. Pada saat membangun sebuah website, penggunaan HTML tidaklah sangat cukup karena memungkinkan kamu untuk menuliskan tag untuk sebuah elemen HTML di semua halaman. Nah, dengan adanya CSS dengan menuliskan kode cukup satu kali untuk sebuah HTML untuk diterapkan ke semua halaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu fungsi lain dari CSS adalah dikarenakan hanya menuliskan satu rangkaian untuk beberapa halman website, sehingga dapat mempercepat loading halaman web. Lalu, tentu saja dapat memudahkan pengelolaan dan menawarkan lebih banyak variasi tampilan. Sehingga dapat menciptakan website yang terlihat begitu rapi dan estetik di semua ukuran.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Saja <strong>Jenis – Jenis Dari CSS</strong>?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada CSS atau <em>Cascading Style Sheets </em>mempunyai fungsi untuk tampilan pada halaman website. Sehingga terdapat jenis – jenis CSS yang terbagi menjadi 3. Berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Internal CSS</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Internal CSS berfungsi sebagai custom khusus dalam sebuah satu halaman website. Artinya CSS ini digunakan untuk mengatur halaman web dengan tampilan yang unik. Kumpulan aturan CSS harus berada di dalam dokumen HTML di bagian head section.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka CSS jenis ini saat cocok untuk yang memiliki website dengan tampilan yang berbeda. Namun ada kekurangan yang ditimbulkan ketika menggunakan Internal CSS yaitu ketika melakukan refresh pada website akan terjadi loading yang cukup lama.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Inline CSS</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya ada Inline CSS yaitu kode CSS yang hanya dapat dituliskan pada satu baris kode HTML. Jenis CSS ini menggunakan elemen spesifik yang menggunakan tag &lt;style&gt;. CSS model ini tidak dapat digunakan pada semua halaman website. Penggunaan Inline CSS bukanlah solusi tepat jika ingin menggunakan CSS dengan cepat. Namun, ada kalanya Inline CSS adalah pilihan yang tepat atau satu – satunya.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Eksternal CSS</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Eksternal CSS adalah kode CSS yang diletakkan di luar dokumen HTML. CSS model ini ditulis secara terpisah dengan file extension .css. Sehingga berbeda dengan Inline CSS yaitu dapat digunakan untuk beberapa halaman website berbeda. Namun fungsinya akan kurang cocok untuk halaman custom.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana <strong>Cara kerja CSS</strong>?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">CSS bekerja ketika browser memuat halaman website. Dan juga CSS beroperasi melalui tag &lt;style&gt; dengan atribut class warna. Kehadiran CSS pada HTML sangat membantu dalam pengaturan warna teks sehingga prosesnya menjadi lebih mudah. Seperti yang diketahui sebelumnya, bahwa HTML tidak dibuat untuk menerapkan elemen style hanya markup halaman saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika ingin mengganti warna pada teks cukup mengetikkan tag &lt;span&gt; tanpa harus menulis ulang perintah. Mengingat default CSS yaitu Bahasa Inggris berbasis Syntax yang bisa dibilang dengan struktur yang sederhana seperti selector dan declaration block. Walaupun CSS didukung beberapa rule, tenang saja karena rule tersebut tidak kompleks. Maka dari hal – hal yang di bahas sebelumnya menjabarkan bahwa ternyata CSS akan menghemat waktu pengerjaan dengan perintah – perintah yang efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pemahamannya bisa diibaratkan seperti makanan dan alat makan. Bahwa dengan CSS developer tidak harus merubah bentuk alat makannya namun hanya mengganti menu makanannya. Maka proses pengembangan pada tampiilan website bisa dilakukan dengan waktu yang tidak lama.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Di dalam artikel ini membahas apa itu CSS mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara kerjanya. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan dan pengembangan sebuah website dilakukan tidak hanya menggunakan HTML namun peran CSS pun sangat penting. Karena tugas CSS adalah bahasa yang digunakan dalam membantu mengembangkan web yang tadinya hanya bergantung pada HTML sebagai bahasa markup. Selain itu, developer dapat membuat file CSS untuk mengatur beberapa halaman sekaligus. Kelebihan lainnya pun bahwa CSS dapat mempercepat pekerjaan seorang developer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika sudah memahami tentang CSS dari berbagai sisi, kalian bisa mengunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan layanan hosting sesuai dengan kebutuhan kalian. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki di internet agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/apa-itu-pengertian-css-cascading-style-sheets/">Apa itu CSS (Cascading Style Sheets)?</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan: SQL dan NoSQL</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-tentang-perbedaan-sql-dan-nosql/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Mar 2023 03:52:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Operating System]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[nosql]]></category>
		<category><![CDATA[sql]]></category>
		<category><![CDATA[system]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8446</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perbedaan SQL dan NoSQL masih belum dapat dipahami bagi para developer pemula. Namun bagi para developer atau seseorang yang sudah berada lama berkegiatan dalam dunia database pasti sudah mengetahui perbedaanya. Bagi kalian yang belum mengetahui perbedaan SQL dan NoSQL, maka artikel ini akan membahas secara jelas tentang perbedaan SQL &#38; NoSQL. Simak penjelasan lengkapnya! Pengertian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-tentang-perbedaan-sql-dan-nosql/">Perbedaan: SQL dan NoSQL</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan SQL dan NoSQL masih belum dapat dipahami bagi para developer pemula. Namun bagi para developer atau seseorang yang sudah berada lama berkegiatan dalam dunia database pasti sudah mengetahui perbedaanya. Bagi kalian yang belum mengetahui perbedaan SQL dan NoSQL, maka artikel ini akan membahas secara jelas tentang perbedaan SQL &amp; NoSQL. Simak penjelasan lengkapnya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian SQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Structured Query Language</em> atau SQL adalah bahasa pemrograman yang biasanya digunakan untuk mengakses, memanipulasi, dan mengelola data atau informasi pada database yang berbasis relasional. Semakin berkembangnya teknologi, hingga saat ini banyak sekali server yang dapat mengartikan SQL baik dari database maupun software.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahwasannya SQL itu memiliki keamanan yang lebih baik dibandingkan RDBMS lainnya. Selain itu, SQL server juga dapat diinstall dengan mudah tanpa menghabiskan banyak waktu.&nbsp; Sehingga memudahkan pengguna untuk dapat langsung memakainya. Pada dasarnya SQL juga memiliki fungsi backup otomatis jila terjadi kerusakan dan juga fungsi untuk mengoptimalkan penyimpanan data secara otomatis sesuai dengan tempatnya. Namun harus diingat bahwa penggunaan SQL tidaklah murah dan sulit untuk menemukan yang versi gratisnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Perintah Dasar SQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami penjelasan tentang pengertian dari SQL. Selanjutnya untuk mengetahui apa saja jenis perintah dasar SQL. Berikut merupakan beberapa penjabarannya:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Data Definition Language (DDL)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Data Definition Language (DDL) adalah perintah dasar yang digunakan untuk membuat struktur database yang tepat seperti membuat tabel database baru, mengubah dataset dan menghapus data. Kemudian, perintah dasar DDL ini terbagi menjadi lima jenis perintah, yaitu:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Create:</strong> untuk membuat database baru. Kamu bisa menuliskan query seperti <strong>‘CREATE DATABASE nama_database’.</strong></li><li><strong>Alter:</strong> untuk merubah struktur tabel yang sudah ada seperti nama kolom, penambahan kolom, penghapusan, mengubah dan masih banyak lagi.</li><li><strong>Rename:</strong> untuk mengubah nama dalam tabel. Kamu bisa menuliskan query seperti <strong>‘RENAME TABEL nama_tabel_lama TO nama_tabel_baru’</strong></li><li><strong>Drop:</strong> untuk menghapus database, tabel, kolom, hingga index.</li><li><strong>Show:</strong> untuk menampilkan tabel yang sudah ada.</li></ol>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Data Manipulation Language (DML)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pengertian Data Manipulation Language (DML) adalah perintah SQL yang bertujuan untuk memanipulasi data yang terdapat di database. Perintah DML terbagi menjadi 4 jenis, berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Insert: </strong>untuk memasukan data record yang baru dari sebuah tabel database.</li><li><strong>Select: </strong>untuk menampilkan atau mengambil data dari sebuah tabel. Data yang diambil tidak hanya berupa satu jenis namun lebih dari satu tabel dengan memakai relasi.</li><li><strong>Update: </strong>untuk melakukan pembaruan pada tabel jika ada kesalahan saat memasukan data record baru pada tabel.</li><li><strong>Delete: </strong>untuk menghapus data record yang telah ada pada sebuah tabel.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Data Control Language (DCL)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Data Control Language (DCL) adalah perintah yang digunakan untuk mengatur data dan server database. Perintah ini memungkinkan untuk mengatur hak apa saja yang dimiliki oleh pengguna. Perintah ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Grant:</strong> untuk memberikan hak akses untuk pengguna lainnya.</li><li><strong>Revoke: </strong>untuk mencabut atau menghapus hak akses pengguna sesuai ketentuan dari admin database yang sudah diberikan hak akses perintah <strong>GRANT</strong>.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi SQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ternyata keberadaan SQL dalam mengelola sebuah database memiliki beberapa fungsi yang dapat terlihat dari penjelasan yang sudah dibahas sebelumnya. Bahwa fungsi utama perintah SQL itu adalah dapat memanipulasi dan mengakses database. Dengan kata lain sebagai pengguna dapat menambah, memperbaharui, dan menghapus database, tabel dan informasi lainnya. Selain itu juga fungsi SQL mampu mengeksekusi berbagai query yang ada untuk memberikan perintah langsung ke sistem untuk pengolahan data dan dapat mengatur hak akses user juga.