<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Marketing Archives - Wide Host Media</title>
	<atom:link href="https://widehostmedia.com/category/marketing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://widehostmedia.com/category/marketing/</link>
	<description>Cloud Solution</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jun 2023 05:51:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2019/09/wide_host_media_icon_30b_icon.ico</url>
	<title>Marketing Archives - Wide Host Media</title>
	<link>https://widehostmedia.com/category/marketing/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengertian Big Data pada Bisnis</title>
		<link>https://widehostmedia.com/pengertian-big-data-pada-dunia-bisnis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 05:51:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Data Center]]></category>
		<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[bigdata]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[data center]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8484</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah pengertian konsep big data pada bisnis, sebagai berikut. Perkembangan teknologi semakin canggih dari hari ke hari. Sama hal nya dengan big data yang tidak dapat dihindarkan. Karena big data adalah kumpulan informasi dalam jumlah yang besar. Dalam dunia bisnis, jumlah informasi yang diperlukan dapat mengampil keputusan yang terbaik sangatlah besar. Walaupun belum banyak yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/pengertian-big-data-pada-dunia-bisnis/">Pengertian Big Data pada Bisnis</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sebuah pengertian konsep big data pada bisnis, sebagai berikut. Perkembangan teknologi semakin canggih dari hari ke hari. Sama hal nya dengan big data yang tidak dapat dihindarkan. Karena big data adalah kumpulan informasi dalam jumlah yang besar. Dalam dunia bisnis, jumlah informasi yang diperlukan dapat mengampil keputusan yang terbaik sangatlah besar. Walaupun belum banyak yang memahami konsep big data namun manfaatnya sudah dapat dirasakan. Lalu apa itu big data? Bagaimana konsep big data pada bisnis? Nah di artikel ini akan membahas pengertian Big Data, berikut penjelasannya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Big Data</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pengertian Big data adalah kumpulan data yang besar, kompleks, terutama dari sumber data baru dan semakin bertambah setiap waktu. Data tersebut jumlahnya sangat besar sehingga tidak dapat disimpan dan diproses pada software pemrosesan data tradisional. Jumlah data yang dihasilkan berasal dari aktivitas internet yang semakin rutin dilakukan, baik untuk tujuan pribadi maupun keperluan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada jaman sekarang, kegiatan dan perkerjaan yang dilakukan dimanapun pasti memerlukan internet. Maka data – data yang dimiliki setiap individunya berbeda terutama pelaku bisnis yang dijamin akan rutin mendapatkan data setiap harinya, bahkan setiap jam, menit dan detik. Jenis data yang di dapatkan beragam sehingga disebut sebagai data yang terstruktur atau tidak terstruktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh sebab itu, penting untuk mengelola big data dengan benar dalam dunia bisnis. Seperti yang kita ketahui bahwa dalam suatu perusahaan harus bisa mengolah data untuk mendorong pendapatan atau profit perusahaan. Supaya bisa bertahan di tengah persaingan dan bisa terus berkembang. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengenal Karakteristik Big Data</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah membahas apa itu big data, maka selanjutnya mengenai karakteristik big data. Ada beberapa karakteristik untuk mengenali data apa saja yang dapat dikategorikan sebagai big data, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Volume</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Karakteristik pertama yang dapat terlihat adalah volume atau jumlah data. Ukuran data yang dimiliki big data tentu saja memiliki kapasitas yang besar. Sehingga kalian perlu memproses volume data yang cukup besar untuk data.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Velocity</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Velocity merupakan kecepatan produksi data, yang berhubungan dengan seberapa cepat data dibuat atau dihasilkan. Kecepatan transfer data sangat berpengaruh dalam pemrosesan big data karena memungkinkan dapat diterima secara langsung (<em>real-time</em>). Sehingga ketika data baru sudah datang dan diterima oleh pihak client,&nbsp;maka proses bisa dilakukan secara langsung.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Variety</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya ada Variety, karakteristik ini berhubungan langsung dengan sumber data. Data yang semakin berkembang dan berasal dari platfrom beragam sehingga data – data tersebut biasanya ada yang terstruktur, semi terstruktur dan juga tidak yang terstruktur. Misalnya dari salah satu platfrom seperti Twitter bisa bervariasi bentuknya seperti fomulir data personal, foto, video, dan bahkan banyak data lainnya yang tersedia. Contoh yang sudah dijelaskan sebelumnya disebut data yang tidak terstruktur. &nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Value</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Value adalah nilai terhadap sebuah data yang sudah melalui proses pengolahan. Sebesar apapun jumlah datanya, jika tidak memiliki value tentu tidak bisa menjadi suatu informasi yang lengkap yang dapat diproses dan dianalisis. Data tanpa value hanya akan menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak benar. Jika ingin terhindar dari hal tersebut maka pastikan data yang digunakan sudah memiliki value dan informasi yang dibutuhkan.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Veracity</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Keakuratan data sangatlah penting. Veracity atau kebenaran adalah tingkat akurasi informasi yang diberikan oleh data set. Sebuah data yang memiliki tingkat kebenaran yang baik maka akan keputusan yang diambil akan memberikan hasil yang maksimal. Seperti yang kita ketahui bahwa menyaring informasi menjadi sulit maka peran veracity menjadi penting.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Konsep dari Big Data</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahi dan memahami mengenai perngertian dan karakteristik Big Data, maka selanjutnya membahas tentang beberapa konsep big data. Penjelasan mengenai konsep big data adalah proses mengumpulkan data – data yang dihasilkan dengan tepat supaya dapat memberikan value yang diinginkan. Berikut penjelasan mengenai konsep big data:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Integritas Data</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep pertama yaitu integritas data. Tahap integritas data ini merupakan proses mengumpulkan data yang telah dibuat sehingga menjadi big data. Data – data tersebut berasal dari berbagai sumber yang terpisah dan berbeda. Misalnya data pada website salah satu toko online yang berasal dari pendaftaran akun baru, wishlist, keranjang, dan sebagainya. Semua data tersebut akan tetap tercantum dan dapat digunakan untuk proses selanjutnya. Maka proses utama dari integritas adalah mengumpulkan data.