<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ransomware Archives - Wide Host Media</title>
	<atom:link href="https://widehostmedia.com/tag/ransomware/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://widehostmedia.com/tag/ransomware/</link>
	<description>Cloud Solution</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2022 14:38:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2019/09/wide_host_media_icon_30b_icon.ico</url>
	<title>Ransomware Archives - Wide Host Media</title>
	<link>https://widehostmedia.com/tag/ransomware/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada Terhadap Serangan Backdoor!</title>
		<link>https://widehostmedia.com/waspada-terhadap-serangan-backdoor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 14:38:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[backdoor]]></category>
		<category><![CDATA[DDoS Attack]]></category>
		<category><![CDATA[malware]]></category>
		<category><![CDATA[Ransomware]]></category>
		<category><![CDATA[spyware]]></category>
		<category><![CDATA[trojan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7626</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kita sudah sering sekali membahas mengenai berbagai serangan cyber, seperti trojan, spyware, dan ransomware. Tetapi, tahukah kamu bahwa semua serangan cyber tersebut dapat diakibatkan karena adanya serangan backdoor? Sederhananya, serangan backdoor ini merupakan salah satu metode yang memungkinkan hacker untuk mendapatkan akses ke perangkatmu. Apakah kamu mengetahui tentang istilah cyber yang satu ini? Atau, ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/waspada-terhadap-serangan-backdoor/">Waspada Terhadap Serangan Backdoor!</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kita sudah sering sekali membahas mengenai berbagai serangan <em>cyber</em>, seperti trojan, <em>spyware</em>, dan <em>ransomware</em>. Tetapi, tahukah kamu bahwa semua serangan <em>cyber </em>tersebut dapat diakibatkan karena adanya serangan <em>backdoor</em>? Sederhananya, serangan <em>backdoor </em>ini merupakan salah satu metode yang memungkinkan <em>hacker </em>untuk mendapatkan akses ke perangkatmu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apakah kamu mengetahui tentang istilah <em>cyber</em> yang satu ini? Atau, ini kali pertamamu mendengar istilah <em>backdoor</em>? Jika kamu ingin mengetahuinya secara lebih jauh, maka kamu sedang berada di artikel yang tepat. Kali ini akan dibahas secara lengkap mengenai <em>backdoor</em>, mulai dari pengertian hingga cara agar dapat terhindar dari serangan satu ini. Yuk, mari kita simak artikelnya sampai akhir. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu Serangan <em>Backdoor</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Backdoor</em></strong>, merupakan salah satu jenis <em>malware</em> yang memungkinkan siapapun (baik itu pengguna yang berwenang ataupun tidak) untuk memperoleh akses pengguna level tinggi (<em>root access</em>) ke sebuah perangkat, jaringan, ataupun aplikasi. Sesuai dengan namanya, <em>malware</em> ini memasuki system melalui jalan belakang atau “<em>backdoor</em>”, sehingga <em>malware </em>tersebut akan mendapatkan jalan menuju berbagai data sensitif yang terdapat di dalamnya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/33782898-copy-1024x487.jpg" alt="Backdoor attack" class="wp-image-7629" width="491" height="233" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/33782898-copy-1024x487.jpg 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/33782898-copy-300x143.jpg 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/33782898-copy-768x366.jpg 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/33782898-copy.jpg 1038w" sizes="(max-width: 491px) 100vw, 491px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Serangan satu ini cukuplah berbahaya,<em> let’s say</em> apabila yang mendapatkan akses tersebut merupakan orang yang tidak bertanggung jawab. Maka dengan mudah ia dapat mencuri berbagai data penting yang terdapat di dalamnya, atau bahkan melakukan instalasi dan penyebaran <em>malware</em> yang dapat membahayakan perangkatmu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tetapi, tahukah kamu bahwa <em>backdoor </em>juga dapat bermanfaat bagi segelintir orang? <em>Malware</em> ini tidak selalu berdampak negatif, terutama jika digunakan oleh orang yang tepat. Contohnya, para pengembang <em>software </em>dan <em>hardware</em> menggunakan <em>backdoor</em> ini untuk mendapatkan akses ke berbagai perangkat yang mereka buat. Tujuannya adalah