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian NoSQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Not only SQL</em> atau NoSQL merupakan Database management system yang bersifat tanpa relasi (non_relation) artinya bahwa NoSQL ini dapat mengelola database dengan skema yang fleksibel dan tidak membutuhkan bahasa query yang kompleks. Lalu, NoSQL memiliki skabilitas yang tinggi untuk dapat berkebang sesuai kebutuhan data yang ada. Maka bisa dikatakan kalau NoSQL ini dapat mengolah big data yang dapat berubah – ubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Faktanya bahwa database NoSQL memiliki kinerja yang lebih tinggi. Dikarenakan semua infromasi yang ada berada dalam satu database dan dapat mengeksekusi hingga 10.000 query per detik. Selain itu skabilitasnya menggunakan ekspansi yang horizontal sehingga memungkinkan untuk menyimpan data di beberapa mesin. Dapat menyimpan banyak data tanpa mengorbankan performa serta sangat ramah bagi developer.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Perintah Dasar NoSQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Database NoSQL terbagi menjadi 4 jenis. Berikut penjelasanya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Key-Value Database</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Database jenis key-value merupakan database sederhana yang setiap itemnya berisi kunci dan nilai sebagai tempat untuk mengakses data. Value yang hanya diambil dari referensi kuncinya, jadi dapat dengan mudah membaca query key-value tertentu. Sehingga cocok bagi kamu yang ingin menyimpan data dalam jumlah besar tanpa memerlukan query yang kompleks.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Document Database</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis database ini menyimpan data dengan format JSON <em>(JavaScript Object Notation)</em> dan XML (<em>Extensible Markup Language). </em>Database ini juga memiliki konsep dokumen yang lebih efisien dan fleksibel. Sehingga program dapat dikembangkan dengan lebih mudah dan juga aka menyesuaikan penyimpanan data sesuai kebutuhan dokumen. Biasanya database ini digunakan untuk analisis real-time, <em>e-commerce</em>, dan platfrom blogging.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Column-Based Database</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Column-base database merupakan jenis yang menyimpan data dalam bentuk kolom. Karena memiliki fleksibitas yang lebih besar daripada database relasional. Setiap kolom tidak terikat satu sama lain, sehingga cocok untuk menggunakan query <em>SUM, COUNT, AVG, MIN</em> hingga sebagai macamnya. Jenis database ini juga memudahkan pengguna untuk mengubah kolom apapun tanpa memengaruhi yang lain.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Graph Database</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya untuk jenis database yang ini menyimpan data dalam node dan edge. Node untuk&nbsp; menyimpan informasi tentang orang, tempat, dan benda. Sedangkan egde untuk menyimpan informasi tentang hubungan antar node. Dalam database ini lebih baik dalam aplikasi dimana pengguna menemukan hubungan atau pola. Biasanya database ini digunakan untuk jenjaring sosial, pendeteksi penipuan,&nbsp;dan lain sebagainya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi NoSQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Fungsi utama penggunaan database NoSQL merupakan untuk penyimpanan data dengan persyaratan yang dapat menyimpan data dalam jumlah besar. Sehingga bagi sebuah perusahaan yang membutuhkan data dengan jumlah yang lebih besar pasti akan memilih menggunakan database NoSQL untuk menyimpan datanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan SQL dan NoSQL.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui pengertian, jenis-jenis, dan bahkan fungis dari SQL dan NoSQL, kemudian saatnya membahas apa saja perbedaan yang dapat terlihat dari kedua database tersebut. Ternyata ada empat perbedaan yang dapat terlihat, berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Bahasa.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan yang pertama yang dapat terlihat adalah bahasa query dari masing – masing database. Bahasa SQL adalah bahasa yang sangat kompleks dan terstruktur. SQL menjadi agak terbatas dan juga harus menentukan skema dalam membangun data sebelum membuat database. Sedangkan bahasa NoSQL adalah bahasa yang tidak memiliki skema dan terstruktur. Dalam penyimpanan datanya pun memiliki berbagai cara, seperti key-value, document-oriented, graph-based, dan column-based.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><strong>A</strong>plikasi.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa SQL merupakan table-based yang dimana database ini cocok untuk digunakan dengan sistem yang sudah terstruktur relasional. Contohnya seperti akuntasi atau untuk transaksi multi baris. Sedangkan NoSQL merupakan jenis database yang membutuhkan dataset yang besar seperti big data. Contoh yang biasa menggunakan database ini seperti jejaring sosial dan e-commerce dikarenakan struktur data yang dapat berubah – ubah.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><strong>K</strong>alabilitas.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya perbedaan dari segi skalabilitas. Untuk database SQL menggunakan skala yang vertikal. Artinya jika ingin mengembangkan database tersebut, yang dapat dilakukan adalah menambah kapasitas muatan di satu server dan mengupgrade komopnennya seperti RAM, kapasitas SSD, atau CPU. Sedangkan untuk NoSQL menggunakan skala horizontal. Skala horizontal yang dimaksud yaitu jika ingin mengembangkan database tersebut hanya perlu menambah server baru. Inilah alasan mengapa perusahaan yang besar seperti Facebook, e-commerce dan sebagainya menggunakan NoSQL.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><strong>K</strong>omunitas.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk dari segi komunitas, SQL memiliki komunitas yang lebih luas dibandingkan NoSQL karena SQL sudah ditemukan puluhan tahun. Bisa dibilang bawa SQL senior dari NoSQL. Namun untuk perkembangan komunitas NoSQL semakin meningkat. Saat hadirnya stack baru seperti MEAN, MERN, MEVN yang menggunakan database NoSQL.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari pembahasan diatas mengenai perbedaan SQL dan NoSQL dari berbagai sisi seperti pengertian, jenis-jenis, fungsi bahkan perbedannya, kita dapat mengetahui bahwa kedua database tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing – masing. Walau mereka sama &#8211; sama database yang digunakan oleh para developer tapi untuk komunitas SQL lebih sudah banyak digunakan sedangkan NoSQL belum terlalu popular. Namun dengan berkembangnya jaman, NoSQL kini semakin banyak digunakan terutama oleh perusahaan &#8211; perusahaan besar. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa tidak ada yang bisa dibilang lebih unggul namun semua disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dalam menggunakan database.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan layanan terbaik dalam <em>web hosting </em>dan<em> data center</em>. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-tentang-perbedaan-sql-dan-nosql/">Perbedaan: SQL dan NoSQL</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan SSD dan HDD.</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mari-bahas-perbedaan-ssd-dan-hdd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2022 03:47:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Operating System]]></category>
		<category><![CDATA[Server]]></category>
		<category><![CDATA[general]]></category>
		<category><![CDATA[HDD]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan]]></category>
		<category><![CDATA[SSD]]></category>
		<category><![CDATA[technology]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8385</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mari kita bahas perbedaan SSD dan HDD! Setiap perangkat komputer atau laptop terdiri dari perangkat keras (hardware) yang mempunyai fungsi masing – masing. Contohnya monitor, keyboard, mouse, CPU dan beberapa unit didalamnya. Salah satunya penyimpanan data yang berada di CPU yang disebut HDD. Ternyata perangkat penyimpanan itu ada yang namanya HDD (Harddisk Drive) dan SSD [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mari-bahas-perbedaan-ssd-dan-hdd/">Perbedaan SSD dan HDD.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Mari kita bahas perbedaan SSD dan HDD! Setiap perangkat komputer atau laptop terdiri dari perangkat keras (<em>hardware</em>) yang mempunyai fungsi masing – masing. Contohnya monitor, keyboard, mouse, CPU dan beberapa unit didalamnya. Salah satunya penyimpanan data yang berada di CPU yang disebut HDD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ternyata perangkat penyimpanan itu ada yang namanya HDD (<em>Harddisk</em> <em>Drive</em>) dan SSD (<em>Solid</em> <em>State</em> <em>Drive</em>). Walaupun tugasnya sama &#8211; sama untuk menyimpan data tapi ternyata banyak perbedaannya loh. Yuk, kita bahas di artikel berikut!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian dari HDD (<em>Harddisk Drive</em>)? </h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pengertian HDD (<em>Harddisk drive</em>) adalah perangkat penyimpanan data yang biasa dipakai untuk perangkat komputer atau laptop. HDD memiliki ciri khas yang unik yaitu cakram padat atau piringan padat metal dengan magnet yang berfungsi untuk menyimpan data pada perangkat komputer. Cakram padat tersebut berputar dan akan mengeluarkan suara yang cukup berisik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebetulnya HDD merupakan perangkat keras generasi lama dan cukup populer digunakan di berbagai komputer atau laptop. Jadi, untuk penyimpanan datanya harus dilakukan keamanan yang cukup extra karena cakram padat atau piringan padat metal nya rentan rusak apabila terbanting dan terjatuh. Sehingga apabila terjatuh seluruh data – data yang tersimpan didalamnya akan menghilang begitu saja. Bagi HDD yang berada di pasaran dibagi menjadi dua jenis yaitu HDD internal dan HDD eksternal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian dari SSD (Solid State Drive) </h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya pengertian SSD <em>(Solid State Drive)</em> adalah media storage atau perangkat penyimpanan data pada komputer atau laptop. SSD ini tidak menggunakan piringan magnet namun memiliki cakram magnetic yang tidak akan menimbulkan bunyi yang berisik dan mempunyai tampilan yang lebih elegan. Penyimpanan data pada SSD terbilang cukup aman bahkan saat tidak ada daya listrik sekalipun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khususnya komponen pada SSD menggunakan chip flash yang memberikan kecepatan dalam membaca dan menulis seperti layaknya penggunaan <em>FlashDisk</em>. Meyimpan data pada SSD lebih dapat melindungi data &#8211; data dan lebih terpercaya karena komponen yang dimiliki SSD cukup terjamin keamanannya. Sehingga ketika terjatuh tidak akan merusak sistem penyimpanannya dan tidak akan menghilangkan data &#8211; data yang tersimpan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Maka apa perbedaan dari SSD dan HDD? </h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami penjelasan di atas mengenai pengertian dari kedua perangkat tersebut, maka kita dapat mengetahui perbedaan dari SDD dan HDD. Walaupun tugas para perangkat tersebut sama sebagai penyimpanan data namun masih terdapat beberapa perbedaan yang dapat terlihat. Mari kita bahas tentang perbedaan dari SSD dan HDD, sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Komponen.