<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hacking Archives - Wide Host Media</title>
	<atom:link href="https://widehostmedia.com/tag/hacking/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://widehostmedia.com/tag/hacking/</link>
	<description>Cloud Solution</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Feb 2022 07:11:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2019/09/wide_host_media_icon_30b_icon.ico</url>
	<title>hacking Archives - Wide Host Media</title>
	<link>https://widehostmedia.com/tag/hacking/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cracking: Penjelasan dan Perbedaan dengan Hacking</title>
		<link>https://widehostmedia.com/cracking-penjelasan-dan-perbedaan-dengan-hacking/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2022 07:11:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[cracker]]></category>
		<category><![CDATA[cracking]]></category>
		<category><![CDATA[cybercrime]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[hacking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=6971</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini sudah terdapat banyak jenis cybercrime yang dapat menyerang perangkatmu dan bahkan merusak berbagai data penting di dalamnya. Salah satunya yaitu cracking, merupakan jenis cybercrime yang paling berbahaya bahkan melebihi dari hacking. Lantas, apa yang membedakan cracking dengan hacking? Mengapa cracking dianggap lebih berbahaya? Well, sebelum membahas lebih jauh mengenai perbedaan keduanya, mari kita [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/cracking-penjelasan-dan-perbedaan-dengan-hacking/">Cracking: Penjelasan dan Perbedaan dengan Hacking</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Saat ini sudah terdapat banyak jenis <em>cybercrime</em> yang dapat menyerang perangkatmu dan bahkan merusak berbagai data penting di dalamnya. Salah satunya yaitu <em>cracking</em>, merupakan jenis <em>cybercrime</em> yang paling berbahaya bahkan melebihi dari <em>hacking</em>. Lantas, apa yang membedakan <em>cracking</em> dengan <em>hacking</em>? Mengapa <em>cracking</em> dianggap lebih berbahaya?</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well</em>, sebelum membahas lebih jauh mengenai perbedaan keduanya, mari kita bahas tentang <em>cracking</em> terlebih dahulu. Pernahkah kamu mendengar istilah <em>cybercrime </em>yang satu ini? Jika belum dan kamu penasaran ingin mengetahuinya, maka kamu sedang berada di artikel yang tepat. Yuk, mari kita simak pembahasan artikel kali ini mengenai apa itu <em>cracking</em>. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Cracking</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Cracking</em></strong>, merupakan sebuah tindakan kejahatan dimana seseorang melakukan peretasan keamanan dengan alasan kriminal atau alasan jahat lainnya. Nah, orang yang melakukan tindakan ini disebut dengan istilah <strong><em>cracker</em></strong>. Tujuan dari dilakukannya tindakan ini sangatlah beragam, yang pasti untuk tujuan kriminal atau jahat seperti mendapatkan berbagai informasi pribadi milik orang lain, pencurian data atau bahkan perusakan data secara ilegal. Sehingga, dapat menyebabkan banyak kerugian bagi orang lain baik dari segi finansial ataupun non-finansial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Metode peretasan yang dilakukan oleh<em> cracker</em> tidaklah begitu canggih. Bahkan, terdapat beberapa<em> cracker</em> yang juga dikenal sebagai <em>script kiddie</em>, melakukan tindakan <em>cracking</em> dengan menggunakan <em>tools </em>yang dibuat oleh orang lain. Selain itu, umumnya mereka juga memiliki <em>IP address</em> yang sulit untuk dilacak sehingga dapat lebih leluasa dalam menjalankan aksinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan dengan<em> Hacking</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak yang masih bingung mengenai perbedaan antara <em>cracking</em> dan <em>hacking</em>. Jadi, apakah perbedaan dari keduanya? Mengapa <em>cracking </em>dianggap jauh lebih serius dan berbahaya dibandingkan dengan <em>hacking</em>? Nah, berikut penjelasan mengenai perbedaan keduanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Umumnya banyak sekali yang menyebut seluruh tindakan peretasan ini dengan istilah <em>hacking</em>. Namun, nyatanya <em>hacking</em> merupakan sebuah tindakan peretasan yang umumnya dilakukan untuk menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan pada sebuah perangkat. Faktanya, tidak semua <em>hacker </em>memiliki niatan jahat (<em>black hat hacker</em>)<em>,</em> tetapi masih terdapat sebagian <em>hacker </em>yang memiliki tujuan legal dan tidak menyebabkan kerugian (<em>white hat hacker</em>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan <em>hacking</em>, <em>cracking</em> merupakan sebuah tindakan peretasan dengan alasan kriminal. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, para <em>crackers</em> melakukan tindakan ilegal yang menyebabkan banyak kerugian bagi orang lain. Sehingga, dapat disimpulkan yang membedakan di antara keduanya adalah tujuan yang dimiliki. <em>Hackers</em>, umumnya bertujuan untuk menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem sedangkan <em>crackers </em>bertujuan untuk menemukan dan mengeksploitasi kelemahan sistem untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Bahkan, perlu kamu ketahui terdapat beberapa perusahaan yang mempekerjakan <em>hackers </em>untuk menemukan kelemahan pada sistem keamanan yang dimiliki perusahaan agar dapat diperbaiki.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Cracking</em></strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/types-of-cracking-1.png" alt="types of cracking" class="wp-image-6976" width="559" height="254" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/types-of-cracking-1.png 656w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/types-of-cracking-1-300x136.png 300w" sizes="(max-width: 559px) 100vw, 559px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami mengenai apa itu <em>cracking</em>, selanjutnya akan dibahas mengenai beberapa jenis <em>cracking </em>yang sering ditemukan. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Password Cracking</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan sebuah percobaan untuk mendapatkan <em>password </em>dari data yang tersimpan pada <em>website</em>, perangkat, aplikasi dan lain sebagainya. Umumnya, sebuah <em>website </em>akan menggunakan <em>hashing</em> untuk mengenkripsi <em>password </em>penggunanya. Sehingga, yang perlu dilakukan <em>cracker</em> untuk mendapatkan <em>password</em> tersebut adalah dengan menemukan<em> hash</em> yang disimpan oleh<em> website</em>. Apabila <em>cracker</em> berhasil menemukan kombinasi <em>hashing </em>yang tepat, maka ia akan mendapaktkan akses pada akun yang diretas. Terdapat beberapa metode yang sering digunakan untuk <em>password cracking</em> ini, seperti:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>dictionary cracking</em>, </strong>percobaan peretasan <em>password </em>dengan menggunakan kata-kata random yang terdapat di dalam kamus;</li><li><strong><em>brute force cracking</em>, </strong>percobaan peretasan <em>password </em>dengan menggunakan berbagai <em>random characters</em> hingga menemukan<em> password</em> yang cocok;</li><li><strong><em>rainbow table cracking</em>, </strong>proses perhitungan nilai <em>hash</em> agar dapat menemukan enkripsi yang digunakan untuk melakukan<em> hash </em>pada<em> password</em>.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Network Cracking</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan tindakan peretasan yang dilakukan pada sistem keamanan jaringan <em>Local Area Network</em> (LAN). Target utama dari <em>network cracking</em> ini adalah para pengguna Wi-Fi terutama Wi-Fi publik (<em>unsecured</em> Wi-Fi). Tujuannya adalah untuk mendapatkan akses ke perangkat yang terdapat di jaringan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila Wi-Fi dilindungi dengan <em>password</em>, maka <em>cracker </em>harus mendapatkan <em>password</em> terlebih dahulu dengan menggunakan metode <em>password cracking</em> agar dapat meretas jaringan. Oleh karena itu, umumnya <em>cracker </em>menargetkan jaringan Wi-Fi yang tidak dilindungi <em>password</em>, sehingga mereka hanya perlu melakukan <em>sniffer </em>untuk meretas data secara mudah tanpa harus melakukan <em>password cracking</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong><em>Software Cracking</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan tindakan peretasan pada <em>software</em> dengan menonaktifkan atau bahkan menghapus berbagai fitur yang terdapat di dalamnya. Target utamanya merupakan <em>copy protection </em>yang terdapat pada berbagai aplikasi atau <em>software </em>berbayar. Berfungsi untuk melindungi <em>software</em> agar dapat terhindar dari pembajakan oleh pihak lain. Apabila <em>cracker</em> berhasil meretas <em>copy protection software</em>, maka ia dapat mendistribusikan <em>software</em> untuk digunakan secara gratis. Tentunya, hal ini sangatlah merugikan <em>developer software</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, perlu kamu ketahui terdapat beberapa <em>tools</em> dan teknik yang digunakan oleh <em>cracker </em>untuk melancarkan aksinya dalam melakukan peretasan<em> software</em>. Berikut penjelasannya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Keygen</em></strong>, atau <em>key generator</em> merupakan sebuah program yang dibuat oleh <em>cracker </em>untuk menghasilkan serial number <em>software</em> yang valid.