untuk membantu pelanggan yang terkunci dari perangkatnya atau menangani berbagai kendala lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja Serangan <em>Backdoor</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, bagaimanakah cara kerja <em>backdoor</em>? Perlu kamu ketahui bahwa <em>backdoor</em> ini umumnya diklasifikasikan sebagai Trojan. Mengapa demikian? <em>Well</em>, hal ini dikarenakan cara kerjanya yang serupa, yaitu dengan melakukan penyamaran seakan-akan program tersebut dapat dipercaya. Nyatanya, program tersebut berbahaya dan memiliki tujuan untuk mengirimkan <em>malware</em>, melakukan pencurian data, serta membuka “<em>backdoo</em>r” agar <em>malware</em> dapat menyelinap masuk ke dalam system.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh dari <em>malware</em> <em>backdoor</em>, biasanya para pelaku kejahatan <em>cyber </em>akan menyembunyikan <em>malware</em> di dalam <em>converter</em> file gratis. Dimana <em>converter</em> tersebut nyatanya tidak mengkonversi apapun, melainkan “file” yang akan diunduh sudah secara sengaja dibuat agar dapat membukakan jalan belakang atau “<em>backdoor</em>” untuk <em>malware</em> menyelinap masuk ke system target.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, <em>cybercriminal</em> juga menyembunyikan <em>malware</em> pada <em>tools</em> aplikasi Adobe software bajakan. Nah, apabila sudah berhasil untuk masuk ke dalam system, selanjutnya <em>cybercriminal </em>akan menggunakan <em>rootkit</em>. Yaitu, sekumpulan <em>malware</em> yang di-<em>design</em> untuk menyamarkan aktivitas internet (dari target dan OS target) serta menghindari deteksi. Sederhananya, <em>rootkit </em>memberikan akses kepada para <em>cybercriminal</em> untuk dapat menginfeksi system target. <em>Rootkit</em> ini memang pada dasarnya berfungsi sebagai penahan pintu agar “<em>backdoor</em>” bisa tetap terbuka.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Serangan Lain yang Disebabkan oleh<em> Backdoor</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, <em>backdoor</em> ini dapat mengakibatkan terjadinya serangan berbagai <em>malware</em> lainnya. Jenis <em>malware </em>apa sajakah yang dapat menyerang perangkatmu? Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>DDoS attack</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menggunakan <em>backdoor</em>, <em>cybercriminal </em>bisa mendapatkan <em>root</em> akses ke <em>system</em> target, sehingga dapat mengambil alih dan mengontrol perangkat tersebut dari jarak jauh. Selanjutnya, perangkat tersebut dapat diretas untuk dijadikan <em>botnet</em>. Tujuan dari dibuatnya botnet adalah untuk membanjiri trafik sebuah <em>website</em> atau jaringan. Sehingga, <em>website</em> atau jaringan tersebut akan menjadi sulit untuk diakses. Untuk penjelasan lengkapnya mengenai DDoS attack, dapat ditemukan pada artikel, <a href="https://widehostmedia.com/ddos-attack-penjelasan-dan-cara-pencegahannya/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">DDoS Attack: Penjelasan dan Cara Pencegahannya</a>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Ransomware</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, <em>backdoor</em> juga dapat menyebabkan perangkatmu terkena serangan <em>ransomware</em>. Mengutip dari artikel <a href="https://widehostmedia.com/ransomware-pengertian-dan-jenis-jenisnya/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Ransomware: Pengertian dan Jenis-Jenisnya</a> ,<em> ransomware</em> merupakan salah satu jenis <em>malware</em> yang dapat mengenkripsi berbagai jenis file penting yang terdapat di perangkatmu. Untuk mendapatkan file itu kembali, maka kamu harus membayarkan sejumlah uang tebusan kepada <em>cybercriminal</em> yang telah melakukan enkripsi terhadap filemu.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3.<em> Spyware</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip dari artikel <strong>Bahaya Spyware bagi Perangkatmu</strong>, spyware merupakan salah satu jenis <em>malware</em> yang dapat mengintai berbagai aktivitas internet yang dilakukan pada perangkatmu. Bahkan jenis <em>malware</em> ini juga dapat mencuri berbagai data penting yang kamu masukkan pada sebuah <em>website</em>, seperti <em>username</em> dan <em>password</em>. Tidak hanya itu, bahkan terdapat jenis <em>spyware </em>bernama <em>keyloggers </em>yang dapat melacak setiap tombol yang kamu tekan pada <em>keyboard</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. <strong><em>Cryptojacking</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupkan jenis <em>malware </em>yang memanfaatkan sumber daya pada system mu untuk menambang <em>cryptocurrency</em>. Alih-alih membeli <em>hardware</em> untuk <em>cryptomining</em>, <em>cybercriminal </em>memanfaatkan perangkat yang telah diretas di botnet, yang berfungsi sama seperti <em>cryptomining </em>yang mahal.