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan pertama yang dapat terlihat yaitu dari sisi komponen. HDD mempunyai komponen piringan cakram padat metal atau cakram padat yang berputar ketika di gunakan saat menyimpan data dan memiliki dimensi yang lebih besar. Namun, untuk SSD mempunyai komponen <em>Micro Chip,&nbsp;Integrated Circuit (IC),</em> dan beberapa komponen elektronik dasar seperti kapasitor dan membuatnya menjadi lebih ramping. Dapat terlihat dari sisi luar pada komponen SSD. </p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Cara Kerja.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya tentang bagaimana cara kerja kedua perangkat tersebut? Untuk cara kerja HDD yaitu menggunakan sistem mekanik dan elektrik. Proses mekanik yang dilakukan saat piringan padat metal tersebut diputar oleh motor yang terhubung ke elektronik untuk mengolah data. Sedangkan untuk cara kerja SSD hanya menggunakan sistem elektrik untuk mengolah datanya karena memiliki <em>Micro Chip</em> dan <em>Integrated Circuit</em> (IC). Sehingga prosesnya mirip dengan <em>FlashDisk</em>.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Efek yang ditimbulkan.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat efek yang ditimbulkan saat perangkat tersebut bekerja. Untuk kondisi HDD saat digunakan menimbulkan efek seperti kondisi panas yang berlebih, mengonsumsi daya listrik yang tinggi dan putaran motor dari piringan padat metal yang menimbulkan suara berisik. Dikarenakan HDD menggunakan unsur mekanik. Sedangkan untuk kondisi SSD ketika digunakan menimbulkan efek seperti panas yang tidak berlebihan, tidak terlalu banyak menggunakan daya listrik, dan juga tidak mengakibatkan suara yang berisik karena tidak ada piringan padat metal.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Harga.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk perbedaan selanjutnya dari segi harga. Untuk SSD dibaderol dengan harga yang cukup mahal dibandingkan dengan HDD karena harga SSD dijual mahal per GB-nya. Sehingga bisa dijelaskan dengan harga SSD yang berkapasitas 250GB setara harganya dengan harga HDD yang berkapasitas 1TB. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan.</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa HDD dan SSD cukup berbeda walaupun mereka merupakan perangkat penyimpanan data. Namun perbedaannya tidak hanya dalam satu sisi melainkan dalam berbagai sisi. Seperti cara kerja, komponen, dan harga. SSD dan HDD memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan kalian karena mereka merupakan perangkat penyimpanan data yang terbaik.  Namun, jika membutuhkan perangkat untuk performa yang lebih baik disarankan untuk memilih SSD dibandingkan HDD. Seperti yang sudah dibahas sebelumnnya bahwa SSD lebih unggul dibandingkan HDD. Karena dapat mendukung dalam semua kegiatan kalian di perangkat komputer atau laptop agar menjadi lebih lancar dan tentu saja tidak akan membuat kalian khawatir data akan hilang atau rusak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk kalian yang sedang membutuhkan hosting dengan fasilitas layanan penyimpanan data yang aman dan nyaman, silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a> untuk mendapatkan pelayanan dalam menyimpan dan mengolah data dengan baik. Dikarenakan <em>Wide Host Media</em> menggunakan perangkat penyimpanan data berbasis <em>Solid State Drive</em> (SSD) yang sesuai dengan kebutuhanmu. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai <em>website</em> mu sendiri, <em>Wide Host Media</em> juga menyediakan layanan <em>hosting</em> murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file <em>website</em> atau <em>email</em> yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mari-bahas-perbedaan-ssd-dan-hdd/">Perbedaan SSD dan HDD.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Apa itu SQL Injection</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-sql-injection/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2022 02:10:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[malware]]></category>
		<category><![CDATA[SQL injection]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7974</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seiring dengan berkembangnya teknologi, maka tingkat kejahatan di dunia maya (cybercrime) pun semakin meningkat dan beragam jenisnya. Dari sekian banyak jenis kejahatan yang terdapat di dunia maya, SQL Injection menjadi salah satu bentuk ancaman terbesar yang sering terjadi dan harus kita waspadai. Hal ini dikarenakan SQL Injection dapat menyebabkan banyak kerugian, seperti terbongkarnya berbagai informasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-sql-injection/">Mengenal Apa itu SQL Injection</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Seiring dengan berkembangnya teknologi, maka tingkat kejahatan di dunia maya (<em>cybercrime</em>) pun semakin meningkat dan beragam jenisnya. Dari sekian banyak jenis kejahatan yang terdapat di dunia maya, <strong><em>SQL Injection</em></strong> menjadi salah satu bentuk ancaman terbesar yang sering terjadi dan harus kita waspadai. Hal ini dikarenakan <em>SQL Injection </em>dapat menyebabkan banyak kerugian, seperti terbongkarnya berbagai informasi pribadi, pencurian data dan uang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan <em>SQL Injection</em>? Bagaimakah cara kerjanya sehingga dapat menyebabkan banyak kerugian? Yuk, mari kita cari tahu jawabannya pada artikel berikut yang akan membahas mengenai pengertian, cara kerja, hingga tips agar terhindar dari <em>SQL Injection</em>. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>SQL Injection</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum membahas mengenai <em>SQL injection</em>, tentunya kamu harus memahami terlebih dahulu mengenai <a href="https://widehostmedia.com/mysql-penjelasan-fungsi-dan-kelebihan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">SQL</a> itu sendiri. Jadi, SQL atau <em>Structured Query Language</em> ini merupakan sebuah bahasa pemograman yang digunakan untuk mengelola data di dalam sebuah <em>relational database management system</em> (RDBMS). Lantas, apakah kaitannya dengan <em>SQL injection</em>?</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/SQL-Injection.jpeg" alt="SQL injection explaination" class="wp-image-7976" width="626" height="327" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/SQL-Injection.jpeg 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/SQL-Injection-300x157.jpeg 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/SQL-Injection-768x402.jpeg 768w" sizes="(max-width: 626px) 100vw, 626px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well</em>,<strong> <em>SQL injection</em> </strong>atau dikenal juga sebagai <strong>SQLi</strong>, merupakan jenis teknik penyerangan yang memanfaatkan celah kemanan pada web dan aplikasi berbasis SQL (<em>Structured Query Language</em>). Caranya dengan melakukan injeksi atau memasukkan kode SQL berbahaya yang memungkinkan <em>hackers </em>untuk mendapatkan akses ke berbagai data sensitif yang tersimpan di dalam sebuah <em>database</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika teknik ini berhasil dilakukan, maka dapat menyebabkan banyak kerugian, baik itu dari segi finansial ataupun data. Sebab, SQLi ini memungkinkan <em>hackers</em> untuk mendapat akses secara tidak sah ke berbagai data sensitif, seperti <em>password</em>, informasi pribadi milik pengguna, detail kartu kredit, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, bahkan <em>hackers </em>juga dapat memodifikasi dan memanipulasi berbagai data yang terdapat di dalamnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penyebab Terjadinya <em>SQL Injection</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, apakah yang menyebabkan SQLi ini bisa terjadi? Bagaimana bisa seorang <em>hacker </em>memasukkan kode SQL berbahaya begitu saja? Nah, berikut penjelasan dari penyebab terjadinya SQLi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip dari <em>website </em><a href="https://www.avast.com/c-sql-injection" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Avast</a>, <em>SQL injection</em> ini bisa terjadi, jika <em>web developer</em> tidak berhati-hati dalam melakukan pembuatan <em>website</em>. Sehingga, dapat memungkinkan terjadinya hal-hal berbahaya yang tidak diinginkan pada <em>database</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih tepatnya, SQLi ini terjadi ketika sebuah <em>website</em> melakukan <strong><em>input sanitization </em></strong>yang kurang memadai. <em>Input sanitization</em> sendiri merupakan sebuah tindakan <em>cybersecurity</em> seperti pengecekan, penghapusan, dan penyaringan <em>input data</em> dari <em>user</em>, API dan <em>web services</em>, dari berbagai karakter atau string yang tidak diinginkan.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/Cara-Kerja-SQL-Injection-1024x576.png" alt="Cara kerja SQL injection" class="wp-image-7978" width="677" height="380" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/Cara-Kerja-SQL-Injection-1024x576.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/Cara-Kerja-SQL-Injection-300x169.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/Cara-Kerja-SQL-Injection-768x432.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/04/Cara-Kerja-SQL-Injection.png 1080w" sizes="(max-width: 677px) 100vw, 677px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, jika ditemukan celah akibat <em>input sanitization</em> yang kurang memadai, maka <em>hacker</em> akan dengan mudah memasukkan atau menginjeksi kode SQL berbahaya dalam bentuk <em>malware </em>(<em>payload</em>) ke sebuah <em>website</em>. Tujuannya adalah untuk mengelabui <em>website</em> agar mengirimkan kode tersebut ke <em>database</em> sebagai <em>query </em>yang dianggap sah.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja dari <em>SQL Injection</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami apa itu <em>SQL injection</em> beserta penyebabnya, maka selanjutnya kamu juga harus mengetahui bagaimana cara kerja dari SQLi. Nah, berikut penjelasan sederhananya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melanjutkan dari pembahasan sebelumnya, jika sebuah <em>website</em> tidak sepenuhnya dilakukan <em>input sanitization</em>, maka dengan mudah <em>hacker</em> dapat menginjeksi atau memasukkan kode SQL berbahaya ke dalamnya. Selanjutnya,<em> website</em> pun akan mengirimkan kode SQL berbahaya (<em>payload</em>) tersebut ke server. Nah, ketika <em>payload </em>berhasil memasuki <em>database</em>, maka <em>payload</em> akan memulai aksinya yang akan memengaruhi <em>database </em>dan tentunya menyebabkan kerugian.