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Pengelolaan Data</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika semua data sudah terkumpul, maka langkah selanjutnya untuk pengelolaan datanya. Semua data yang dikumpulkan harus mampu dikelola dengan pada saat penyimpanannya. Maka dari itu membutuhkan ruang penyimpanan yang besar serta dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Dalam dunia bisnis, penggunaan website dengan layanan hosting yang seusai dapat menjadi pilihan terbaik. Sehingga semua kegiatan dapat dilakukan dan diproses pada satu tempat.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Analisis Data</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep big data terakhir yaitu analisis data. Ketika semua data sudah terkumpul, disimpan dan dikelompokkan sesuai dengan jenisnya, maka kalian dapat memprediksi hasil akhir yang didapatkan dari big data tersebut. Harus ada yang digaris bawahi sebenarnya bahwa kunci untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dengan cara hati – hati dalam mengambil kesimpulan dari data yang di analisis.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat Big Data pada Bisnis</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ternyata setelah memahami pembahasan sebelumnnya, big data ternyata banyak kelebihannya di dalam dunia bisnis. Nah untuk selajutnya apa manfaat big data pada bisnis? Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1">
<li><strong>Mengembangkan produk menjadi lebih mudah</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Big data dapat membantu mengembangkan produk pada suatu perusahaan menjadi lebih mudah. Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan dan dianalisis, perusahaan bisa mendapatkan hasil sesuai kebutuhan konsumen. Penjualan produk pun dapat ditingkatkan kembali. Jika ada data yang tidak sesuai atau membuat penjualan menjadi rendah, maka harus dilakukan perbaikan atau menghentika produksinya.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Customer Relationship Management (CMR)</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan sales sangat penting. Agar hubungan tetap terjaga baik maka harus menggunakan layanan CMR atau Customer Relationship Management. Dikarenakan layanan tersebut adalah salah satu hal yang terpenting untuk bisnis karena membantu meningkatkan penjualan dan membantu pengelolaan marketing agar lebih mudah dan sesuai dengan kebutuhan customer. &nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Membuat inovasi terbaru</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah menggunakan big data, perusahaan dapat membuat inovasi terbaru sesuai minat konsumen. Berupa jenis – jenis produk atau berdasarkan banyaknya minat konsumen dalam transaksi pada satu produk. Dengan berkembangnya jaman pasti banyak sekali trend yang terjadi, sehingga perusahaan dapat membuat inovasi produk berdasarkan trend yang lebih mudah dan menarik bagi konsumen.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Meningkatkan UX untuk pengguna mobile</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Tampilan pada sebuah aplikasi maupun website resmi merupakan hal pertama yang dilihat oleh konsumen. Tidak hanya itu kecepatan sebuah fitur – fitur yang tersedia membuat semua keputusan dapat dilakukan dengan cepat. Karena dunia sudah berubah semakin cepat, sehingga informasi juga dapat berubah dengan sangat cepat. Maka meningkatkan tampilan dengan cepat dan mudah merupakan salah satu hal terpenting sesuai kebutuhan konsumen agar lebih sederhana dalam menggunakannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada artikel ini membahas mengenai pengertian big data pada bisnis. Seperti yang diketahui, semakin berkembangnya jaman, maka banyak sekali kegiatan yang dilakukan melalui internet. Kegiatan tersebut bisa berupa kegiatan pribadi yang menggunakan media sosial hingga kegiatan bisnis untuk penjualan produk. Sehingga tanpa disadari banyak sekali informasi yang tersimpan di internet. Kumpulan informasi tersebut semakin banyak dan dapat disebut Big Data. Dengan adanya big data sangat membantu bisnis dalam penjualan produknya dengan beberapa manfaat yang dapat dirasakan. Selain itu ada beberapa karakteristik yang membutuhkan pengelolaan yang tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan layanan <em>data center</em> sesuai kebutuhan kalian. Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/pengertian-big-data-pada-dunia-bisnis/">Pengertian Big Data pada Bisnis</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hashtag: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat</title>
		<link>https://widehostmedia.com/pengertian-cara-kerja-dan-manfaat-hashtag/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Apr 2023 20:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Network]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[hashtag]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[network]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mari membahas pengertian, cara kerja, dan manfaat dari hashtag. Pada umumnya, bagi para pengguna internet sudah tidak asing dengan istilah hashtag. Hashtag adalah sebuah symbol kecil yang berbentuk seperti pagar (#). &#160;Biasanya penggunaan hashtag dilakukan pada beberapa media sosial. Orang pertama yang menggunakan hashtag adalah Chris Messina sebagai web marketing specialist Twitter. Namun apakah pengertian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/pengertian-cara-kerja-dan-manfaat-hashtag/">Hashtag: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Mari membahas pengertian, cara kerja, dan manfaat dari hashtag. Pada umumnya, bagi para pengguna internet sudah tidak asing dengan istilah hashtag. Hashtag adalah sebuah symbol kecil yang berbentuk seperti pagar (#). &nbsp;Biasanya penggunaan hashtag dilakukan pada beberapa media sosial. Orang pertama yang menggunakan hashtag adalah Chris Messina sebagai <em>web marketing specialist</em> Twitter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun apakah pengertian Hashtag sebenarnya? Bagaimana cara kerja hashtag? Dan juga apa manfaat menggunakan Hashtag pada media sosial internet? Dalam artikel ini, akan menjelaskan tentang pengertian, cara kerja, dan manfaat hashtag. Simak penjelasan berikut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Hashtag</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari web <a href="https://blog.hubspot.com/marketing/hashtags-twitter-facebook-instagram">Hubspot</a> menjelaskan bahwa Hashtag adalah sebuah frasa kata kunci yang simple, dieja tanpa spasi dengan tanda pagar (#) didepannya. Sebagai contoh #webmarketing #mediasosialsaatini #layananhostingmurah dan masih banyak lagi merupakan contoh penggunaan hashtag.