</li><li><strong><em>Patch</em></strong>, kode sederhana yang digunakan untuk memodifikasi program. Dapat digunakan untuk menghapus berbagai fitur yang tidak dinginkan.</li><li><strong><em>Loader, </em></strong>digunakan untuk memblokir langkah-langkah perlindungan untuk <em>software</em> ketika <em>software </em>dijalankan.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tips Agar Terhindari dari <em>Cracking</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, bagaimana apakah sekarang kamu sudah memahami perbedaan antara <em>cracking</em> dengan <em>hacking</em>? Jika sudah, selanjutnya mari kita simak beberapa tips agar dapat terhindar dari serangan <em>cracking</em>. Berikut penjelasannya.</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Gunakan<em> password</em> berbeda untuk setiap akun</strong>, hal ini dapat mencegah terjadinya peretasan pada akun lainnya, apabila <em>cracker </em>berhasil meretas salah satu akunmu.</li><li><strong>Pastikan untuk selalu memperbarui <em>software</em>-mu</strong>, pembaharuan <em>software</em> biasanya dilakukan untuk memperbaiki beberapa kelemahan pada sistem keamanannya.</li><li><strong>Jangan asal klik <em>pop-ads</em></strong>, karena bisa saja ads tersebut sudah terinfeksi dan apabila di klik dapat mengunduh <em>malware </em>ke perangkatmu atau mengarahkanmu ke <em>website </em>palsu yang berbahaya.</li><li><strong>Hindari penggunaan Wi-Fi publik</strong>, umumnya Wi-Fi publik merupakan target utama para <em>cracker </em>karena Wi-Fi ini tidak dilindungi oleh <em>password</em> sehingga tidak dapat menjamin keamanan datamu.</li><li><strong>Gunakan VPN</strong>, atau <em>virtual private network</em> dapat melindungimu ketika menggunakan Wi-Fi publik. Karena apabila jaringan diretas, kamu masih dapat terlindungi oleh <em>encrypted tunnel</em>.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa <em>cracking </em>merupakan salah satu jenis cybercrime yang jauh lebih serius dan berbahaya dibandingkan <em>hacking</em>. Serangan <em>cracking</em> ini dilakukan untuk alasan kriminal dan mendapatkan keuntungan pribadi. Jenis serangannya pun bermacam-macam, mulai dari <em>password</em>, jaringan, hingga <em>software</em>. Tetapi, tidak perlu khawatir kamu dapat terhindar dari serangan yang satu ini salah satu caranya dengan menghindari penggunaan Wi-Fi publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a> untuk mendapatkan layanan <em>Virtual Private Server</em> (VPS) dan VPS MikroTik yang dapat digunakan untuk <em>tunneling</em> (VPN) dan <em>management bandwidth. </em>Kami menggunakan <em>multiple upstream </em>untuk akses super cepat dan infrastruktur serta teknologi terbaru untuk performa terbaik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/cracking-penjelasan-dan-perbedaan-dengan-hacking/">Cracking: Penjelasan dan Perbedaan dengan Hacking</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hacker: Penjelasan dan Jenis-Jenisnya</title>
		<link>https://widehostmedia.com/hacker-penjelasan-dan-jenis-jenisnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2022 09:34:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[cybercrime]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[hacking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=4881</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apabila mendengar istilah hacker, hal pertama yang pasti terlintas di pikiranmu merupakan seseorang yang melakukan tindakan cybercriminal dan menyebabkan banyak kerugian. Namun, nyatanya tidak semua hackers memiliki tujuan jahat ataupun melakukan tindakan yang ilegal. Perlu kamu ketahui, bahwa terdapat jenis hacker yang memanfaatkan kemampuan teknis yang dimilikinya dalam membantu sebuah perusahaan untuk menemukan dan memperbaiki [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/hacker-penjelasan-dan-jenis-jenisnya/">Hacker: Penjelasan dan Jenis-Jenisnya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Apabila mendengar istilah <em>hacker</em>, hal pertama yang pasti terlintas di pikiranmu merupakan seseorang yang melakukan tindakan <em>cybercriminal </em>dan menyebabkan banyak kerugian. Namun, nyatanya tidak semua <em>hackers </em>memiliki tujuan jahat ataupun melakukan tindakan yang ilegal. Perlu kamu ketahui, bahwa terdapat jenis <em>hacker </em>yang memanfaatkan kemampuan teknis yang dimilikinya dalam membantu sebuah perusahaan untuk menemukan dan memperbaiki kerentanan pada sebuah sistem keamanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, ini hanya merupakan salah satu contoh dari sekian banyaknya jenis <em>hackers</em> yang ada. Lantas, apakah kamu penasaran mengenai jenis-jenis yang lainnya? Jika kamu penasaran, maka kamu sedang berada di artikel yang tepat. Kali ini akan dibahas mengenai <em>hacker</em>, mulai dari pengertian hingga jenis-jenisnya. Yuk, mari kita simak penjelasannya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Hacker</em>?</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/hacker-illustration-1.png" alt="Hacker" class="wp-image-4885" width="500" height="247" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/hacker-illustration-1.png 844w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/hacker-illustration-1-300x148.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/hacker-illustration-1-768x379.png 768w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Hacker</em></strong>, merupakan seseorang yang menggunakan kemampuan teknis yang dimilikinya dalam bahasa pemograman untuk melakukan peretasan ke dalam sistem komputer. Tujuannya bermacam-macam, ada yang bertujuan untuk melakukan pencurian data, instalasi <em>malware</em>, atau berbagai tindakan illegal lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tetapi, seperti yang sudah dijelaskan di atas, tidak semua <em>hackers </em>memiliki tujuan jahat. Terdapat istilah <em>ethical hacking</em> atau merupakan tindakan <em>hacking </em>yang dilakukan untuk tujuan yang baik, misal untuk menemukan dan memperbaiki kerentanan pada sebuah sistem keamanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, memang istilah <em>hacker</em> ini sangat lekat dengan konotasi yang negatif. Hal ini juga dikarenakan banyaknya media atau orang-orang menggambarkan <em>hackers </em>sebagai orang yang melakukan kejahatan. Lantas, bagaimana awal mula istilah <em>hacker</em> ini bisa dikenal?</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well</em>, Istilah <em>hacker</em> muncul di tahun 1970-an, dan menjadi lebih dikenal pada satu dekade berikutnya. Di tahun 1980, rilis sebuah artikel dengan headline “<em>The Hacker Papers</em>”, yang mengeksplorasi tentang kecanduan dalam penggunaan komputer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua tahun kemudian, rilis dua buah film berjudul Tron dan WarGames yang mengambil latar tentang dunia pemograman dan mengenalkan konsep <em>hacking </em>sebagai salah satu ancaman bagi keamanan nasional ke khalayak luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih di tahun yang sama, terjadi peretasan sistem komputer beberapa organisasi besar seperti Security Pacific Bank dan Los Alamos National Laboratory yang dilakukan oleh sekelompok anak muda. Oleh karena itu, hingga saat ini istilah <em>hacke</em>r memiliki konotasi yang negatif.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Hacker</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu kamu ketahui, tidak semua <em>hackers</em> memiliki tujuan jahat dan menyebabkan kerugian. Terdapat beberapa <em>hackers</em> yang memiliki tujuan baik, misal untuk menemukan dan memperbaiki celah keamanan pada sebuah <em>hardware </em>atau <em>software</em>. Sehingga, <em>hacker</em> dapat dibedakan jenisnya berdasarkan tujuannya masing-masing.