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis<em> SQL Injection</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu kamu ketahui bahwa <em>SQL injection</em> ini terdiri dari tiga kategori berbeda. Kategori ini dapat dibedakan berdasarkan metode yang digunakan dalam pengaksesan data serta potensi kerusakan yang diakibatkannya. Tiga kategori tersebut, yaitu <em>In-band SQLi, Inferential (blind) SQLi</em>, dan <em>Out-of band SQLi</em>. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>In-band SQLi</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis serangan yang dikenal karena kesederhanaan serta efisiensinya, sehingga menjadikannya sebagai salah satu jenis serangan yang umum untuk digunakan. Jenis <em>in-band SQLi</em> ini memiliki dua variasi yang berbeda, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Error-based SQLi</em></strong>, <em>hacker</em> akan menjalankan sebuah aksi yang menyebabkan <em>database </em>menampilkan pesan error. Dari pesan tersebut, nantinya<em> hacker</em> dapat mengumpulkan informasi mengenai <em>database</em> beserta strukturnya.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Union-based SQLi</em></strong>, variasi satu ini memanfaatkan operator SQL UNION agar mendapatkan satu respon HTTP yang dihasilkan oleh database. Respon HTTP tersebut berisikan data yang kemungkinan dapat dimanfaatkan oleh <em>hacker, </em>untuk mendapatkan petunjuk mengenai konten <em>database</em>.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Inferential (blind) SQLi</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan namanya “<em>blind</em>”, jenis satu ini tidak memungkinkan <em>hacker</em> untuk dapat melihat informasi apapun mengenai <em>database</em>. Lantaran, <em>database</em> tidak mengirimkan data, melainkan <em>hacker</em> lah yang mengirimkan <em>payload </em>data ke server dan melakukan observasi untuk respon serta tindakan yang diberikan oleh server. Tujuan dari observasi tersebut adalah untuk lebih mempelajari stuktur dari <em>database</em> tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, jenis serangan ini tentunya akan jauh lebih lambat dibandingkan dengan jenis serangan lainnya. Namun, jenis satu ini sama berbahayanya dengan jenis SQLi lainnya. Untuk inferential (blind) SQLi ini sendiri juga dapat dibedakan menjadi dua variasi, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Boolean</em></strong>, <em>hacker </em>akan mengirimkan <em>query SQL</em> ke <em>database</em>, yang meminta aplikasi untuk mengirimkan kembali hasil yang diminta. Nantinya, <em>hacker</em> akan mempelajari respon dari HTTP tersebut apakah berubah atau tetap sama. Dengan begitu, <em>hacker </em>dapat menentukan apakah hasil <em>query</em> nya benar atau salah.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Time-based</em></strong>, sama seperti variasi sebelumnya, <em>hacker</em> akan mengirimkan <em>query</em> ke database. Lalu, <em>database </em>akan menunggu untuk beberapat saat hingga akhirnya memberikan respon. Nah, respon waktu dari <em>database</em> ini yang nantinya akan dipelajari oleh <em>hacker</em>, untuk dapat menentukan apakah hasil <em>query</em> nya benar atau salah.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong><em>Out-of-band SQLi</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis serangan ini hanya bisa dilakukan apabila beberapa fitur tertentu pada <em>database server </em>yang digunakan oleh aplikasi diaktifkan. <em>Out-of-band SQLi</em> ini dijadikan sebagai serangan alternatif, apabila <em>hacker</em> tidak dapat menjalankan jenis serangan <em>in-band SQLi</em> dan <em>inferential (blind) SQLi</em>. Untuk jenis serangan ini bergantung pada server dalam menghasilkan DNS atau permintaan HTTP. Sehingga, <em>hacker </em>bisa mendapatkan data, seperti <em>username </em>atau <em>password</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tips Agar Terlindungi dari <em>SQL Injection</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk para <em>web developer</em>, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan dengan beberapa cara, yaitu seperti <em>sanitization</em>, penyaringan dan validasi, penggunaan <em>parameterized queries</em>, serta penggunaan teknologi terbaru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, jika kamu bukanlah seorang web developer, maka SQLi ini tidak mungkin untuk dihindari begitu saja. Bahkan, akan cukup sulit untuk mendeteksi, menyerang, dan memblokir serangan SQLi ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kamu dapat mengurangi kemungkinan pengaruh serta efek jika suatu saat terkena serangan <em>SQL injection</em>. Berikut penjelasannya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Selalu <em>update</em> berita terkait keamanan teknologi</strong>, kamu harus selalu waspada terkait berita apapun terutama yang menyangkutdengan <em>website</em> yang digunakan. Sehingga, jika suatu saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti peretasan data atau serangan lainnya, maka kamu bisa dengan cepat melakukan perlindungan. Caranya dengan mengganti kredensial akun, yaitu <em>username</em> beserta <em>password</em>.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Menggunakan <em>password</em> yang berbeda, </strong>selanjutnya kamu juga harus memastikan setiap akun yang kamu miliki menggunakan <em>password</em> yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko terhadap akun. Sehingga, misal terjadi peretasan pada satu akun, maka akun lainnya tidak akan ikut terkena dampak.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Menggunakan <em>password manager</em>, </strong>kamu juga dapat menggunakan <em>password manager</em> untuk meningkatkan keamanan pada <em>website</em> mu. Fungsinya, ketika terdapat seseorang yang menyusup masuk ke akunmu, maka <em>password manager</em> akan memberikanmu peringatan bahwa akun telah disusupi. Sehingga, kamu dapat dengan sesegera mungkin mengubah <em>password</em> akunmu.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Jangan asal memberikan informasi pribadimu, </strong>jika kamu mengunjungi sebuah website dan diminta untuk memasukkan data-data yang cukup sensitif, maka pastikan terlebih dahulu bahwa <em>website</em> tersebut dapat dipercaya. Jangan sampai ternyata kamu memasukkan data-data sensitif ke <em>website </em>tiruan yang berbahaya. Caranya, kamu dapat melihat pada <em>address bar</em> apakah <em>website</em> diawali dengan HTTP atau HTTPS.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Menggunakan <em>software antivirus</em>, </strong>nah yang paling utama adalah pastikan untuk perangkatmu menggunakan <em>software antivirus</em>. Lantaran,<em> software</em> ini dapat melindungi perangkatmu dari berbagai jenis malware dan ancaman lainnya.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa SQL injection atau SQLi merupakan teknik serangan yang dilakukan oleh hacker. SQLi ini memanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada web atau aplikasi berbasis SQL. Nah, sesuai dengan namanya, cara dari teknik penyerangan ini adalah dengan menginjeksi kode SQL berbahaya ke dalam sebuah website atau aplikasi. Sehingga, memungkinkan <em>hacker</em> untuk mendapatkan akses ke berbagai data sensitif yang terdapat di dalam sebuah <em>database</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, untuk mendapatkan layanan hosting, server, data center, dan berbagai artikel menarik lainnya terkait dengan teknologi untuk kamu baca. Apabila kamu bingung menentukan layanan apa yang kamu butuhkan, silakan hubungi kami melalui live chat, email, atau ticket agar dapat membantumu menentukan layanan yang sesuai. Tim kami akan selalu siap membantumu 24/7.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-sql-injection/">Mengenal Apa itu SQL Injection</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Apa itu Dropbox</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-dropbox/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 14:40:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cloud Computing]]></category>
		<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Cloud storage]]></category>
		<category><![CDATA[dropbox]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7650</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apabila kamu sedang mencari layanan tempat penyimpanan cloud yang dapat digunakan secara gratis dan mudah, maka Dropbox adalah salah satu solusinya. Layanan ini memungkinkanmu untuk menyimpan dan melakukan backup file secara online menggunakan cloud. Sehingga, kamu dapat mengakses file dengan sangat mudah, dimana pun dan kapan pun. Penasaran dengan cloud storage yang satu ini? Yuk, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-dropbox/">Mengenal Apa itu Dropbox</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Apabila kamu sedang mencari layanan tempat penyimpanan <em>cloud </em>yang dapat digunakan secara gratis dan mudah, maka Dropbox adalah salah satu solusinya. Layanan ini memungkinkanmu untuk menyimpan dan melakukan <em>backup file</em> secara <em>online </em>menggunakan <em>cloud</em>. Sehingga, kamu dapat mengakses file dengan sangat mudah, dimana pun dan kapan pun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penasaran dengan <em>cloud storage</em> yang satu ini? Yuk, mari kita cari tahu mengenai apa itu Dropbox beserta fungsinya. Selain akan menjelaskan mengenai pengertian serta fungsi Dropbox, artikel kali ini juga akan mengulas mengenai beberapa fitur unggulan yang dimilikinya. Simak terus sampai akhir ya, <em>happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu Dropbox?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip langsung dari <a href="https://help.dropbox.com/guide/individual/how-to-use-dropbox#welcome-to-dropbox" target="_blank" rel="noreferrer noopener">situs</a> resminya, <strong>Dropbox </strong>merupakan sebuah tempat penyimpanan berbasis <em>cloud</em> yang memungkinkanmu untuk menyimpan <em>file </em>atau melakukan <em>backup file</em> secara<em> online</em>. <em>&nbsp;File-file</em> tersebut disimpan pada server Dropbox, dan nantinya dapat diakses secara mudah dengan melakukan sinkronisasi ke berbagai perangkat yang dimiliki. Bahkan, tidak hanya mengakses file, kamu juga dapat menyimpan dan membagikan berbagai file penting lainnya, dimana pun dan kapan pun melalui perangkat yang sudah tersinkronisasi.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/dropbox-logo_2x-removebg-preview.png" alt="Dropbox logo" class="wp-image-7653" width="435" height="245" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/dropbox-logo_2x-removebg-preview.png 666w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/dropbox-logo_2x-removebg-preview-300x169.png 300w" sizes="(max-width: 435px) 100vw, 435px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat beberapa pilihan paket layanan yang ditawarkan oleh Dropbox untuk penggunanya, mulai dari yang gratis hingga berbayar. Untuk layanan gratis, kamu bisa menggunakan Dropbox Basic yang menawarkan <em>cloud storage</em> sebesar 2 GB. Tidak perlu khawatir, apabila dengan menggunakan paket Dropbox Basic masih dirasa kurang, maka kamu bisa melakukan <em>upgrade</em> ke paket layanan Dropbox berbayar. Untuk paket ini, penyimpanan yang ditawarkannya cukuplah besar, yaitu mulai dari 2 TB hingga lebih.