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan hashtag sudah banyak digunakan oleh beberapa pengguna internet yang biasanya dapat mengikat berbagai topik yang mungkin sedang ramai dibicarakan. Selama topik yang dibicarakan atau dibahas di media sosial sedang ramai maka hashtag tersebut akan masih digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hashtag pertama kali digunakan di Twitter, namun semakin berkembangnya jaman dan banyaknya media sosial maka penggunaan hashtag dapat digunakan di platform media lain seperti <em>Facebook, Instagram, Pinterest</em>, hingga <em>TikTok</em>. Seperti yang diketahui bahwa tujuan utama hashtag adalah untuk memudahkan siapapun agar mengetahui berita terkini atau topik pembahasan yang sedang terjadi dengan cepat bahkan dalam situasi darurat sekalipun.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara kerja Hashtag</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui pengertian secara lengkap tentang hashtag. Maka bagaimana cara kerja hashtag pada media sosial? Berikut beberapa penjelasannya:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Bagaimana Hashtag Bekerja Di Twitter</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan Hashtag pada <em>Twitter</em> bekerja dengan cara menghubungkan percakapan pengguna menjadi suatu kumpulan. Namun jika ada <em>Twitter</em> yang tidak saling berhubungan menggunakan <em>hashtag</em> yang sama, tweet mereka akan tetap muncul pada kumpulan <em>hashtag</em> yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nantinya hashtag yang populer akan muncul pada laman trending topik. Bagi pengguna internet juga dapat mencari hashtag lebih spesifik meelalui kolom pencarian. Hasil pencarian hashtag tersebut akan muncul pada beberapa kolom, seperti:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong><em>Top</em></strong> – kumpulan <em>tweet</em> dengan hashtag yang paling banyak berinteraksi. Biasanya tweet dari orang atau brand yang memiliki <em>followers</em> yang banyak.</li><li><strong><em>Latest</em></strong> – merupakan kumpulan tweet yang terbaru dari semua orang yang membuat tweet menggunakan <em>hashtag</em> itu.</li><li><strong><em>People</em></strong> – daftar akun <em>Twitter</em> yang teratas untuk diikuti perihal <em>hashtag</em> tersebut.</li><li><strong><em>Photos</em></strong> – kumpulan foto yang terkait pada tweet dengan suatu <em>hashtag</em> tertentu.</li><li><strong><em>Vdeos</em></strong><em> </em>– kumpulan <em>tweet</em> yang berisikan video didalamnya yang berhubungan dengan <em>hashtag</em> tersebut.</li></ol>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Bagaimana Hashtag Bekerja Di Instagram</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sama seperti hal nya penggunaan <em>hashtag</em> di <em>Twitter</em>. Pada <em>Instagram</em> juga adalah hal yang menghubungkan percakapan pengguna menjadi sebuah kelompok tertentu. Namun untuk pengguna <em>Instagram</em> menggunakan <em>hashtag</em> yang sama, maka kiriman mereka akan muncul di kelompok <em>hashtag</em> tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan hashtag di Instagram sama dengan di <em>Twitter</em> bahwa mencari <em>hashtag</em> bisa memalui kolom search. Lalu hasil search pada kolom akan muncul sebagai berikut:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong><em>Related Hashtag</em></strong> – merumpukan kumpulan <em>hashtag</em> terkait dengan pencarian pada kolom search.</li><li><strong><em>Top post</em></strong> – menampilkan beberapa post dengan <em>hashtag</em> yang memiliki engagement paling banyak, biasanya digunakan oleh orang atau brand yang berpengaruh.</li><li><strong><em>Most recent</em></strong> – kumpulan post Instagram yang baru dari semua orang yang mem-posting menggunakan <em>hastag</em> tersebut.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat Hashtag</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hashtag</em> merupakan cara yang bagus untuk terhubung dengan orang – orang yang berpikiran sama dan juga <em>hashtag</em> dapat digunakan untuk apa saja. Menurut <a href="http://Hashtag merupakan cara yang bagus untuk terhubung dengan orang – orang yang berpikiran sama dan juga hashtag dapat digunakan untuk apa saja. Menurut Hootsuite (https://blog.hootsuite.com/how-to-use-hashtags/) ada beberapa manfaat menggunakan hashtag. Berikut penjelasannya:">Hootsuite</a> ada beberapa manfaat menggunakan hashtag. Berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li>Meningatkan <em>engagement</em> dengan followers.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Mencantumkan <em>hashtag</em> pada postingan artinya keikut sertaan dari bagian percakapan yang sedang terjadi di platfrom media sosial. Itu akan membuat <em>post</em> tersebut terlibat dalam percakapan itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut akan mengarakan pada keterlibatan yang besar, seperti akan meningkatkan keterlibatan media sosial terhadap brand melalui <em>like</em>, <em>share</em>, <em>komentar</em>, dan bahkn <em>followers</em> baru. &nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Kesempatan untuk membangun <em>brand</em> kamu.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan <em>hashtag</em> khusus untuk <em>brand</em> dapat menjadi cara yang efetif untuk mempromosikan bisnis dan mendorong percakapan pengguna internet.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Cara menunjukan dukungan untuk masalah sosial.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selain untuk mempromosikan suatu brand, penggunaan hashtag juga dapat digunakan untuk menunjukan dukungan masalah sosial yang sedang terjadi dan menjadi perbincangan <em>followers</em> kamu.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Menambahkan konteks pada post media sosial.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menuliskan teks pada platfrom media sosial sangatlah terbatas. Seperti saat ingin menggunakan <em>Twitter</em>, jumlah teks yang dapat ditulis hanyalah 280 karakter untuk menulis satu postingan tweet. Di Instagram, penggunaan teks yang terlalu panjang tidaklah efektif. Sama seperti <em>Facebook</em>, <em>Pinterest</em>, <em>LinkedIn</em> atau <em>platfrom</em> lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga dalam pengguna <em>hashtag</em> dapat mengontekstualisasikan apa yang kamu bicarakan tanpa perlu menghabiskan karakter. Selain itu, dapat juga mengelompokkan beberapa postingan dengan konteks yang sama dalam satu <em>hashtag</em>.</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Membantu target <em>audiens</em> menemukan <em>brands</em>.</li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Di Instagram dan LinkedIn, pengguna dapat mengikuti <em>hashtag</em> yang dibuat pengguna lain. Menggunakan beberapa hashtag populer dapat membantu dan memudahkan pengguna baru untuk menemukan <em>brandmu</em>. Seperti contohnya #fashion di post Instagram kamu, tentu saja orang yang mengikuti <em>hashtag</em> tersebut akan melihat postingan terbaru kamu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hashtag</em> adalah sebuah symbol kecil yang seperti pagar (#) namun kegunaannya cukup berpengaruh besar pada bisnis hingga membantu dukungan masalah sosial. Penggunaan <em>hashtag</em> sudah banyak dilakukan oleh para pengguna internet karena merupakan strategi yang baik dalam mempromosikan suatu topik yang sedang terjadi. Namun, ada yang harus diperhatikan bahwa penggunaan <em>hashtag</em> hindari penulisannya secara per kata, karena hal itu tidak efektif dan akan sulit dipahami. Sekian penjelasan dari pengertian, cara kerja, dan manfaat hashtag. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan informasi berbagai hal seperti data center dan VPS MikroTik. &nbsp;Selain itu, bagi kamu yang tertarik untuk memulai&nbsp;<em>website</em>&nbsp;mu sendiri, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/pengertian-cara-kerja-dan-manfaat-hashtag/">Hashtag: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Istilah Benchmark.</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-istilah-benchmark/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Minna Pratari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2023 07:36:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Network]]></category>