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Agar Terhindar dari Serangan <em>Backdoor</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, sekarang saatnya kita membahas beberapa tips yang bisa dilakukan agar dapat terhindar dari serangan <em>backdoor</em>. Apa sajakah tipsnya? Yuk, mari kita simak penjelasan berikut.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Gunakan <em>password</em> yang kuat, </strong>umumnya orang-orang memilih <em>password</em> yang mudah untuk diingat, tetapi sayangnya <em>password</em> tersebut juga mudah untuk ditebak dan diretas (contoh: 123456). Sehingga, pastikan kamu telah menggunakan<em> password </em>yang cukup kuat agar dapat terhindar dari peretasan. Lalu, kamu juga bisa menggunakan <em>password generator</em> untuk mendapatkan<em> password</em> yang lebih kuat. Gunakan juga <em>muti-factor authentication</em> yang akan semakin menyulitkan <em>cybercriminal </em>untuk meretas akunmu.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Gunakan aplikasi dan plugin yang aman, </strong><em>malware</em> juga dapat menyerang perangkatmu melalui berbagai aplikasi atau plugin gratis dan bajakan. Pada aplikasi dan plugin tersebut, biasanya para <em>cybercriminal </em>menyisipkan <em>backdoor</em> di dalamnya yang dapat membahayakan perangkatmu. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mengunduh aplikasi dan plugin yang diinginkan dari sumber yang resmi dan terpercaya.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Pantau aktivitas jaringan,</strong> selalu monitor aktivitas jaringanmu dan waspadai apabila terjadi lonjakan trafik yang cukup tajam. Hal tersebut bisa saja diakibatkan karena perangkatmu telah terkena serangan <em>backdoor</em>.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Update sistem keamananmu, </strong>selanjutnya selalu pastikan untuk memperbarui sistem keamanan <em>software</em>-mu. Hal ini dikarenakan, pada setiap <em>update </em>terbaru umumnya selalu dilakukan perubahan untuk memperbaiki celah keamanan <em>software</em>.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa <em>backdoor</em> merupakan jenis trojan <em>malware </em>yang tentunya sangat berbahaya. <em>Malware </em>ini dapat memberikan<em> </em>akses <em>root </em>system kepada siapapun, dan mengancam keamanan berbagai data yang terdapat di dalamnya. Selain itu, <em>malware</em> ini juga dapat menyebabkan terjadinya serangan malware lainnya, seperti <em>spyware</em>, <em>ransomware</em>, dan DDoS attack. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menjaga keamanan perangkat atau jaringanmu dengan melakukan beberapa tips yang sudah dijelaskan di atas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, juga penting untuk meminimalisir resiko terkena serangan cyber pada <em>website</em>, caranya dengan menggunakan layanan hosting yang memiliki tingkat keamanan tinggi. <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media </a>sendiri menggunakan Imunify360 sebagai sistem keamanannya untuk melindungi server, <em>website</em>, dan aplikasi dari berbagai macam serangan hacker atau <em>malware</em>. Silakan kunjungi <em>website</em> Wide Host Media dan dapatkan layanan hosting yang dapat melindungi website-mu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/waspada-terhadap-serangan-backdoor/">Waspada Terhadap Serangan Backdoor!</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Apa itu Trojan Horse</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-trojan-horse/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2022 09:33:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[malware]]></category>
		<category><![CDATA[Ransomware]]></category>
		<category><![CDATA[trojan horse]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=4872</guid>