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan, dengan menggunakan Dropbox maka kamu dapat menggunggah <em>file</em> dan memungkinkan orang lain untuk mengaksesnya. Sederhananya, hal ini sama saja seperti melakukan <em>transfer file</em> tetapi melalui sebuah akun. &nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, walaupun kamu tidak memiliki kebutuhan untuk melakukan <em>transfer file</em>, kamu dapat menggunakan Dropbox sebagai tempat penyimpanan data yang terpisah dari <em>hard-drive</em>. Dengan begitu, kamu dapat menyimpan dan mengakses data-data tersebut pada <em>cloud </em>secara <em>online</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cara penggunaannya pun sangatlah mudah, kamu hanya perlu membuat akun agar bisa mendapatkan berbagai fitur yang disediakan oleh Dropbox. Nantinya, kamu dapat mengakses akun tersebut menggunakan <em>username </em>dan <em>password</em> yang sudah dibuat. Untuk menjamin keamanan datamu, selain menggunakan <em>username</em> dan <em>password</em>, Dropbox juga menggunakan metode enkripsi untuk mencegah terjadinya pencurian data atau informasi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi Dropbox</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dropbox ini memiliki beragam fungsi yang sangat bermanfaat, terutama bagi keperluan bisnis. Selain beberapa fungsi yang sudah disebutkan di atas, ternyata masih terdapat beberapa fungsi lain yang dimilikinya. Nah, berikut penjelasannya.</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Berbagi file</strong>, kamu dapat berbagi jenis <em>file</em> apapun di Dropbox dengan mudah agar dapat diakses oleh anggota tim lainnya. Bahkan, kamu juga dapat membagikan <em>link email</em> berisikan <em>file</em> untuk diunduh oleh siapapun yang memiliki akses.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong><em>Backup </em>berbagai <em>file</em> penting, </strong>untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan, kamu dapat melakukan<em> backup</em> untuk berbagai dokumen penting yang dimiliki pada <em>hard drive</em>-mu ke akun Dropbox.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong>Edit dokumen</strong>, para pengguna Dropbox dapat melakukan <em>editing</em> dokumen dimana pun dan kapan pun. Bahkan, para pengguna aplikasi <em>mobile</em> Dropbox dapat melakukan <em>editing</em> dokumen melalui berbagai perangkat seluler yang dimilikinya. Setiap perubahan yang dilakukan pada dokumen akan tersimpan dan tersinkronisasi secara otomatis ke seluruh perangkat yang terhubung ke akun Dropbox mu.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li><strong>Berkolaborasi dengan anggota lain</strong>, Dropbox dapat digunakan oleh sebuah tim sebagai satu <em>platform</em> yang dipusatkan untuk mengumpulkan berbagai dokumen. Lalu, kamu dapat mengatur folder Dropbox dimana mereka dapat menggunggah <em>file </em>nya masing-masing. Siapapun yang menggunakan folder tersebut, akan mendapatkan akses ke berbagai dokumen lain yang terdapat di dalamnya.&nbsp; Dengan begitu, kamu dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk berkolaborasi dibandingkan untuk pengelolaan konten.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fitur-Fitur Dropbox</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu kamu ketahui, terdapat beberapa fitur unggulan yang dimiliki oleh Dropbox dan dapat kamu gunakan. Apa sajakah fitur-fitur tersebut, berikut penjelasannya.</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong><em>Cloud Storage</em></strong>, dengan menggunakan tempat penyimpanan berbasis <em>cloud</em> maka kamu tidak memerlukan <em>hard drive</em> untuk menyimpan data-datamu. Bahkan, <em>cloud storage </em>jugamemberikan kemudahan dalam membagikan berbagai konten yang dimiliki. Selain itu, <em>cloud storage</em> ini sangat bermanfaat karena dapat melindungi datamu, dan dapat digunakan sebagai <em>disaster recovery</em> ketika <em>hard drive </em>mengalami kendala. Kemudian, karena dapat diakses secara <em>online </em>maka kamu dapat mengakses data tersebut dari beberapa perangkat sekaligus, asalkan terhubung ke internet.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong><em>File Sharing</em></strong>, memungkinkanmu untuk berbagi informasi digital atau sumber lainnya baik secara publik ataupun private. Dengan fitur ini, kamu bisa mendapatkan akses ke berbagai file dan konten dari satu pengguna ke pengguna lainnya melalui internet. Cara membagikannya pun cukup mudah, hanya dengan membuat sebuah <em>shared link</em> pada folder yang akan dibagikan. Lalu, siapapun yang memiliki<em> link</em> tersebut dapat melihat dan mengunduh apapun isi dari folder yang telah dibagikan.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong><em>Sync</em></strong>, atau <em>synchronize </em>(sinkronisasi) merupakan segala aktivitas yang terjadi secara bersamaan di lebih dari satu tempat. Nah, ketika kamu mensinkronisasikan satu perangkat dengan perangkat lainnya, misal tablet dengan komputer. Maka seluruh data yang terdapat pada komputer akan tersinkronisasi dengan tablet. Sehingga, sekarang data dapat diakses melalui dua perangkat sekaligus, yaitu komputer dan tablet. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir lagi akan terjadinya kehilangan data karena data sudah tersimpan di lebih dari satu tempat.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li><strong><em>Collaboration</em></strong>, fitur ini memungkinkanmu untuk menggabungkan berbagai <em>file</em>, <em>tool</em>, serta anggota tim mu menjadi satu, sehingga semua dapat bekerjasama secara jauh lebih efektif dan efisien.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="5"><li><strong><em>Productivity</em></strong>, fitur ini terdiri dari berbagai aplikasi, <em>tools</em>, dan integrasi produktivitas lainnya yang memungkinkan pengguna untuk membuat konten secara lebih mudah, seperti presentasi, <em>spreadsheet</em>, dan dokumen.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat Dropbox</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, manfaat apa sajakah yang bisa didapatkan dengan menggunakan Dropbox? Yuk, mari kita cari tahu jawabannya pada pembahasan berikut ini!</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Kemudahan Akses</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan beberapa kali di atas, kamu dapat mengakses file yang tersimpan pada <em>cloud </em>secara mudah dimana pun dan kapan pun. Terlebih, terdapat aplikasi <em>mobile</em> yang dapat diunduh pada berbagai perangkat yang kamu miliki, yang membuatnya semakin mudah untuk diakses. Selain melalui aplikasi, kamu juga dapat mengakses langsung ke <em>website</em> nya yaitu dropbox.com.</p>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong><em>File Recovery</em></strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Kamu tidak perlu khawatir apabila secara tidak sengaja menghapus file penting yang diperlukan. Dropbox menyimpan <em>copy</em> dari seluruh <em>file</em> dan folder yang sudah dihapus selama 30 hingga paling lama 180 hari (untuk pengguna Bisnis). Sehingga, memungkinkan penggunanya untuk mengembalikan data yang sudah terhapus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">3. <strong>Tingkat Keamanan Tinggi</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menggunakan sistem enkripsi untuk mencegah terjadinya pencurian informasi, kamu dapat menggunakan <em>two-factor authentication</em> untuk meningkatkan keamanan. Sehingga, dapat dipastikan tingkat keamanan yang dimiliki oleh Dropbox cukuplah tinggi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Dropbox merupakan sebuah tempat penyimpanan berbasis <em>cloud</em> yang sangat bermanfaat dan memberikan banyak kemudahan bagi penggunanya. Selain itu, juga disediakan berbagai fitur unggulan yang dapat mendukung kebutuhan penggunanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, untuk mendapatkan berbagai penawaran menarik terkait layanan <strong><em>hosting, server</em></strong>, dan <strong><em>domain</em></strong>. Apabila kamu masih bingung dalam menentukan pilihan layanan yang sesuai, silakan hubungi <em>customer service</em> kami melalui <em>live chat, email</em>, atau <em>call center</em> yang akan selalu siap membantumu 24/7.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikelini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-dropbox/">Mengenal Apa itu Dropbox</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MySQL: Penjelasan, Fungsi dan Kelebihan</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mysql-penjelasan-fungsi-dan-kelebihan/</link>
					<comments>https://widehostmedia.com/mysql-penjelasan-fungsi-dan-kelebihan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2022 03:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[DBMS]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu aplikasi Database Management System (DBMS) yang cukup populer ini, yaitu MySQL. Nah, sebelum kita masuk ke pembahasan yang lebih jauh lagi, kamu dapat mengulas terlebih dahulu penjelasan mengenai DBMS pada artikel, Mengenal Database Management System (DBMS). Lalu, apakah yang kamu ketahui tentang MySQL? Pernahkah kamu menggunakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mysql-penjelasan-fungsi-dan-kelebihan/">MySQL: Penjelasan, Fungsi dan Kelebihan</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu aplikasi <em>Database Management System </em>(DBMS) yang cukup populer ini, yaitu MySQL. Nah, sebelum kita masuk ke pembahasan yang lebih jauh lagi, kamu dapat mengulas terlebih dahulu penjelasan mengenai DBMS pada artikel, <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-database-management-system-dbms/." target="_blank" rel="noreferrer noopener">Mengenal <em>Database Management System</em> (DBMS)</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu, apakah yang kamu ketahui tentang MySQL? Pernahkah kamu menggunakan aplikasi DBMS yang satu ini? Kelebihan apa sajakah yang dimilikinya? <em>Well</em>, untuk menjawab semua rasa ingin tahumu, mari kita simak pembahasan artikel kali ini mengenai MySQL. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu MySQL?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum membahas mengenai apa itu MySQL, mari kita ketahui terlebih dahulu mengenai apa itu <em>database</em> dan SQL. Mengutip dari artikel, <strong><a href="https://widehostmedia.com/penjelasan-database-beserta-fungsi-yang-dimilikinya/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Penjelasan Database beserta Fungsi yang Dimilikinya</a></strong>, <em>database</em> merupakan sekumpulan data digital yang disimpan secara terstruktur agar mudah untuk diakses, dikelola, dan dimodifikasi. Terdapat berbagai jenis <em>database</em>, salah satunya yaitu <strong><em>relational database</em></strong>, dimana data digital tersebut disimpan dalam sebuah tabel yang terdiri dari baris dan kolom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, apa yang dimaksud dengan SQL? Jadi<em>,</em> SQL merupakan singkatakan dari <em>structured query language </em>dimana SQL ini merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengakses <em>database</em>. Nah, SQL ini memungkinkanmu untuk mendefinisikan<em> database</em> beserta objeknya, melakukan <em>update </em>dan <em>query</em> data, serta memberikan akses untuk data spesifik yang terdapat di<em> database</em> kepada pengguna.