		<category><![CDATA[benchmark]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[network]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8441</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mari mengenal istilah Benchmark! Apakah kalian tahu apa itu Benchmark? Pada umumnya, masih banyak yang belum mengetahui istilah Benchmark. Kata tersebut masih sangat asing bagi sebagian orang. Maka di artikel ini kita akan mengenal istilah Benchmark secara jelas. Berikut penjelasannya: Pengertian Benchmark. Pada kesempatan ini, mari mengenal istilah Benchmark. Seperti yang kita ketahui, istilah benchmark [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-istilah-benchmark/">Mengenal Istilah Benchmark.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Mari mengenal istilah Benchmark! Apakah kalian tahu apa itu Benchmark? Pada umumnya, masih banyak yang belum mengetahui istilah Benchmark. Kata tersebut masih sangat <em>asing</em> bagi sebagian orang. Maka di artikel ini kita akan mengenal istilah Benchmark secara jelas. Berikut penjelasannya:</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Benchmark.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan ini, mari mengenal istilah Benchmark. Seperti yang kita ketahui, istilah benchmark merupakan kata serapan bahasa inggris yang artinya patokan atau tolak ukur. Lalu, secara umum pengertian benchmark adalah <em>tools</em> yang menjadikan patokan standar untuk membandingkan satu hal dengan hal lainnya yang sejenis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, pengertian benchmark dalam ilmu manajemen yaitu upaya untuk membandingkan dan mengukur kebijakan perusahaan meliputi produk, program, strategi dan masih banyak komponen atau patokan lainnya yang dapat diukur dengan standar baku tertentu. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan informasi apa saja untuk meningkatkan performa perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, tujuan lain dari benchmark adalah untuk mendapatkan suatu pandangan yang akurat tentang bagaimana strategi dan operasi yang sudah dilakukan oleh perusahaan sendiri dengan yang sudah dilakukan kompetitor dalam menghasilkan ide-ide untuk meningkatkan performa meliputi program, teknologi, dan apa saja yang sudah dilakukan untuk mengurangi kesenjangan tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis &#8211; Jenis Benchmark.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, setelah memahami dan mengenal istilah Benchmark kemudian benchmark terbagi menjadi beberapa jenis. Untuk penjelasannya sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Internal Benchmark.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Internal Benchmark merupakan kegiatan dalam membandingkan suatu proses dan komponen lainnya yang dilakukan pada anak perusahaan atau cabang perusahaan. Namun tidak hanya itu, dalam organisasi di sebuah perusahaan dilakukan juga supaya dapat mencapai standar dari perusahaan yang sudah ditentukan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Eksternal Benchmark.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, untuk eksternal benchmark adalah perbandingan yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain yang bergerak pada industry yang sama. Untuk eksternal benchmark terbagi lagi menjadi dua yaitu perbandingan yang dilakukan sebuah perusahaan terhadap perusahaan yang menjadi kompetitor utama (<em>Competitive Benchmark)</em> dan perbandingan yang dilakukan dengan perusahaan lain (<em>Non-Competitive Benchmark)</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk <em>Non-Competitive</em> Benchmark itu terbagi menjadi dua, yaitu <em>functional non-competitive benchmarking</em> itu membandingkan fungsi yang sama dari perusahaan yang berbeda dan <em>generic non-competitive benchmarking</em> itu membandingkan proses bisnis dasar dari perusahaan yang berbeda pada industry yang sama.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Strategic Benchmarking.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Strategic Benchmarking merupakan cara mengamati bagaimana perusahaan lain dapat lebih unggul dari kompetitornya. untuk mengetahui apa saja strategi yang sudah dilakukan kompetitor. Sehingga, perusahaa akan mencari strategi yang lebih tepat supaya lebih unggul. </p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Process Benchmarking.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Process Benchmarking merupakan cara memandingkan dari segi proses atau sistem yang dilakukan perusahaan lain dan kompetitor lain. Cara ini dilakukan untuk memperbaharui proses pada perusahaan sendiri dengan tepat, agar dapat mencapai target dari perusahaan tersebut. </p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Functional Benchmarking.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Functional Benchmarking merupakan cara yang digunakan untuk membandingkan pada fungsi tertentu untuk meningkatkan operasional dari fungsional tersebut.&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Performance Benchmarking.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Performance Benchmarking adalah cara untuk membandingkan suatu performa produk atau jasa pada kompetitor lain. </p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Product Benchmarking.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Product Benchmarking adalah cara untuk membandingkan perihal letak kekurangan dan kelebihan suatu produk dengan perusahaan lain. </p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Financial Benchmarking.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Financial Benchmarking adalah cara untuk membandingkan kekuatan finansial atau kondisi finansial yang dimiliki kompetitor lain. </p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat Benchmarking.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya apa manfaat Benchmarking dalam dunia bisnis? Berikut beberapa manfaat dari Benchmarking:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Meningkatkan kinerja perusahaan.