<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>smtp Archives - Wide Host Media</title>
	<atom:link href="https://widehostmedia.com/tag/smtp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://widehostmedia.com/tag/smtp/</link>
	<description>Cloud Solution</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Aug 2021 09:10:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2019/09/wide_host_media_icon_30b_icon.ico</url>
	<title>smtp Archives - Wide Host Media</title>
	<link>https://widehostmedia.com/tag/smtp/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mail Server: Penjelasan dan Cara Kerja</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mail-server-penjelasan-dan-cara-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2021 09:10:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Email]]></category>
		<category><![CDATA[Network]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[imap]]></category>
		<category><![CDATA[mail server]]></category>
		<category><![CDATA[POP3]]></category>
		<category><![CDATA[smtp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=2828</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kini bertukar surat bisa dilakukan secara mudah, kamu tidak perlu pergi ke kantor pos untuk mengirim surat. Hanya dengan menggunakan sebuah email, kamu bisa menerima dan mengirim surat elektronik kapan pun dalam waktu yang sangat cepat dengan bantuan sebuah layanan bernama mail server. Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya mengenai proses yang terjadi dalam pengiriman atau penerimaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mail-server-penjelasan-dan-cara-kerja/">Mail Server: Penjelasan dan Cara Kerja</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kini bertukar surat bisa dilakukan secara mudah, kamu tidak perlu pergi ke kantor pos untuk mengirim surat. Hanya dengan menggunakan sebuah <em>email</em>, kamu bisa menerima dan mengirim surat elektronik kapan pun dalam waktu yang sangat cepat dengan bantuan sebuah layanan bernama <em>mail server</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya mengenai proses yang terjadi dalam pengiriman atau penerimaan sebuah <em>email</em>? Siapa yang mengatur jalan prosesnya hingga <em>email </em>tersebut bisa diterima dalam waktu yang singkat oleh penerimanya? Nah, jika kamu penasaran mengenai proses surat-menyurat elektronik ini, maka kamu sedang berada di artikel yang tepat. Kali ini akan dibahas mengenai <em>mail server</em> secara lengkap mulai dari penjelasan hingga cara kerja. Jadi, yuk mari kita simak pembahasan artikel ini sampai selesai!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Mail Server</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Mail server </em>merupakan sebuah <em>server</em> yang berperan dalam proses surat-menyurat elektronik. <em>Server </em>ini memiliki peran yang hampir sama seperti kantor pos, yaitu menyimpan <em>email </em>yang masuk untuk kemudian didistribusikan ke penerimanya. Meskipun terlihat sangat mudah dan cepat, nyatanya proses yang dilakukan oleh <em>mail server</em> untuk melakukan pertukaran data tersebut cukuplah kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fungsi dari <em>mail server</em> itu sendiri adalah untuk menerima <em>email</em>, mengirim <em>email</em> dan juga mengatur pendistribusian <em>email </em>yang masuk dan juga keluar. Terdapat tiga protokol yang digunakan untuk membantu jalannya serangkaian proses surat-menyurat yang dilakukan oleh <em>mail server</em>. Ketiga protokol tersebut adalah SMTP (<em>Simple Mail Transfer Protocol),</em> IMAP (<em>Internet Message Access Protocol</em>) dan POP3 (<em>Post Office Protocol Version 3</em>).</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Protokol <em>Mail Server</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan di atas, <em>mail server</em> memiliki tiga protokol yaitu sebuah protokol <em>email </em>keluar SMTP (<em>Simple Mail Transfer Protocol</em>), dan dua protokol <em>email </em>masuk yaitu IMAP (<em>Internet Message Access Protocol</em>) dan POP3 (<em>Post Office Protocol Version 3</em>).</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. SMTP (<em>Simple Mail Transfer Protocol</em>)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">SMTP (<em>Simple Mail Transfer Protocol</em>) merupakan sebuah protokol standar untuk layanan <em>email </em>pada sebuah jaringan TCP/IP. Fungsi utama dari SMTP adalah untuk mengirim, menerima, dan menyampaikan <em>email </em>keluar antara pengirim dan penerima. Contohnya seperti ini, ketika kamu mengirimkan sebuah <em>email</em>, maka akan diteruskan melalui internet dari satu jaringan ke jaringan lainnya menggunakan SMTP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SMTP terdiri dari empat komponen yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>MUA (<em>Mail User Agent</em>)</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">MUA atau <em>Mail User Agent</em>, merupakan sebuah aplikasi yang sering kamu gunakan untuk mengirim dan menerima <em>email</em>. Contoh dari MUA yaitu, Outlook, Yahoo, Gmail dan lain sebagainya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>MSA (<em>Mail Submission Agent</em>)</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">MSA atau <em>Mail Submission Agent</em>,merupakan sebuah <em>software </em>yang berfungsi untuk menerima <em>email</em> dari MUA (<em>Mail User Agent</em>) dan kemudian mengirimkan <em>email </em>tersebut dengan bantuan dari MTA (<em>Mail Transfer Agent</em>).</p>