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/logo-mysql-26300.png" alt="MySQL logo" class="wp-image-7435" width="312" height="208" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/logo-mysql-26300.png 600w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/logo-mysql-26300-300x200.png 300w" sizes="(max-width: 312px) 100vw, 312px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah yang dimaksud dengan MySQL? <em>Well</em>, nama MySQL ini merupakan gabungan dari “<em>My</em>” yang merupakan nama anak perempuan dari <em>co-founder</em> MySQL yaitu Monty Widenius, dan “SQL” yang merupakan singkatan dari <em>structured query language</em>. MySQL ini merupakan sebuah system yang digunakan untuk mengelola <em>relational database</em>, sehingga dikenal sebagai <em>relational database management</em> <em>system </em>(RDBMS). Kemudian, RDBMS ini menggunakan bahasa pemograman SQL untuk mengakses dan mengelola <em>database</em>-nya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertama kali dikembangkan oleh perusahaan asal Swedia, yaitu MySQL AB di tahun 1994-1995. Kemudian, pada tahun 2008 hak kepemilikannya dibeli oleh Sun Microsystem. Lalu, Oracle membeli perusahaan Sun Microsystem, sehingga kini MySQL berada dibawah kepemilikan Oracle. Selanjutnya, perlu diketahui juga bahwa MySQL ini merupakan salah satu RDBMS yang bersifat <em>open source</em>, sehingga siapapun bisa mendapatkannya secara mudah dan gratis.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi</strong> yang Dimiliki</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, fungsi utama dari MySQL ini adalah untuk melakukan pengelolaan <em>relational database</em> dengan menggunakan SQL sebagai bahasa standar untuk mengakses <em>database</em>-nya. Selain itu, juga berfungsi untuk memudahkan penggunanya dalam mengakses berbagai data dan informasi yang diperlukan, baik untuk diakses secara personal maupun publik.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kelebihan dari MySQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">DBMS satu ini banyak digunakan oleh para <em>provider hosting</em> sebagai system untuk pengelolaan <em>database</em>-nya. Lantas, apakah yang membuat MySQL menjadi salah satu DBMS yang cukup populer dan banyak digunakan? Yuk, mari kita simak pembahasannya!</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong><em>Platform-friendly</em></strong>, untuk RDBMS satu ini dapat berjalan tidak hanya pada satu <em>platform</em> saja melainkan pada berbagai macam <em>platform</em> lainnya juga, seperti Linux, Unix, Windows, Mac OS dan lain sebagainya.</li><li><strong><em>Open source</em></strong>, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa DBMS ini bersifat <em>open source</em> yang berarti siapapun bisa mendapatkannya dengan mudah dan gratis. Selain itu, pengguna juga dapat menyesuaikan MySQL berdasarkan kebutuhannya karena pada DBMS ini dapat dilakukan pengubahan <em>source code</em>.</li><li><strong><em>Multiple user access</em></strong>, dapat diakses secara bersamaan oleh beberapa pengguna sekaligus. Sehingga, dapat sangat bermanfaat ketika harus melakukan pengerjaan <em>database </em>oleh sebuah team.</li><li><strong><em>Security</em></strong>, tingkat keamanan yang ditawarkan oleh MySQL ini cukup tinggi. Bahkan, berbagai fitur keamanan telah disediakan, seperti enkripsi, <em>firewall</em>, serta <em>user authentication. </em>Oleh karena itu, RDBMS ini telah dipercaya oleh beberapa <em>website </em>populer seperti Twitter, Youtube, dan Facebook.</li><li><strong><em>Better performance</em></strong>, memiliki performa yang lebih baik karena mendukung fitur penyimpanan <em>multi-engine</em> yang dapat mengkonfigurasi <em>database</em>. Tujuannya agar <em>database</em> dapat menyeimbangkan beban kerjanya.</li><li><strong><em>User-friendly</em></strong>, tidak perlu khawatir karena DBMS ini cukup mudah untuk digunakan. Terutama bagi yang telah memiliki pengetahuan dasar mengenai MySQL atau yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman di dunia <em>database</em>.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kekurangan dari MySQL</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Tentunya, selain kelebihan juga terdapat beberapa kekurangan yang dimiliki oleh MySQL. Hal ini bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan ketika akan memilih aplikasi DBMS yang akan digunakan. Berikut penjelasannya.</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li>Tidak mendukung ukuran database yang besar secara efisien.</li><li>Tidak mendukung ROLE, COMMIT, dan prosedur tersimpan bagi versi 5.0 ke bawah.</li><li>Terdapat beberapa limitasi yang dapat menyulitkan <em>developer</em>.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa MySQL merupakan salah satu aplikasi pengelola <em>database</em> atau DBMS yang cukup populer. DBMS ini digunakan untuk mengelola model <em>relational database</em> yang terdiri dari baris dan kolom. Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh DBMS ini, tetapi hal tersebut dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih aplikasi DBMS yang akan digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi website <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan layanan terkait hosting, server, dan data center yang menggunakan MySQL sebagai database server-nya. Selain itu, kami juga menggunakan teknologi dan insfrastruktur terbaik untuk menjaga kualitas produk dari Wide Host Media.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mysql-penjelasan-fungsi-dan-kelebihan/">MySQL: Penjelasan, Fungsi dan Kelebihan</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://widehostmedia.com/mysql-penjelasan-fungsi-dan-kelebihan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Database Management System (DBMS)</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-database-management-system-dbms/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2021 06:48:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Server]]></category>
		<category><![CDATA[DBMS]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft SQL Server]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Oracle]]></category>
		<category><![CDATA[PostgreSQL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=4581</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelumnya kita sudah pernah menyinggung sedikit mengenai Database Management System (DBMS) pada artikel Penjelasan Database Beserta Fungsi yang Dimilikinya. Mengutip dari artikel tersebut, DBMS merupakan sebuah software yang digunakan untuk mengelola database. Lantas, kali ini akan dibahas secara lebih detil mengenai apa itu Database Management System (DBMS).   Apabila kamu penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-database-management-system-dbms/">Mengenal Database Management System (DBMS)</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya kita sudah pernah menyinggung sedikit mengenai <em>Database Management System</em> (DBMS) pada artikel <strong><a href="https://widehostmedia.com/penjelasan-database-beserta-fungsi-yang-dimilikinya" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Penjelasan Database Beserta Fungsi yang Dimilikinya</a></strong>. Mengutip dari artikel tersebut, DBMS merupakan sebuah <em>software </em>yang digunakan untuk mengelola database. Lantas, kali ini akan dibahas secara lebih detil mengenai apa itu <em>Database Management System </em>(DBMS).  </p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila kamu penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai DBMS, simak artikel kali ini yang akan membahas mengenai <em>Database Management System</em> (DBMS) mulai dari pengertian, fungsi dan jenisnya. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Database Management System</em> (DBMS)?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum membahas lebih jauh mengenai apa itu <em>Database Management System</em> (DBMS), kamu harus memahami apa itu<em> database</em> terlebih dahulu. Mengutip dari artikel yang sudah dibahas sebelumnya, <em>database</em> (basis data) merupakan sekumpulan data dan informasi terstruktur yang disimpan pada sebuah sistem komputer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah hubungan antara <em>database</em> dengan DBMS? Nah, DBMS merupakan sebuah <em>software </em>yang digunakan untuk melakukan berbagai pengelolaan pada <em>database</em>. Atau lebih lengkapnya, DBMS merupakan singkatan dari <em>Database Management System</em> yang digunakan mengelola <em>database</em> yang dimiliki oleh pengguna. Sehingga, mereka dapat melakukan berbagai pengelolaan mulai dari membuat, membaca, melakukan <em>edit</em>, hingga menghapus data yang terdapat di <em>database</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dapat dikatakan DBMS ini berperan sebagai<em> interface</em> untuk pengguna, agar lebih mudah dalam melakukan pengelolaan <em>database</em>. Selanjutnya, perlu kamu ketahui bahwa DBMS memiliki beberapa komponen penting di dalamnya, apa sajakah itu? Mari kita simak pembahasan berikutnya mengenai komponen dari<em> Database Management System </em>(DBMS).</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Komponen <em>Database Management System</em> (DBMS)</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat beberapa komponen penting yang dimiliki oleh DBMS, berikut penjelasannya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Storage Engine</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan komponen <em>software </em>utama yang digunakan DBMS untuk membuat, membaca, memperbarui, dan menghapus data yang terdapat pada sebuah <em>database</em>.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Metadata Catalog</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Juga dikenal sebagai <em>system catalog</em>, berfungsi sebagai tempat penyimpanan untuk semua objek <em>database</em> yang telah dibuat. DBMS secara otomatis mendaftarkan informasi mengenai objek <em>database </em>tersebut ke dalam <em>metadata catalog</em>. <em>Metadata catalog</em> dapat mencakup berbagai informasi mengenai objek <em>database</em>, seperti skema, program, keamanan, performa, komunikasi dan mengenai detail lainnya yang dikelola oleh <em>database</em>.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Database Access Language</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan sebuah bahasa pemograman sederhana yang digunakan oleh pengguna untuk menulis perintah (<em>command</em>) agar dapat mengakses, membuat, meperbarui, dan menghapus data yang tersimpan di <em>database</em>. Nantinya, perintah tersebut akan dikirimkan ke DBMS untuk diterjemahkan dan dieksekusi.