					<description><![CDATA[<p>Akibat penyebaran wabah COVID-19, tingkat kejahatan cybercrime pun meningkat cukup tajam. Hal ini diakibatkan oleh cybercriminal yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dengan melakukan penyebaran email palsu mengatasnamakan WHO (World Health Organization) dan CDC (Center for Disease Control and Prevention). Hal tersebut dilakukan untuk mengelabui korban agar membuka lampiran atau link berisikan malware yang dikirimkan melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-trojan-horse/">Mengenal Apa itu Trojan Horse</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Akibat penyebaran wabah COVID-19, tingkat kejahatan <em>cybercrime</em> pun meningkat cukup tajam. Hal ini diakibatkan oleh <em>cybercriminal</em> yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dengan melakukan penyebaran<em> email </em>palsu mengatasnamakan WHO (<em>World Health Organization</em>) dan CDC (<em>Center for Disease Control and Prevention</em>). Hal tersebut dilakukan untuk mengelabui korban agar membuka lampiran atau <em>link</em> berisikan <em>malware</em> yang dikirimkan melalui <em>email </em>tersebut. Salah satu jenis <em>malware </em>yang terdapat pada lampiran tersebut merupakan <strong><em>trojan</em></strong> <strong><em>horse</em></strong>, yang juga menjadi salah satu penyebab utama dari peningkatan <em>cybercrim</em>e di masa pandemi ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apakah kamu sudah pernah mendengar istilah <em>trojan horse</em>? Bukan merupakan sebuah jenis kuda, melainkan salah satu jenis <em>malware </em>berbahaya yang dapat merusak dan mencuri berbagai data penting pada perangkat yang kamu miliki. Lantas, darimanakah asal mula kata <em>trojan horse</em>? Kemudian, bagaimana cara menghindari jenis <em>malware</em> yang satu ini? Apabila kamu ingin mengetahui jawabannya, maka kamu berada di artikel yang tepat. Kali ini akan dibahas mengenai <em>trojan horse</em>, mulai dari pengertian hingga tips agar dapat terhindar dari serangan <em>malware </em>yang satu ini. Yuk, mari kita simak penjelasannya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Trojan Horse?</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip dari <em>website</em> <a href="https://www.avast.com/c-trojan#gref" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Avast</a>, <strong><em>trojan horse</em></strong> merupakan salah satu jenis <em>malware</em> yang dapat melakukan penyamaran sebagai kode atau <em>software</em> yang terlihat terpercaya dan aman, namun nyatanya merupakan sebuah <em>malware</em> berbahaya. Umumnya, <em>trojan</em> ini bersembunyi pada lampiran di dalam sebuah <em>email </em>kemudian akan berpindah ke perangkat ketika berhasil diunduh oleh korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Trojan</em> ini di-<em>design </em>untuk melakukan tindakan berbahaya pada data atau jaringanmu sehingga dapat menyebabkan banyak kerugian. Banyak yang mengira bahwa <em>trojan </em>merupakan sebuah <em>virus</em>, nyatanya <em>trojan</em> merupakan <em>malware</em> karena ia tidak dapat mengeksekusi dan mereplikasi dirinya sendiri layaknya <em>virus</em>. Nah, <em>trojan</em> memerlukan bantuan seseorang untuk mengeksekusinya. Oleh karena itu, ketika lampiran berisi <em>trojan </em>berhasil diunduh, maka <em>trojan </em>akan mulai aktif dan beraksi untuk mendapatkan akses ke perangkat, mencuri data-data penting, atau bahkan mengamati aktivitas <em>online </em>yang dilakukan korbannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sejarah dari <em>Trojan Horse</em></strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/trojan-horse.png" alt="Sejarah trojan horse" class="wp-image-4876" width="316" height="313" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/trojan-horse.png 502w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/trojan-horse-300x297.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/trojan-horse-150x150.png 150w" sizes="(max-width: 316px) 100vw, 316px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Uniknya, nama <em>trojan horse</em> ini berasal dari sejarah mengenai perang Troya. <em>Trojan horse</em> ini merupakan salah satu strategi yang digunakan oleh Yunani untuk memasuki kota Troy. Strategi ini dirancang oleh seorang pahlawan Yunani bernama Odyssey, dengan cara membangun sebuah patung kuda kayu raksasa yang akan diterima oleh Trojan di kotanya sebagai sebuah hadiah. Namun, patung tersebut bukanlah sebuah hadiah biasa, melainkan pada patung kuda kayu raksaka tersebut bersembunyi pasukan prajurit Yunani yang siap melakukan penyerangan terhadap kota Troy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, <em>trojan horse</em> juga memiliki strategi yang serupa yaitu memasuki perangkat korban dengan bersembunyi pada lampiran atau file-file yang terlihat aman dan terpercaya untuk diunduh. Oleh karena itu, kamu harus lebih berhati-hati kembali dalam mengunduh berbagai file yang terdapat di internet atau lampiran yang didapatkan melalui <em>email</em>. Bisa saja pada file atau lampiran tersebut terdapat trojan yang bersembunyi di dalamnya dan siap untuk menyerang perangkatmu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja <em>Trojan Horse</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, bagaimanakah cara kerja dari <em>trojan </em>ini? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, <em>trojan </em>tidak dapat mereplikasi dan mengeksekusi dirinya sendiri layaknya <em>virus</em>. Sehingga, ia membutuhkan bantuan korbannya untuk mengunduh dan melakukan instalasi file, agar dapat melakukan penyerangan terhadap sistem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk melakukan hal tersebut, <em>trojan </em>menggunakan <em>social engineering technique</em> untuk meniru lampiran <em>email</em> pada umumnya. Kemudian, <em>cybercriminal </em>akan mengirimkan <em>email spam</em> berisikan lampiran tersebut ke banyak pengguna untuk mendapatkan korban. <em>Email </em>akan tampak terlihat asli dan meyakinkan, namun nyatanya itu merupakan <em>email </em>palsu yang berbahaya. Selanjutnya, <em>trojan </em>akan aktif dan menyerang perangkat apabila pengguna membuka atau mengunduh lampiran pada<em> email</em> tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Trojan Horse</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami mengenai apa itu <em>trojan</em>, tentunya kamu juga perlu mengetahui beberapa jenis <em>trojan </em>yang sering ditemukan. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Backdoor Trojan</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan namanya “<em>backdoor</em>”, jenis yang satu ini memberikan akses “pintu belakang” bagi para <em>cybercriminal </em>untuk memasuki perangkat tanpa sepengetahuan pemilik. Tujuannya adalah untuk melakukan instalasi lebih banyak<em> malware</em>, pencurian data, serta penginfeksian perangkat menjadi botnet.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Exploit Trojan</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis ini menggunakan sebuah trik pada <em>software</em>, bernama <strong><em>exploits</em></strong> untuk melakukan infeksi terhadap perangkat. Infeksi dilakukan dengan memanfaatkan kerentanan <em>software</em> atau <em>hardware</em> yang belum ditemukan pada perangkat tersebut, kecuali oleh pencipta <em>exploit </em>itu sendiri.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong><em>Gaming Trojan</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Tentunya, jenis yang satu ini menargetkan para <em>online gamers</em> untuk mendapatkan informasi <em>log in</em>, dan digunakan untuk meretas akun game atau bahkan mencuri item berharga yang terdapat pada game.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. <strong><em>DDoS Trojan</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis yang satu ini melakukan penyerangan DDoS, dengan menginfeksi sebuah perangkat menjadi botnet agar dapat diakses secara <em>remote</em> oleh <em>hacker</em>. Botnet ini kemudian digunakan untuk melakukan penyerangan DDoS terhadap <em>website </em>atau jaringan lain agar menjadi sulit diakses.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. <strong><em>Banking Trojan</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis yang satu ini melakukan penyusupan pada perangkat dan mencuri kredensial info login terkait akun finansialmu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan data perbankan, kartu kredit, atau lainnya untuk kemudian disalahgunakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. <strong><em>Ransomware Trojan</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan namanya “<em>ransomware’</em>’, bekerja dengan melakukan pemblokiran akses ke data dan perangkatmu, dan melakukan ancaman untuk melakukan penghancuran atau bahkan penghapusan data kecuali kamu membayarkan sejumlah uang tebusan kepada <em>hackers</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Mengenali Serangan <em>Trojan Horse</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Malware </em>yang satu ini memang cukup licik, karena ia bersembunyi bersamaan dengan lampiran lain untuk menyelundup masuk ke dalam perangkat. Tetapi tidak perlu khawatir, karena kamu dapat mengenali ciri-ciri serangan trojan agar dapat mencegah penyebaran malware lainnya. Yuk, mari kita simak pembahasan mengenai ciri-ciri serangan yang satu ini.</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Muncul lebih banyak pop-up</strong>, hal ini disebabkan oleh adanya <em>adware</em> yang diinstal oleh trojan.