<ul class="wp-block-list"><li>MTA (<em>Mail Transfer Agent</em>)</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">MTA atau <em>Mail Transfer Agent</em>, merupakan sebuah <em>software</em> yang berfungsi untuk meneruskan <em>email </em>masuk dari <em>client </em>ke penerima seharusnya. Singkatnya, MTA berperan dalam meneruskan atau merutekan <em>email </em>dari satu perangkat ke perangkat lainnya (tujuan akhir). Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi utama dari MTA adalah untuk menerima <em>email</em> dan mengirimkan <em>email</em> tersebut ke tujuannya, dan juga memberikan respon otomatis ketika <em>email </em>tidak berhasil sampai ke tujuannya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>MDA (<em>Mail Delivery Agent</em>)</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">MDA atau <em>Mail Delivery Agent</em>, merupakan sebuah <em>software</em> yang berfungsi untuk menerima <em>email </em>dari MTA (<em>Mail Transfer Agent</em>) kemudian mengurutkan dan mengirim <em>email </em>tersebut ke <em>inbox</em> penerima.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. IMAP</strong> (<em>Internet Message Access Protocol</em>)</h3>



<p class="wp-block-paragraph">IMAP (<em>Internet Message Access Protocol</em>), merupakan sebuah protokol email masuk yang mengizikanmu untuk mengakses <em>email</em> kapan pun dan dimana pun. Pada IMAP, <em>email</em> tidak tersimpan di perangkat melainkan pada <em>server </em>sehingga kita bisa mengaksesnya dari beberapa perangkat sekaligus, seperti HP dan komputer. Bisa disimpulkan, ketika menggunakan IMAP maka berarti kamu membaca <em>email</em> langsung dari <em>server,</em> bukan mengunduhnya pada perangkat.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. POP3</strong> (<em>Post Office Protocol Version 3</em>)</h3>



<p class="wp-block-paragraph">POP3 (<em>Post Office Protocol Version 3</em>), juga merupakan sebuah protokol <em>email </em>masuk seperti IMAP. Namun terdapat perbedaan dari cara kerjanya. POP3 bekerja dengan cara menghubungi<em> server</em> terlebih dahulu untuk kemudian mengunduh semua <em>email </em>dari <em>server </em>ke perangkat. Kemudian data pada <em>server </em>akan secara otomatis terhapus karena sudah terunduh. Hal tersebut yang menyebabkan <em>email</em>-mu hanya dapat diakses pada satu perangkat saja. Berikut gambaran cara kerja POP3 dan IMAP.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="487" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/08/pop3-vs-imap.png" alt="Cara kerja POP3 dan IMAP" class="wp-image-2830" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/08/pop3-vs-imap.png 700w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/08/pop3-vs-imap-300x209.png 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja dari Mail Server</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui pengertian dan berbagai jenis protokol pada <em>mail server</em>, sekarang mari kita bahas mengenai cara kerja <em>mail server</em>. Berikut 6 tahapan dalam proses pengiriman <em>email</em>.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/08/Cara-kerja-mail-server-1024x576.png" alt="Cara kerja mail server" class="wp-image-2829" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/08/Cara-kerja-mail-server-1024x576.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/08/Cara-kerja-mail-server-300x169.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/08/Cara-kerja-mail-server-768x432.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/08/Cara-kerja-mail-server.png 1080w" sizes="(max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px" /></figure>