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Optimization Engine</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan optimasi mesin yang disediakan oleh DBMS, untuk menguraikan permintaan <em>Database Access Language</em> dan mengubahnya ke dalam sebuah perintah (<em>command</em>) untuk melakukan akses dan modifikasi data.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Lock Manager</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu komponen penting dari DBMS, digunakan untuk memastikan beberapa pengguna tidak melakukan pengubahan data yang sama secara bersamaan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Log Manager</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Digunakan untuk memastikan catatan log yang dikelola oleh DBMS dibuat dengan efisien dan akurat. Pengunaannya terjadi saat dilakukan <em>shutdown</em> dan <em>startup</em>, untuk memastikan integritas data, kemudian berinteraksi dengan <em>database utilities</em> untuk melakukan <em>backup </em>dan <em>recovery</em> data.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Data Utilities</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Seperangkat utilitas yang digunakan untuk mengelola dan mengontrol aktivitas dari <em>database</em>. Contoh dari utilitas data yaitu <em>reorganization</em>, <em>runstats</em>, <em>backup</em>, <em>copy</em>, dan lain sebagainya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi dari <em>Database Management System</em> (DBMS)</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut merupakan beberapa fungsi yang dimiliki oleh <em>Database Management System</em> (DBMS), yaitu:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li>melakukan manipulasi data;</li><li>melakukan <em>backup</em> dan <em>recovery </em>data;</li><li>memantau proses transaksi;</li><li>melakukan analisa statistik;</li><li>melakukan <em>monitoring</em> data;</li><li>menjaga konsistensi data.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Database Management System</em> (DBMS)</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">DBMS terbagi menjadi empat jenis utama yaitu <em>hierarchical database</em>, <em>network database</em>, <em>relational database</em>, dan <em>object-oriented database</em>. Berikut penjelasan mengenai setiap jenisnya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Hierarchical database</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis <em>database </em>yang memiliki model data terstruktur layaknya sebuah pohon. Data disimpan secara hierarki, dengan format atas bawah atau bawah atas. Untuk lebih mudahnya, kamu dapat menganalogikan <em>hierarchical database</em> sebagai hubungan orang tua dengan anaknya (<em>parent-child relationship</em>)<em>.</em> Dimana orang tua dapat memiliki lebih dari satu anak, sedangkan seorang anak hanya dapat memiliki satu orang tua.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/hierarchical-model-1024x585.png" alt="Jenis Hierarchical Database Management System (DBMS)" class="wp-image-4583" width="427" height="243" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/hierarchical-model-1024x585.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/hierarchical-model-300x171.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/hierarchical-model-768x438.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/hierarchical-model.png 1200w" sizes="(max-width: 427px) 100vw, 427px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Network database</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan <em>hierarchical database</em>, dengan menggunakan analogi yang sama, jenis <em>database</em> ini memungkinkan seorang anak memiliki lebih dari satu orang tua. Sehingga, memungkinkan tiap entitas yang terdapat di dalamnya untuk diakses melalui beberapa jalur.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/network-model-1024x811.png" alt="Jenis Network Database Management System (DBMS)" class="wp-image-4584" width="393" height="311" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/network-model-1024x811.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/network-model-300x238.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/network-model-768x608.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/network-model.png 1200w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Relational database</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan salah satu jenis <em>database</em> yang mudah dan paling sering digunakan. Jenis ini menyimpan datanya secara terstruktur menggunakan model baris dan kolom pada sebuah tabel. Untuk menggunakan model ini perlu digunakan <em>Structured Query Language </em>(SQL).</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/relational-model-1024x1018.png" alt="Jenis Relational Database Management System (DBMS)" class="wp-image-4585" width="342" height="340" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/relational-model-1024x1018.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/relational-model-300x298.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/relational-model-150x150.png 150w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/relational-model-768x764.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/relational-model.png 1200w" sizes="(max-width: 342px) 100vw, 342px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Object-oriented database</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam jenis ini, data disimpan dalam bentuk objek. Struktur tersebut dikenal sebagai “<em>classes</em>” yang menampilkan berbagai macam data di dalamnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/object-oriented-database-1024x757.png" alt="Jenis Object-Oriented Database Management System (DBMS)" class="wp-image-4586" width="354" height="261" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/object-oriented-database-1024x757.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/object-oriented-database-300x222.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/object-oriented-database-768x568.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/object-oriented-database.png 1200w" sizes="(max-width: 354px) 100vw, 354px" /></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Aplikasi </strong>DBMS<strong> Populer</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, setelah memahami apa itu <em>Database Management System</em> (DBMS), berikut contoh beberapa aplikasi DBMS yang cukup populer dan sering digunakan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>MySQL</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">MySQL merupakan salah satu DBMS dengan model <em>relational database</em>, atau disebut sebagai <em>Relational Database Management System</em> (RDBMS). RDBMS yang satu ini memiliki sifat <em>open source</em>, sehingga bisa didapatkan secara gratis. MySQL dimiliki dan disponsori oleh perusahaan asal Swedia yaitu MySQL AB, yang kemudian dibeli oleh Sun Microsystems (sekarang dikenal dengan Oracle Corporation). MySQL telah digunakan oleh banyak <em>website </em>populer, seperti YouTube, Twitter, Facebook, dan lain sebagainya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/MySQL-3.png" alt="" class="wp-image-4589" width="278" height="144" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/MySQL-3.png 391w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/MySQL-3-300x155.png 300w" sizes="(max-width: 278px) 100vw, 278px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list"><li><strong>Oracle</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal juga sebagai Oracle DBMS atau singkatnya Oracle, merupakan sebuah RDBMS yang diproduksi oleh Oracle Corporation. Oracle ini merupakan <em>software </em>pertama yang melibatkan SQL (<em>Structure Query Language</em>) dalam melakukan pengelolaan <em>database</em>-nya. Sehingga memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi menggunakan sistem RDBMS dengan mudah dan cepat.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/pngegg-2.png" alt="" class="wp-image-4590" width="296" height="197" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/pngegg-2.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/pngegg-2-300x200.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/pngegg-2-768x512.png 768w" sizes="(max-width: 296px) 100vw, 296px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list"><li><strong>PostgreSQL</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">PostgreSQL merupakan sebuah <em>object-relational database management system</em> bersifat <em>open source</em>. Dengan sifatnya yang <em>open source</em>, menjadikan PostgreSQL sebagai aplikasi <em>database </em>yang <em>highly-extensible </em>(dapat dikembangkan). Kamu dapat menentukan tipe datamu sendiri, melakukan kustomisasi untuk fungsinya, bahkan kamu dapat menulis kode dengan bahasa pemograman berbeda tanpa harus mengkompilasi ulang <em>database</em> yang dimiliki.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/postgresql.png" alt="" class="wp-image-4591" width="270" height="285" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/postgresql.png 518w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/postgresql-284x300.png 284w" sizes="(max-width: 270px) 100vw, 270px" /></figure>
</div>


<ul class="wp-block-list"><li><strong>Microsoft SQL Server</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan sebuah <em>Relational Database Management System</em> (RDBMS) yang dikembangkan oleh Microsoft. <em>Software</em> ini memiliki kemudahan dalam hal instalasi dan penggunaannya. Selain itu, penggunaan Microsoft SQL server dapat membantu dalam meningkatkan performa karena memiliki fitur enkripsi yang dapat melindungi dan melakukan enkripsi data tanpa harus memodifikasi program.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/microsoft-sql-server.png" alt="" class="wp-image-4592" width="245" height="201" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/microsoft-sql-server.png 466w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/microsoft-sql-server-300x247.png 300w" sizes="(max-width: 245px) 100vw, 245px" /></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sekian penjelasan mengenai <em>Database Management System </em>(DBMS), sehingga dapat disimpulkan bahwa DBMS merupakan sebuah <em>software</em> yang digunakan untuk melakukan berbagai pengelolaan database. Kamu dapat menggunakan <em>software </em>DBMS yang sudah cukup populer untuk digunakan, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, dan lain sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi <em>website </em><a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a> untuk mendapatkan layanan terkait <em>hosting</em>, <em>server</em>, dan <em>data center</em> yang menggunakan MySQL sebagai <em>database server</em>-nya. Selain itu, kami juga menggunakan teknologi dan insfrastruktur terbaik untuk menjaga kualitas produk dari Wide Host Media.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-database-management-system-dbms/">Mengenal Database Management System (DBMS)</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjelasan Database Beserta Fungsi yang Dimilikinya</title>