&nbsp; Yuk, mari kita simak penjelasan mengenai jenis-jenis <em>hacker</em> berdasarkan tujuannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Black Hat Hacker</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis <em>hacker</em> yang umumnya banyak diperbincangkan. Mereka mencari celah keamanan pada sebuah sistem atau jaringan yang bisa di eksploitasi, untuk mendapatkan keuntungan dengan merugikan pihak lain atau untuk tujuan jahat lainnya. Tentunya, hal tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pemilik. Nah, tindakan yang dilakukan oleh <em>black hat </em>ini dapat menyebabkan kerusakan ataupun kerugian yang cukup besar, baik itu dari sisi finansial maupun kredibilitas dari perusahaan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>White Hat Hacker</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan <em>black hat</em>, <em>white hat</em> atau dikenal juga sebagai <em>ethical hacker</em> merupakan seseorang yang cukup professional dan ahli di dalam bidang <em>cybersecurity</em>. Mereka melakukan <em>hacking</em> dengan tujuan untuk membantu dan melindungi berbagai bisnis dari ancaman <em>cyber</em>. Umumnya, <em>white hat</em> bekerja untuk pemerintahan atau organisasi-organisasi besar dan mengakses ke sistemnya. Tindakan <em>hacking </em>ini dilakukan untuk menguji tingkat keamanan<em> cyber</em> yang dimiliki sebuah bisnis atau organisasi. Sehingga, mereka dapat menemukan dan memperbaiki celah keamanan yang ditemukan agar terhindar dari serangan <em>black hat</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong><em>Gray Hat Hacker</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan salah satu jenis <em>hacker</em> yang berada di antara <em>black hat</em> dan <em>white hat hacker</em>, mengapa demikian? <em>Well</em>, hal ini dikarenakan tindakan <em>hacking</em> yang dilakukan bertujuan untuk entah itu niatan baik ataupun jahat. Umumnya, tindakan ini dilakukan untuk keuntungan pribadi sehingga dikategorikan sebagai <em>gray hat</em>. Nah, yang membedakan adalah mereka tidak memiliki niatan untuk melakuan pencurian atau membantu organisasi tertentu. Melainkan, <em>hacking</em> dilakukan sebagai sesuatu hal yang menyenangkan dan dijadikan untuk eksperimen dalam menemukan celah keamanan pada sebuah sistem.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. <strong><em>Script Kiddies</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan sesorang yang amatir dan tidak memiliki pengetahuan mengenai <em>hacking </em>secara utuh. Mereka melakukan <em>hacking </em>pada <em>system</em>, jaringan dan <em>website</em> menggunakan <em>script </em>yang didapatkan dari <em>hacker</em> lain. Tujuan dilakukan <em>hacking</em> hanya untuk menarik perhatian banyak orang saja, bukan untuk mendalami dunia <em>hacking</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. <strong><em>Green Hat Hacker</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan seseorang yang baru belajar mengenai dunia <em>hacking</em>, atau juga dapat dikatakan sebagai <em>newbie</em>. Sehingga, kemampuan yang dimilikinya pun belum begitu ahli dan memungkinkan untuk mereka melakukan kesalahan dalam proses<em> hacking</em>. Tetapi, yang membedakan dengan <em>script kiddies</em> adalah mereka memang tertarik untuk menjadi <em>professional hacker</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. <strong><em>Blue Hat Hacker</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Tujuan dari <em>hacking </em>yang dilakukannya adalah hanya untuk mendapatkan popularitas dan bersaing dengan kompetitornya saja. Sama seperti <em>script kiddies</em>, mereka tidak memiliki niatan untuk mendalami dunia <em>hacking</em>. Tetapi jangan disepelekan, karena umumnya <em>hackers</em> dengan tujuan seperti inilah yang jauh lebih berbahaya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">7. <strong><em>Red Hat Hacker</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal juga sebagai <em>eagle-eyed hacker</em>. Sama seperti <em>white hat hackers</em>, tujuan mereka melakukan <em>hacking</em> adalah untuk mencegah serangan dari <em>black hat hacker</em>. Nah, bedanya <em>red hat</em> ini cukup<em> intense </em>dalam menghadapi <em>black hat hacker</em>, bahkan ia bisa melakukan penyerangan terus-menerus terhadap <em>black hat</em>, hingga mengharuskan sistem untuk diganti secara keseluruhan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja <em>Hacking</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, bagaimanakah cara kerja dari tindakan <em>hacking</em> hingga akhirnya <em>hacker </em>dapat berhasil melakukan peretasan? &nbsp;Umumnya, terdapat dua cara yang dilakukan dalam menjalankan tindakan <em>hacking</em>, apa sajakah itu? Yuk, mari kita simak penjelasannya!</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Technical weaknesses </em></strong>– tindakan <em>hacking</em> yang dilakukan dengan mencari celah keamanan atau kelemahan teknis lainnya pada<em> software, </em>lalu kemudian di eksploitasi untuk melakukan infeksi <em>malware </em>atau mendapatkan akses ke sistem.