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika menggunakan benchmark dengan kompetitor lain, maka perusahaan dapat mengidentifikasi komponen mana saja yang dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dari kompetitor.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Melakukan perbaikan secara berkala.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dilakukannya benchmark, perusahaan dapat memperbaiki komponen yang belum sesuai dari waktu ke waktu. Supaya performa perusahaan akan semakin meningkat secara berkelanjutan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Meningkatkan infrastruktur perusahaan.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Di dalam proses benchmarking, akan membantu meningkatkan infrastruktur perusahaan meliputi database hingga standar operasional perusahaan tersebut. Tentu saja data dapat menguntungkan produktivitas sebuah perusahaan tersebut.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Meningkatkan penjualan.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Proses Benchmarking juga dapat meningkatkan penjualan produk pada suatu perusahaan. Dikarenakan bisa dapat menemukan ide – ide yang berbeda dari kompetitor dalam penjualan produk. Sehingga dapat meningkatkan penjualan secara efisien dan efektif.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Mengetahui kelebihan perusahaan.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dilakukannya proses benchmarking, suatu perusahaan akan mulai mengetahui kelebihan yang dimiliki dibandingkan kompetitor. Selain itu juga supaya dapat mengetahui bagaimana kompetitor lebih unggul dan sukses.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Melakukan Benchmarking.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Bagaimana cara melakukan bechmarking guna untuk meningkatkan kualitas pada suatu perusahaan? Kini akan dibahas beberapa cara untuk melakukan benchmarking bagi suatu perusahaan untuk pencapaian yang lebih unggul dan sukses. Berikut penjelasannya:</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Analisis proses internal.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan menganalisis proses internal pada perusahaan sendiri. Bagaimana upaya yang sudah dilakukan untuk melakukan penjualan produk? Bagaimana melakukan marketing atau campaign untuk meningkatkan penjualan produk? Sehingga dapat mengetahui proses internal tentang penjualan produk, menarik konsumen baru dan aspek lainnya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Tentukan proses benchmarking yang akan dilakukan.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, tentukan proses benchmarking yang akan dilakukan. Pada umumnya, dilakukan dengan cara pendekatan seperti studi kasus atau wawancara perihal bisnis dan marketing. Biasanya, wawancara dilakukan kepada pelaku bisnis di bidang yang sama.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Tentukan target yang ingin dicapai.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menggunakan benchmarking, perusahaan harus menentukan target kesuksesannya sendiri. Seperti contohnya, bagi kompetitor lain kesuksesan dalam penjualan produknya dengan melakukan campaign. Maka, pada perusahaan harus di tentukan kesuksesan yang tepat.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Lakukan riset dan kumpulkan data.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah selanjutnya adalah lakukan riset dan kumpulkan data sebanyak – banyaknya. Hal ini merupakan bagian terpenting karena dapat menjadi gambaran bagaimana keadaan kompetitor. Untuk mengumpulkan datanya bisa melakukan yang sebelumnya sudah dibahas yaitu wawancara, studi kasus, dan sebagainya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Aplikasikan hasil riset.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika semua data sudah dilengkapi, maka selanjutnya untuk mengaplikasikan hasil riset sesuai dengan tujuan benchmarking suatu perusahaan. Dapat dilakukan dengan cara mengembangkan produk baru dan mengatasi proses internal.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Trial dan error.</strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu dengan dilakukannya benchmarking bukan berarti data <em>mencuri</em> ide dari kompetitor melainkan untuk menciptakan sesuatu yang berbeda dengan kompetitor lain. Bisa disebut bahwa benchmarking dilakukan dan diaplikasikan berdasarkan hasil riset yang sudah didapat dan bisa meningkatkan penjualan produk yang lebih unggul dari kompetitor di bidang yang sama.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan.</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami tentang penjelasan Benchmark, seperti jenis – jenisnya, manfaatnya, hingga cara melakukan benchmark. Kesimpulan yang dapat diambil adalah melakukan benchmark merupakan langkah baik bagi perusahaan untuk dapat maju lebih unggul dan tepat. Seperti yang dibahas sebelumnya bahwa benchmark itu membandingkan sebuah perusahaan dengan kompetitor di bidang yang sama. Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan kompetitor, sebuah perusahaan dapat mencari ide yang dimana membuat perusahaannya sendiri itu lebih unggul guna meningkatkan penjualan produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi&nbsp;<em>website</em>&nbsp;<a href="https://widehostmedia.com/">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan layanan seputar web hosting untuk menjadi salah satu trick terbaik dalam memasarkan perusahaanmu. Selain itu, Wide Host Media juga menyediakan layanan hosting murah dengan akses super cepat dan stabil. Digunakan untuk penyimpanan file&nbsp;<em>website</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>email</em>&nbsp;yang kamu miliki agar lebih mudah diakses kapanpun dan dimanapun melalui internet. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-istilah-benchmark/">Mengenal Istilah Benchmark.</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Apa itu Content Marketing</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-content-marketing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2022 06:48:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=8135</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika kamu seorang pebisnis yang memasarkan usahanya melalui sebuah website, tentu paham seberapa pentingnya peran konten dalam menjalankan strategi pemasaran. Dengan memiliki konten yang berkualitas, maka kamu bisa menarik lebih banyak audience untuk bisnismu. Nah, terdapat beberapa trik yang bisa kamu lakukan untuk melakukan pendistribusian konten yang sudah dibuat, atau dikenal juga dengan istilah content [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-content-marketing/">Mengenal Apa itu Content Marketing</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika kamu seorang pebisnis yang memasarkan usahanya melalui sebuah <em>website</em>, tentu paham seberapa pentingnya peran konten dalam menjalankan strategi pemasaran. Dengan memiliki konten yang berkualitas, maka kamu bisa menarik lebih banyak <em>audience </em>untuk bisnismu. Nah, terdapat beberapa trik yang bisa kamu lakukan untuk melakukan pendistribusian konten yang sudah dibuat, atau dikenal juga dengan istilah <em>content marketing</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah yang sebenarnya dimaksud dengan <em>content marketing</em>? Mengapa ia berperan cukup penting dalam menjalankan sebuah bisnis? Jika kamu penasaran dan ingin mengetahui jawabannya, maka kamu sedang berada di artikel yang tepat. Kali ini kita akan membahas secara lengkap mengenai <em>content marketing</em>, mulai dari pengertian hingga bentuk-bentuknya. Yuk, mari kita simak artikelnya hingga akhir!