		<link>https://widehostmedia.com/penjelasan-database-beserta-fungsi-yang-dimilikinya/</link>
					<comments>https://widehostmedia.com/penjelasan-database-beserta-fungsi-yang-dimilikinya/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2021 07:11:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Oracle]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=4573</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak hanya untuk web developer, istilah database saat ini rasanya sudah terdengar saat umum. Bahkan sudah sangat cukup populer dan banyak yang menggunakannya untuk menyimpan berbagai macam data pada sebuah system. MySQL merupakan salah satu management system yang cukup populer dan tentunya dapat digunakan untuk mengelola database yang kamu miliki. Nah, pada artikel kali ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/penjelasan-database-beserta-fungsi-yang-dimilikinya/">Penjelasan Database Beserta Fungsi yang Dimilikinya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya untuk<em> web developer</em>,<em> </em>istilah <em>database </em>saat ini rasanya sudah terdengar saat umum. Bahkan sudah sangat cukup populer dan banyak yang menggunakannya untuk menyimpan berbagai macam data pada sebuah <em>system</em>. MySQL merupakan salah satu <em>management system</em> yang cukup populer dan tentunya dapat digunakan untuk mengelola <em>database </em>yang kamu miliki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, pada artikel kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai <em>database</em> secara lengkap. Mulai dari jenis-jenis hingga fungsi yang dimilikinya. Apabila kamu ingin mengetahuinya lebih lanjut, simak terus pembahasan artikel ini hingga akhir. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Database</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em><strong>Database </strong></em>(basis data) merupakan sekumpulan data dan informasi digital terstruktur, yang tersimpan dalam sebuah sistem komputer. Data digital tersebut disimpan secara terstruktur agar mudah untuk diakses, dikelola, dilakukan modifikasi dan juga <em>update</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk lebih sederhananya, kamu dapat menganalogikan <em>database </em>layaknya sebuah perpustakaan. <em>Database </em>itu sendiri merupakan perpustakaannya, dan data yang ada di dalamnya<em> </em>merupakan buku-buku yang terdapat di perpustakaan. Buku-buku tersebut disimpan secara rapi dan juga terstruktur agar mudah menemukan buku yang diinginkan. Nah, itulah mengapa penyimpanan pada basis data dibuat secara terstruktur, bahkan dalam sebuah bentuk format tabel agar mudah menemukan data dan informasi yang sedang dicari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data-data tersebut lantas dikelola oleh sebuah <em>management system</em> atau sering disebut dengan <em>Database Management System</em> (DBMS). DBMS merupakan sebuah <em>software</em> yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data yang terdapat di basis data. Contoh dari DBMS, yaitu MySQL, Microsoft Access, Oracle Database, dan lain sebagainya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/MySQL-2.png" alt="Database Management System Software" class="wp-image-4577" width="292" height="151" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/MySQL-2.png 391w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/MySQL-2-300x155.png 300w" sizes="(max-width: 292px) 100vw, 292px" /></figure></div>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/pngegg-1.png" alt="Database Management System Software" class="wp-image-4578" width="311" height="207" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/pngegg-1.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/pngegg-1-300x200.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/pngegg-1-768x512.png 768w" sizes="(max-width: 311px) 100vw, 311px" /></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Terdiri dari Berbagai Komponen</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu kamu ketahui, basis data terdiri dari beberapa komponen, mulai dari <em>hardware</em>, <em>software</em>, dan lain sebagainya. Berikut penjelasan dari komponen yang dimilikinya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Hardware</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan perangkat elektronik fisik, seperti <em>storage device</em>, I/O <em>devices</em> dan lain sebagainya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Software</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Seperangkat program yang digunakan untuk mengontrol dan mengelola keseluruhan basis data, seperti <em>Operating System</em>, <em>network software</em>, dan <em>application program</em>.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Data</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan kumpulan dari berbagai informasi yang dapat berupa teks, angka, media dan lain sebagainya. Data tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bentuk tertentu agar dapat diproses secara lebih efisien.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Procedure</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Berisikan serangkain peraturan dan instruksi untuk <em>use</em>r, mengenai cara penggunaan basis data agar dapat menjalankan DBMS.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Database Access Language</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Bahasa atau perintah yang digunakan untuk memproses dan menghasilkan data, agar dapat menampilkan hasil yang dipahami oleh <em>user</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis<em> Database</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip dari <em>website</em> <a href="https://www.oracle.com/database/what-is-database/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Oracle</a>, terdapat beberapa jenis database yang cukup populer. Berikut pembahasannya secara singkat.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Relational Databases</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Menyediakan cara yang paling efisien dan flexible untuk mengakses informasi terstruktur secara mudah. Jenis ini menyimpan dan mengorganisir titik data yang berkaitan satu sama lain.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Object-Oriented Databases</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Menampilkan informasi dalam betuk objek, seperti yang terdapat pada <em>object-oriented programming</em>.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Distributed Databases</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Mendistribusikan tempat penyimpanan datanya pada banyak tempat, dengan lokasi berbeda dan tersebar pada jaringan yang berbeda pula.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>NoSQL Databases</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal juga sebagai <em>nonrelational database</em>, merupakan salah satu jenis yang bertolak belakang dengan <em>relational database</em>. Jenis ini mengizinkan penyimpanan data yang tidak terstruktur dan semi struktur.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Open Source Databases</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan salah satu jenis basis data dengan <em>source code </em>yang <em>open source</em>, seperti SQL dan NoSQL.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Cloud Databases</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan sekumpulan data terstruktur ataupun tidak terstruktur, yang berada pada <em>platform cloud computing</em> (<em>private</em>, <em>public</em>, <em>hybrid</em>). Terdapat dua jenis <em>cloud database</em>, yaitu tradisional dan <em>Database as a Service</em> (DBaaS).</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Document/JSON Database</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dibuat untuk menyimpan, mengelola dan mengambil informasi yang berorientasi dokumen. Jenis ini tidak melakukan penyimpanan data dalam format baris dan kolom, melainkan dalam format JSON.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain jenis-jenis yang sudah disebutkan di atas, masih terdapat banyak jenis<em> database </em>yang bisa kamu temukan. Selanjutnya, akan dibahas mengenai fungsi yang dimilikinya. Penasaran? Yuk, mari kita simak!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi dari <em>Database</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami berbagai hal ,mulai dari pengertian hingga jenis-jenisnya, sekarang kamu perlu mengetahui perihal fungsi yang dimilikinya. Apa sajakah itu? Berikut penjelasan mengenai fungsi yang dimilikinya.</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li>Menyimpan dan mengelompokkan data secara lebih terstruktur agar lebih mudah dalam memberikan data yang diminta oleh <em>user</em>.</li><li>Memudahkan akses dan pengelolaan data (edit, tambah dan hapus), bahkan dalam jumlah yang cukup besar sekalipun.</li><li>Mencegah terjadinya duplikasi dan inkonsistensi data.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan <em>Database</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, terdapat keunggulan dari <em>database</em> yang perlu kamu ketahui. Berikut beberapa keunggulan yang dimilikinya:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>mempercepat dan mempermudah dalam menemukan sebuah data dan informasi;</li><li>memiliki keamanan yang lebih terjamin;</li><li>dapat diakses oleh banyak orang pada saat yang bersamaan (<em>multiple access</em>);</li><li>dapat mengurangi kemungkinan terjadinya <em>error</em>;</li><li>mampu menyimpan lebih banyak data, sehingga dapat meminimalisir pengeluaran biaya.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari artikel di atas, dapat disimpulkan bahwa <em>database </em>merupakan sekumpulan data dan informasi digital yang disimpan secara terstrukur, untuk memudahkan <em>user</em> dalam menemukan data yang diinginkan. Kamu dapat mengelola data yang dimiliki mengunakan sebuah DBMS, seperti MySQL, Oracle, dan lain sebagainya. Sehingga keberadaannya dapat memudahkanmu dalam melakukan pengolahan data.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, untuk mendapatkan layanan <em>hosting</em>, <em>server</em>, <em>data center</em>, dan berbagai artikel menarik lainnya terkait dengan teknologi untuk kamu baca. Apabila kamu bingung menentukan layanan apa yang kamu butuhkan, silakan hubungi kami melalui email, tiket atau live chat agar dapat membantumu menentukan layanan yang sesuai. Tim kami akan selalu siap membantumu 24/7.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/penjelasan-database-beserta-fungsi-yang-dimilikinya/">Penjelasan Database Beserta Fungsi yang Dimilikinya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://widehostmedia.com/penjelasan-database-beserta-fungsi-yang-dimilikinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