</li><li><strong>Terjadi perubahan pada <em>desktop, taskbar</em>, atau <em>browser</em></strong>, dikarenakan adanya instalasi <em>malware </em>lain jadi pasti terdapat perubahan seperti penambahan ikon atau <em>plugin</em> pada <em>taskbar, desktop</em>, dan <em>browser</em>.</li><li><strong><em>Antivirus deactivated</em></strong>, hal ini dikarenakan <em>malware </em>tidak ingin dirinya terdeteksi maka ia akan mencoba untuk mematikan antivirus.</li><li><strong><em>Performa menurun</em></strong>, diakibatkan karena instalasi <em>malware </em>lainnya yang memakan banyak <em>resource</em> pada perangkat.</li><li><strong>Pengalihan link/URL</strong>, trojan dapat memanipulasi <em>browser</em> agar mengalihkanmu ke halaman berbahaya dengan melakukan pengubahan pada <em>setting</em> DNS. Tujuan dari pengalihan ini adalah untuk mengambil datamu atau bahkan menambahkan <em>malware </em>ke perangkatmu.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tips untuk Menghindari <em>Trojan Horse</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, adakah tips yang bisa dilakukan agar dapat terhindar dari serangan <em>trojan horse</em>? Tentu saja ada, yuk mari kita simak beberapa tips untuk menghindari serangan <em>malware</em> yang satu ini.</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li>Gunakan<em> antivirus</em> agar dapat mendeteksi keberadaan <em>malware </em>lebih awal.</li><li>Pastikan <em>software</em> dan sistem operasimu selalu <em>update </em>agar terhindar dari berbagai celah keamanan.</li><li>Lebih waspada dalam menerima <em>email</em>, serta membuka atau mengunduh lampiran yang didapatkan melalui <em>email.</em></li><li>Lakukan <em>backup</em> secara rutin, untuk mencegah dari kehilangan data apabila terkena serangan <em>malware</em>.</li><li>Gunakan <em>password</em> yang cukup kuat untuk setiap akunmu.</li><li>Jangan asal buka atau klik <em>link</em> kecuali kamu mengetahui pasti isi dari <em>link </em>tersebut.</li><li>Jangan klik <em>pop-up</em> pada Windows yang menjanjikan aplikasi/program gratis dengan performa tinggi. Pastikan hanya melakukan <em>download</em> untuk aplikasi dari situs resmi dan terpercaya.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa <em>trojan horse</em> merupakan salah satu jenis <em>malware </em>berbahaya yang dapat menyerang perangkatmu. <em>Malware </em>yang satu ini sangatlah berbahaya karena dapat melakukan penyamaran sehingga terlihat seperti sebuah kode atau <em>software </em>terpercaya. Hal ini dikarenakan umumnya trojan dilampirkan bersamaan dengan <em>file</em> yang dikirimkan melalui <em>email </em>palsu yang terlihat terpercaya. &nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain beberapa tips yang sudah disebutkan di atas, kamu juga dapat meminimalisir resiko terkena serangan <em>cyber </em>pada <em>website</em>, dengan menggunakan layanan <em>hosting </em>yang memiliki tingkat keamanan tinggi. <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media </a>sendiri menggunakan Imunify360 sebagai sistem keamanannya untuk melindungi <em>server</em>, <em>website</em>, dan aplikasi dari berbagai macam serangan <em>hacker </em>atau <em>malware</em>. Silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a> dan dapatkan layanan hosting yang dapat melindungi <em>website</em>-mu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-trojan-horse/">Mengenal Apa itu Trojan Horse</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ransomware: Pengertian dan Jenis-Jenisnya</title>
		<link>https://widehostmedia.com/ransomware-pengertian-dan-jenis-jenisnya/</link>
					<comments>https://widehostmedia.com/ransomware-pengertian-dan-jenis-jenisnya/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2022 08:36:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[cybercrime]]></category>
		<category><![CDATA[malware]]></category>
		<category><![CDATA[Ransomware]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=4786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah malware, merupakan sebuah perangkat lunak berbahaya yang sengaja dibuat untuk merusak sistem komputer, jaringan, server dan lain sebagainya. Nah, kali ini akan dibahas mengenai salah satu malware yang cukup berbahaya dan juga merugikan, yaitu ransomware. Pernahkah kamu mendengar tentang ransomware? Sebuah tindak kejahatan dimana hacker mengunci akses [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/ransomware-pengertian-dan-jenis-jenisnya/">Ransomware: Pengertian dan Jenis-Jenisnya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah <em>malware</em>, merupakan sebuah perangkat lunak