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Content Marketing</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip dari <em>website</em> <a href="https://mailchimp.com/marketing-glossary/content-marketing/#What_is_content_marketing%3F_" target="_blank" rel="noreferrer noopener">mailchimp</a>, <strong><em>content marketing</em></strong> merupakan sebuah strategi pendistribusian dan pengembangan konten yang relevan untuk menarik perhatian audiens, terutama yang berpotensi untuk menjadi pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dapat dikatakan bahwa <em>content marketing</em> ini juga merupakan sebuah strategi jangka panjang, karena jika sudah berhasil menarik audiens menjadi pelanggan maka kamu juga harus bisa untuk mempertahankannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bayangkan, ketika seseorang memutuskan untuk menggunakan produkmu, itu berarti ia sudah mempercayakan produkmu dibanding produk kompetitor lainnya. Sehingga, kamu harus bisa menjaga kepercayaan tersebut dan membangun relasi yang kuat dengan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, salah satu caranya adalah dengan melakukan pendistribusian konten-konten yang tidak hanya relevan bagi audiens tetapi juga konsisten. Misal, kamu memiliki bisnis di bidang kuliner, maka tentunya kamu perlu membuat konten seputar dunia kuliner. Selain itu, konten tersebut juga perlu dibuat secara konsisten agar dapat memberikan manfaat dan menarik banyak perhatian audiens.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja dari <em>Content Marketing</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Content marketing</em> ini sangat bermanfaat dalam menarik pelanggan potensial, hanya saja perlu dilakukan beberapa hal efektif seperti pembuatan konten yang sesuai untuk setiap tahapan pada siklus penjualan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut penggunaan <em>content marketing</em> untuk setiap tahapan pada siklus penjualan, mulai dari tahapan <em>awareness </em>hingga pembelian.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Awareness stage</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahapan ini merupakan sebuah tahapan awal untuk memberikan kesadaran kepada audiens terkait kebutuhannya akan produkmu. Sehingga, kamu harus bisa membuat konten yang berfokus pada perhatian utama para audiens.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kamu bisa memulainya dengan pembuatan konten yang bersifat edukasi, saran, ataupun lainnya. Contoh konten yang cocok untuk tahapan ini, yaitu blog, artikel, <em>e-book</em>, video, dan lain sebagainya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Consideration stage</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahapan selanjutnya, tidak hanya berisikan informasi saja, tetapi kontenmu juga harus berisikan pemasaran yang berguna. Tentunya konten juga harus disesuaikan dengan apa yang bisnismu tawarkan. Contoh konten yang cocok untuk tahapan ini, yaitu panduan (<em>how-to articles/videos</em>), <em>case-study</em>, ataupun <em>checklist</em>.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Closing stage</em></strong></li></ul>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahapan ini memiliki peran yang sangat penting, karena merupakan sebuah titik penentuan untuk pembelian produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, buatlah konten yang berfokus pada penjualan.&nbsp; Serta, konten juga harus berisikan informasi mengenai suatu hal yang dapat membedakan produkmu dari produk lainnya. Contoh konten yang cocok untuk tahapan ini, yaitu video produk, panduan untuk pembeli, atau <em>case-study</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bentuk-Bentuk <em>Content Marketing</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebenarnya, bentuk dari <em>content marketing</em> ini sangatlah beragam dan tidak terpatok pada satu bentuk konten saja. Bahkan, beberapa di antaranya mungkin sudah sering dan umum untuk ditemukan. Kira-kira apa sajakah bentuk-bentuk <em>content marketing</em> tersebut? Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong>Blog</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan salah satu bentuk <em>content marketing</em> yang paling banyak digunakan, lantaran kemudahan pengelolaannya serta tingkat ketahanannya yang cukup tinggi. Kemudian, pada blog atau <em>website </em>tersebut, bisa kamu tulis berbagai informasi yang dibutuhkan oleh target audiensmu dalam bentuk sebuah artikel bermanfaat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang kamu ketahui, bahwa sebuah blog atau <em>website</em> erat kaitannya dengan istilah SEO. Sehingga, kamu juga bisa memanfaatkan pengoptimalan SEO ini untuk mendapatkan lebih banyak trafik ke <em>website</em> mu. Selain itu, kamu juga dapat memperhatikan faktor lainnya, seperti tampilan yang responsif untuk setiap perangkat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong>Podcasts</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika mengikuti perkembangan zaman, maka<em> podcast</em> merupakan salah satu trend menarik yang bisa kita ikuti untuk keperluan <em>content marketing</em>. Layaknya sebuah radio, <em>podcast </em>ini memberikan audiens kemudahan dalam mendengarkan topik atau konten yang diinginkan. Dikarenakan, audiens bisa mendengarkan <em>podcast</em> dalam situasi apapun asalkan terhubung dengan perangkat <em>mobile </em>dan internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, <em>podcast</em> ini menjadi salah satu bentuk <em>content marketing</em> yang bisa kamu pertimbangkan dalam memasarkan produkmu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong>Video</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain blog dan <em>podcast</em>, kamu juga bisa menggunakan bentuk pemasaran konten lainnya yaitu video. Nah, jika tertarik maka kamu bisa memanfaatkan keberadaan YouTube, dengan mengupload konten video yang bermanfaat bagi audiensmu. YouTube ini memiliki banyak sekali peminat, sehingga akan memberikan dampak yang cukup bagus bagi produkmu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pastikan untuk tidak membuat konten <em>clickbait</em>, lantaran hal tersebut dapat menurunkan reputasi bisnismu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. <strong><em>E-book</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika artikel dirasa kurang begitu bisa menampung seluruh informasi yang ingin disampaikan ke target audiensmu, maka kamu bisa menggunakan <em>e-book</em> sebagai salah satu bentuk dari <em>content marketing</em> mu. Manfaat yang akan didapatkan juga sama saja, kamu bisa mendapatkan lebih banyak trafik, terutama audiens yang memang berpotensi untuk menjadi pelangganmu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Memulai <em>Content Marketing</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami apa itu <em>content marketing</em>, apakah kamu tertarik untuk memulainya? Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk memulai <em>content marketing</em> mu sendiri!</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Kenali audiensmu</strong>, hal pertama yang harus kamu perhatikan sebelum akhirnya melakukan pembuatan konten adalah mengenali dan menentukan siapa target audiensmu. Dengan begitu, kamu juga dapat mengetahui persis konten seperti apa yang harus dibuat agar relevan dengan target audiensmu.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong>Tentukan bentuk <em>content marketing</em></strong>, selanjutnya kamu dapat menentukan bentuk konten yang akan kamu buat, misal blog, video, atau <em>podcast</em>. Pastikan bentuk konten yang dipilih ini dapat membantu dalam meningkatkan nilai produk yang ditawarkan.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong>Pembuatan konten, </strong>kualitas kontenmu ini merupakan sebuah bahan penilaian bagi audiens. Sehingga, pastikan kontenmu dibuat oleh orang yang memang professional di bidangnya. Selain itu, penting juga untuk dilakukan <em>proofread</em> untuk benar-benar memastikan kualitasnya sebelum akhirnya konten didistribusikan ke khalayak umum.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li><strong>Tentukan cara pendistribusian</strong>, setelah konten dibuat maka kamu juga harus menentukan cara pendistribusiannya. Nah, untuk mengetahui cara pendistribusian yang tepat, kamu dapat memulai dengan mencari tahu dimana kira-kira kebanyakan target audiensmu berada. Apakah melalui <em>social media, email</em>, atau mungkin <em>website</em>?</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="5"><li><strong>Jadwal yang konsisten, </strong>jika semuanya sudah berhasil ditentukan maka kamu dapat membuat perencanaan jangka pendek (3-6 bulan kedepan) untuk kebutuhan <em>content marketing </em>mu. Sehingga, kamu dapat mengetahui perkiraan waktu yang diperlukan untuk pembuatan satu konten agar bisa membangun jadwal yang konsisten.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="6"><li><strong><em>Action!, </em></strong>semua yang sudah kamu rencanakan ini tidak akan berjalan tentunya jika tidak yang mengeksekusi. Oleh karena itu, pastikan kamu menjalankan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan agar dapat menghasilkan konten yang terbaik.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dapat disimpulkan bahwa <em>content marketing</em> ini merupakan salah satu teknik pemasaran yang perlu diterapkan dalam dunia bisnis. Karena, teknik ini dapat memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah menarik banyak pelanggan potensial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>&nbsp;untuk mendapatkan berbagai informasi menarik lainnya. Selain itu, kami juga menyediakan layanan hosting dengan akses yang super cepat dan stabil. Didukung dengan team support yang selalu siap membantumu 24/7.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bisa memberikan manfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-apa-itu-content-marketing/">Mengenal Apa itu Content Marketing</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Microsite: Strategi untuk Mempromosikan Bisnis</title>
		<link>https://widehostmedia.com/microsite-strategi-untuk-mempromosikan-bisnis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 15:01:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Microsite]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7773</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini sudah banyak sekali pebisnis yang memanfaatkan keberadaan sebuah website untuk mengembangkan bisnisnya. Persaingan yang muncul diantara pebisnis pun ikut meningkat, lantaran mereka saling berlomba-lomba satu sama lain untuk dapat menarik perhatian konsumen. Hal ini dilakukan dengan penggunaan berbagai strategi bisnis yang menarik untuk mempromosikan bisnisnya. Salah satu strategi yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/microsite-strategi-untuk-mempromosikan-bisnis/">Microsite: Strategi untuk Mempromosikan Bisnis</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Saat ini sudah banyak sekali pebisnis yang memanfaatkan keberadaan sebuah <em>website</em> untuk mengembangkan bisnisnya. Persaingan yang muncul diantara pebisnis pun ikut meningkat, lantaran mereka saling berlomba-lomba satu sama lain untuk dapat menarik perhatian konsumen. Hal ini dilakukan dengan penggunaan berbagai strategi bisnis yang menarik untuk mempromosikan bisnisnya. Salah satu strategi yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar adalah pembuatan <em>microsite</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernahkah kamu mendengar mengenai istilah <em>microsite</em>? Manfaat apa yang bisa diberikan dari pembuatan <em>microsite</em> bagi bisnismu? Yuk, mari kita cari tahu jawabannya pada artikel kali ini, mengenai apa itu <em>microsite </em>serta manfaatnya bagi bisnis. Simak pembahasannya hingga akhir ya, <em>happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Microsite</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Microsite </em></strong>merupakan sebuah situs konten yang dibuat sebagai bagian promosi dari sebuah perusahaan dan berada di luar <em>website</em> utama. Situs ini memiliki URL yang terpisah dari <em>website</em> utamanya, biasanya ia memiliki domain sendiri atau merupakan subdomain dari domain utama. Sehingga, dapat dikatakan memang skala dari <em>microsite</em> ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan <em>website</em> utama. Selain itu, <em>website </em>ini bersifat sementara, karena dibuat hanya untuk keperluan tertentu dalam jangka waktu yang cukup singkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, tentunya keberadaan <em>microsite</em> ini dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan <em>brand awareness</em>. Hal ini dikarenakan konten yang terdapat di dalamnya jauh lebih terfokus, berbeda dengan konten yang terdapat pada <em>website</em> utama. Situs satu ini dibuat lebih terfokus, karena biasanya bertujuan untuk melakukan kampanye independen perusahaan atau menargetkan konten ke <em>audienc</em>e yang lebih spesifik.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat <em>Microsite </em>bagi Bisnis</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, apabila ini kali pertamamu mendengar istilah <em>microsite</em> maka kamu juga harus mengetahui bahwa situs ini dapat memberikan banyak manfaat bagi bisnismu. Lantas, apa sajakah manfaat yang dapat diberikan oleh <em>microsite</em>? Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong>Meningkatkan SEO</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembuatan <em>microsite</em> dapat membantumu dalam meningkatkan SEO <em>website</em>, bagaimana caranya? <em>Well</em>, situs ini memiliki konten dan <em>keyword</em> yang jauh lebih terfokus sehingga memungkinkan <em>website</em>-mu untuk berada di peringkat atas SERP.