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Social weaknesses </em></strong>– tindakan<em> hacking</em> yang dilakukan dengan menggunakan rekayasa sosial (memberikan <em>link, email</em>, atau <em>file</em>) untuk memanipulasi dan mendapatkan identitasi pribadi atau informasi sensitif lainnya milik korban.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tips Agar Terhindar dari Serangan<em> Hacker</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jangan khawatir, karena terdapat beberapa tips yang bisa kamu lakukan sebagai upaya pencegahan dari serangan <em>hacker</em>. Berikut beberapa tips yang bisa kami berikan agar dapat terhindar dari ancaman <em>hacking</em>.</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Lihat Penggunaan HTTPS</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum mengunjungi dan memasukkan data pada sebuah <em>website</em>, pastikan bahwa <em>website</em> tersebut menggunakan awalan HTTPS.<em> Website</em> dengan awalan HTTPS berarti melakukan enkripsi pada setiap pertukaran data yang terjadi, sehingga <em>hacker </em>tidak dapat melakukan pencurian data.</p>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong><em>Software Update</em></strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan berulang kali di atas, bahwa <em>hackers</em> mencari celah keamanan pada sebuah <em>software </em>agar dapat di eksploitasi. Oleh karena itu, penting untuk selalu melakukan update pada <em>software</em>, karena umumnya pada <em>update </em>tersebut terdapat perbaikan untuk celah keamanan.</p>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong>Gunakan <em>Password</em> Berbeda untuk Setiap Akun</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, jangan pernah menggunakan <em>password </em>yang sama pada setiap akun yang kamu miliki. Akibat yang ditimbulkan dari penggunaan <em>password</em> yang sama bisa cukup fatal. Apabila <em>hackers</em> berhasil mendapatkan <em>password </em>tersebut, maka seluruh akunmu dapat diretas. Oleh karena itu, gunakan <em>password</em> yang cukup kuat dan berbeda untuk setiap akunnya.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li><strong><em>Install Software Antivirus</em></strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Ini merupakan salah satu hal penting dan utama yang dapat kamu lakukan untuk melacak berbagai aktivitas yang berpotensi pada peretasan <em>software</em>. Nah, penggunaan <em>antivirus </em>ini dapat melindungi kamu dari berbagai serangan <em>malware, spyware</em>, dan <em>virus </em>terbaru.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5"><li><strong>Lakukan<em> Download</em> dari Situs Resmi</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Pastikan untuk selalu mengunduh aplikasi atau <em>software </em>dari sumber terpercaya/pihak pertama, tujuannya agar dapat terhindar dari <em>software </em>yang terinfeksi <em>malware, virus</em> dan trojan.</p>



<ol class="wp-block-list" start="6"><li><strong>Gunakan <em>Two-Factor Authentication</em></strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menggunakan <em>two-factor authentication</em>, maka kamu akan diminta bukti identifikasi lain untuk masuk ke akunmu, misal <em>fingerprint</em> atau kode yang dikirimkan ke perangkat. Sehingga akun yang kamu miliki akan menjadi jauh lebih aman.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa tidak semua <em>hacker </em>memiliki tujuan jahat. Terdapat beberapa yang melakukan <em>ethical hacking</em>, untuk membantu perusahaan atau organisasi dalam menemukan dan memperbaiki celah keamanan yang terdapat pada sistem. Tetapi, kamu tetap harus waspada terhadap serangan <em>hacker</em>, misal dengan rutin melakukan <em>software update</em>, <em>download software</em> dari sumber terpercaya, dan instalasi <em>software antivirus</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kamu juga dapat melakukan perlindungan terhadap <em>website</em>-mu agar terhindar dari ancaman <em>malware </em>dan <em>hacker</em>s. Caranya yaitu dengan menggunakan <em>hosting </em>yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Silakan kunjungi <em>website </em><a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, untuk mendapatkan layanan <em>hosting</em> dengan teknologi Imunify360 yang dapat melindungi <em>website</em>-mu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/hacker-penjelasan-dan-jenis-jenisnya/">Hacker: Penjelasan dan Jenis-Jenisnya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