berbahaya yang sengaja dibuat untuk merusak sistem komputer, jaringan, server dan lain sebagainya. Nah, kali ini akan dibahas mengenai salah satu <em>malware </em>yang cukup berbahaya dan juga merugikan, yaitu <em>ransomware</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernahkah kamu mendengar tentang <em>ransomware</em>? Sebuah tindak kejahatan dimana <em>hacker </em>mengunci akses ke sistem untuk kemudian korban diminta tebusan uang agar sistem dapat diakses kembali. <em>Well</em>, sangat merugikan bukan tindakan yang satu ini? Lantas, adakah cara untuk menghadapi atau mencegah dari serangan tersebut? Temukan jawabannya pada pembahasan artikel kali ini mengenai <em>ransomware</em>. Yuk, mari kita simak!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Ransomware</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Ransomware </em></strong>atau <strong><em>ransom malware</em></strong> merupakan tindakan enkripsi data-data milik korban yang dilakukan oleh <em>hacker</em>. Nah, enkripsi dilakukan agar korban tidak dapat mengakses file, aplikasi dan lain sebagainya yang terdapat pada perangkat. Kemudian, sesuai dengan namanya “<em>ransom</em>”, untuk dapat kembali mengakses data yang terenkripsi tersebut, maka korban harus membayar sejumlah uang sebagai tebusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentunya, tindakan ini sangatlah merugikan bagi banyak korbannya. Selain karena datanya yang akan menjadi sulit diakses, korban juga diancam dan dirugikan secara finansial. Tidak hanya menyerang individu, serangan ini juga dapat melumpuhkan sebuah perusahaan secara keseluruhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Serangan <em>ransomware</em> pertama kali terjadi di tahun 1989, yang dikenal dengan AIDS Trojan/PC Cyborg. Seorang ahli Biologi membagikan 20.000 <em>floppy disk </em>yang diberi label “<em>AIDS Information &#8211; Introductory Diskettes</em>” pada konferensi AIDS WHO di Stockholm. <em>Floppy disk</em> tersebut ternyata sudah terinfeksi virus trojan. Akibatnya, ketika <em>floppy disk</em> tersebut dihubungkan pada perangkat, maka seluruh data yang terdapat di dalamnya pun terenkripsi. Kemudian, pada layar muncul tulisan dari “PC Cyborg Corporation” yang meminta pengguna untuk mengirimkan uang sebesar $189 agar data dapat diakses kembali.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui pengertian dari <em>ransomware</em>, lantas apakah kamu penasaran mengenai cara kerjanya? Kalau begitu mari kita simak pembahasan mengenai cara kerja dari <em>ransomware</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well, ransomware</em> bekerja menggunakan enkripsi <em>asymmetric</em>, dimana <em>hacker </em>menggunakan sepasang kunci, yaitu <em>public key</em> dan <em>private key</em> untuk melakukan enkripsi dan dekripsi data. Kunci untuk dekripsi file berada di server <em>hacker</em>, dan untuk <em>private key</em> baru akan tersedia ketika korban sudah membayar uang tebusan.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/11/angelo-brewing-3-1024x576.png" alt="Cara kerja ransomware" class="wp-image-4788" width="653" height="367" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/11/angelo-brewing-3-1024x576.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/11/angelo-brewing-3-300x169.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/11/angelo-brewing-3-768x432.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/11/angelo-brewing-3.png 1080w" sizes="(max-width: 653px) 100vw, 653px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Umumnya, ketika data ter-enkripsi maka korban harus membayar sejumlah uang sebagai tebusan agar data dapat terdekripsi. Jika tidak dilakukan penebusan, maka data akan hilang dan tidak dapat di <em>recover</em> kembali.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Ransomware</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, terdapat dua jenis utama <em>ransomware</em> yang perlu kamu ketahui. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Locker Ransomware</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis <em>malware</em> yang memblokir beberapa fungsi dasar perangkat yang menyebabkan akses ke perangkat akan ditolak. Tetapi, umumnya jenis <em>ransomware </em>seperti ini tidak menargetkan file-file yang berada di perangkat, melainkan hanya ingin membuat korbannya tidak bisa mengakses perangkat tersebut.