<ol class="wp-block-list"><li>Pengiriman <em>Email</em></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika kamu mengirimkan sebuah <em>email, </em>maka perangkatmu akan terkoneksi ke sebuah layanan <em>email </em>pada <em>mail server</em>. Layanan tersebut adalah <em>server </em>SMTP (<em>Simple Mail Transfer Protocol</em>) yang memiliki tugas utama untuk mengirimkan email.</p>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li>Terkoneksi dengan <em>Server </em>SMTP</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika <em>email </em>sudah terkirim, maka <em>email client</em> akan terkoneksi dengan <em>server </em>SMTP penerima. Kemudian <em>client </em>akan mengirimkan alamat email pengirim, alamat email penerima dan juga isi dari pesan/<em>email</em> tersebut.</p>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li>SMTP Memproses Alamat Penerima</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Server </em>SMTP kemudian akan memproses alamat <em>email </em>penerima, terutama pada domainnya. Apabila penerima memiliki domain yang sama dengan pengirim, maka <em>email </em>tersebut akan langsung dirutekan melalui <em>server </em>domain POP3 atau IMAP. Tetapi apabila domain yang dimiliki berbeda, maka SMTP harus berkomunikasi dengan <em>server </em>domain tersebut terlebih dahulu.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li>SMTP Berkomunikasi dengan DNS</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menemukan <em>server </em>penerima, maka SMTP harus berkomunikasi dengan DNS (<em>Domain Name Server</em>). Selanjutnya, DNS akan mengambil nama domain <em>email </em>penerima dan mengubahnya ke <em>IP address</em>. Hal tersebut dikarenakan <em>server</em> SMTP pengirim tidak akan bisa merutekan <em>email </em>hanya dengan menggunakan nama domain saja. Maka dengan mengetahui <em>IP address</em> penerima, <em>server </em>dapat bekerja secara lebih efisien.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5"><li>SMTP Mendapatkan <em>IP Address</em> Penerima</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika SMTP sudah mendapatkan <em>IP address</em> penerima, maka SMTP dapat terhubung dengan <em>server </em>SMTP penerima. Kemudian, <em>email </em>akan dirutekan melalui serangkaian proses pada <em>server </em>SMTP hingga akhirnya sampai ke penerima.</p>



<ol class="wp-block-list" start="6"><li>SMTP Melakukan <em>Scanning </em>pada <em>Email </em>yang Masuk</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">SMTP akan melakukan <em>scanning </em>pada semua <em>email </em>masuk. Apabila SMTP mengenali domain dan <em>username</em> tersebut, maka <em>email </em>akan diteruskan melalui <em>server </em>domain POP3 atau IMAP. Setelah itu <em>email </em>akan masuk ke dalam antrian <em>sendmail</em> sampai <em>email client</em> memberikan izin untuk diunduh. Apabila sudah mendapatkan izin, maka <em>email</em> sudah dapat dibaca oleh penerima.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa <em>mail server </em>merupakan salah satu <em>server </em>yang bertugas untuk melayani proses surat-menyurat secara elektronik. Terlihat sangat mudah, namun nyatanya dapat dilihat bahwa cara kerja atau prosesnya cukup rumit dan kompleks. Serangkaian proses tersebut dibantu oleh beberapa protokol dan juga komponen lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kamu bisa membuat layanan <em>mail server</em>-mu sendiri menggunakan VPS (<em>Virtual Private Server</em>). Untuk mendapatkan layanan VPS terbaik dan murah, silakan kunjungi website <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>. Tersedia layanan <a href="https://widehostmedia.com/virtual-private-server/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">VPS </a>dengan berbagai macam paket yang ditawarkan sesuai dengan fitur yang dibutuhkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mail-server-penjelasan-dan-cara-kerja/">Mail Server: Penjelasan dan Cara Kerja</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