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Crypto Ransomware</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan, <em>crypto ransomware</em> merupakan jenis <em>malware</em> yang menargetkan file-file yang terdapat di dalam perangkat, untuk kemudian dilakukan enkripsi agar tidak dapat diakses oleh korban. Untuk dapat mengakses kembali file tersebut, korban diharuskan membayar uang tebusan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan. Jika tidak dilakukan penebusan, maka korban dapat kehilangan file-file tersebut secara permanen. Hal ini sangatlah merugikan, terutama jika korban tidak pernah melakukan <em>backup</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui 2 jenis utama dari <em>ransomware</em>, saatnya kita memahami lebih lanjut dengan melihat contoh dari serangan <em>ransomware </em>yang sudah pernah terjadi.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>WannaCry</strong> – Merupakan salah satu serangan <em>ransomware</em> yang cukup menggemparkan di tahun 2017, karena menyerang ke lebih dari 150 negara dan menginfeksi 230.000 perangkat di seluruh dunia.</li><li><strong>Jigsaw </strong>– Salah satu serangan yang cukup membuat banyak orang stress dan ketakutan di tahun 2016. Terlebih karena gambar yang ditampilkan diambil dari sebuah film horror berjudul Saw. &nbsp;</li><li><strong>Locky</strong> – Serangan yang dilakukan oleh sekelompok <em>hackers</em> di tahun 2016, dengan melakukan enkripsi pada lebih dari 160 jenis file yang disebarkan melalui <em>email </em>palsu.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Agar Terhindar dari <em>Ransomware</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, bagaimanakah cara untuk menghadapi atau mencegah serangan <em>ransomware</em>? <em>Well</em>, berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar terhindar dari serangan tersebut.&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Backup data</em></strong> – Lakukan <em>backup </em>data secara rutin terutama untuk file-file yang cukup penting, sehingga kamu tidak perlu khawatir apabila terjadi kehilangan data.</li><li><strong>Amankan data <em>backup</em></strong><em> </em>– Simpan dan amankan data hasil <em>backup</em> pada perangkat yang berbeda (di <em>cloud</em>, <em>hard disk</em> eksternal, dll), pastikan juga data tersebut tidak dapat diakses oleh siapapun selain kamu.</li><li><strong>Hindari mengunduh file sembarangan </strong>– Lebih berhati-hati kembali dalam mengunduh berbagai macam jenis file yang didapatkan, baik itu dari <em>email</em>, SMS, atau aplikasi lainnya yang terlihat mencurigakan.</li><li><strong>Hindari klik <em>link </em>sembarangan – </strong>Apabila kamu hobi melakukan penjelajahan internet, maka harus lebih berhati-hati dan jangan klik <em>link</em> secara sembarangan. Arahkan terlebih dahulu kursor ke <em>link</em> untuk mengetahui kebenaran dari <em>link</em> tersebut.</li><li><strong><em>Software up-to-date</em> </strong>– Pastikan <em>software</em>-mu selalu <em>up-to-date</em>, karena umumnya pada setiap <em>update </em>yang dilakukan terdapat perbaikan dan peningkatan keamanan.</li><li><strong>Gunakan jaringan yang aman</strong> – Hindari penggunaan Wi-Fi publik, dan pertimbangkan untuk menggunakan jaringan yang dianggap lebih aman, contohnya adalah VPN.</li><li><strong>Tetap waspada</strong> – Waspada dengan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi, dan pastikan untuk selalu <em>update</em> berita mengenai serangan <em>ransomware</em>.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa <em>ransomware </em>atau dikenal juga sebagai <em>ransom malware </em>sangat berbahaya dan merugikan korbannya. Oleh karena itu, tetaplah waspada dengan melakukan <em>backup</em> secara rutin dan simpan data <em>backup </em>pada perangkat yang berbeda. Hal tersebut dapat mengurangi resiko terjadinya kehilangan data, apabila terkena serangan <em>ransomware</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Simpan data pentingmu pada <em>cloud</em> untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Silakan kunjungi <em>website </em><a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, untuk mendapatkan berbagai penawaran menarik terkait layanan <em>cloud</em> yang kamu butuhkan. Selain itu, <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a> menggunakan imunify30 untuk melindungi server dan mencegah dari serangan <em>malware </em>juga <em>virus</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/ransomware-pengertian-dan-jenis-jenisnya/">Ransomware: Pengertian dan Jenis-Jenisnya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://widehostmedia.com/ransomware-pengertian-dan-jenis-jenisnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