&nbsp; Nah, dengan begitu <em>microsite </em>akan dianggap sebagai<em> website</em> berkualitas tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, kamu dapat memanfaatkan keberadaan <em>microsite</em> dengan menautkan <em>link</em> ke website utama. Sehingga, <em>website</em>-mu akan memiliki <em>backlink</em> berkualitas dan tentunya hal tersebut akan memengaruhi SEO <em>website</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong>Meningkatkan <em>Brand Awareness</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Semakin <em>brand</em>-mu dikenal, maka konsumen akan semakin meningkatkan kepercayaannya terhadap bisnismu. Lantas, bagaimana <em>microsite</em> bisa berpengaruh terhadap peningkatan <em>brand awareness</em>? <em>Well, </em>hal ini dikarenakan <em>microsite </em>terdiri dari informasi atau konten yang cukup detail dan terfokus, sehingga bisa digunakan untuk menguatkan<em> brand</em>. Terutama, jika kamu ingin melakukan perilisan sebuah produk terbaru, maka situs ini cocok digunakan sebagai strategi untuk promosi. Terlebih, situs ini terpisah dari <em>website</em> utamanya, sehingga kamu bisa menyesuaikan tampilan situs agar sesuai dengan informasi yang disajikan tanpa mengganggu tampilan <em>website </em>utama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong>Memiliki Konten yang Lebih Terfokus</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan memiliki situs ini, kamu bisa membuat konten yang lebih berfokus pada satu topik dan tentunya menargetkan <em>audience</em> yang lebih spesifik. Sehingga, hal ini dapat memberikan rasa kepuasan bagi pengunjung, karena <em>microsite</em> sudah menyajikan semua informasi yang dicari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan <em>website</em> utama, biasanya jenis <em>website </em>ini menyajikan berbagai informasi yang sangat <em>general</em> atau umum. Mengakibatkan, pengunjung harus mengeksplor <em>website </em>lebih lanjut untuk dapat menemukan informasi yang diinginkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Menghemat Biaya</h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagaimana jadinya jika kamu menggunakan <em>website</em> utama untuk melakukan kampanye produk yang hanya membutuhkan waktu singkat? Selain cukup menghabiskan waktu, tentunya juga akan memakan banyak biaya.&nbsp; Hal ini dikarenakan, kamu perlu melakukan banyak perubahan dan perbaikan pada <em>website </em>utama yang terdiri dari banyak konten. Semua itu dilakukan, hanya untuk kampanye singkat yang bersifat sementara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan <em>microsite</em> yang jauh lebih mudah dan murah untuk dikembangkan, karena konten yang disajikan memang sangat detail dan tidak berbelit-belit. Bahkan, jika masa kampanye sudah selesai atau situs sudah tidak lagi digunakan, maka kamu bisa menghapusnya dengan mudah.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Microsite</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengetahui beberapa manfaat yang diberikan oleh <em>microsite</em>, apakah kamu tertarik untuk menggunakannya sebagai salah satu strategi untuk promosi? Tetapi, sebelum memutuskan untuk membuat <em>microsite</em>-mu sendiri, perlu diketahui bahwa terdapat beberapa jenis <em>microsite </em>berdasarkan keamanannya. Dengan memahami jenis-jenisnya, maka dapat membantumu dalam mengetahui dan menentukan jenis seperti apa yang sesuai dengan kebutuhanmu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, mengutip dari <em>website</em> dokumentasi <a href="https://docs.oracle.com/en/cloud/saas/marketing/eloqua-user/Help/Microsites/Microsites.htm#Recommended" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Oracle</a>, terdapat tiga jenis <em>microsite </em>yang umum untuk digunakan. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Secure Microsite</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis <em>microsite</em> yang melakukan enkripsi pada segala pertukaran data yang terjadi antara <em>web server</em> dengan <em>browser</em> pengguna menggunakan SSL (<em>Secure Socket Layer</em>). Dengan menggunakan SSL, maka data akan terenkripsi dan tidak dapat diretas oleh pihak ketiga manapun. Sehingga, untuk jenis yang satu ini banyak direkomendasikan penggunaannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Authenticated Microsite</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Authenticated microsite</em> merupakan jenis dari <em>secure microsite</em> yang menggunakan SSL untuk enkripsi datanya. Hanya saja, pada jenis ini pengguna diharuskan untuk <em>log in</em> terlebih dahulu agar dapat melihat konten <em>website</em>. Selain itu, SSL tidak hanya digunakan untuk enkripsi data, melainkan juga digunakan untuk membatasi akses dengan cara meng-enkripsi koneksi antara <em>web server, browser</em>, dan kredensial pengguna. Sehingga, memungkinkanmu untuk menampilkan informasi sensitif bagi pengunjung tertentu saja.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong><em>Basic Microsite</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan dua jenis sebelumnya yang menggunakan SSL untuk enkripsi data, pada jenis ini tidak ada enkripsi data sama sekali. Sehingga, menjadikannya sebagai jenis <em>microsite </em>yang paling tidak direkomendasikan penggunaannya. Dikarenakan, keamanannya yang terbilang kurang dan memungkinkan terjadinya peretasan saat pertukaran data. Terutama, apabila pada <em>website</em> dilakukan penyimpanan data-data sensitif (<em>password</em>, no. rekening, dan lain sebagainya).</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh <em>Microsite</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami mengenai pengertian hingga jenis-jenis <em>microsite</em>, kali ini kita akan lihat beberapa jenis <em>microsite</em> dari beberapa brand atau perusahaan ternama. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong>Coca-Cola</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tahun 2016, beberapa perusahaan Coca-Cola di negara Eropa membuat strategi marketing menarik, dengan membuat sebuah <em>microsite</em> bernama Taste the Feeling. Strategi marketing ini dilakukan untuk megumumkan empat jenis Cola yang akan dipasarkan dalam satu <em>brand</em> yang sama untuk pertama kalinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada saat mengunjungi situs tersebut, pengunjung akan disuguhkan dengan video musik berdurasi dua menit yang diiringi anthem dari Avicii dan Conrad Sewell. Video tersebut diputar secara berulang, dan terdapat GIF berdurasi tiga detik yang menggambarkan berbagai macam perasaan saat menikmati Coca-Cola. Nah, para pengunjung dapat memilih satu dari 32 ikon tersedia yang menggambarkan perasaannya saat meminum Coca-Cola. Kemudian, ikon tersebut nantinya dapat dibagikan ke berbagai media sosial agar dapat menarik perhatian audiens lainnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong>Chanel</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan sebuah <em>microsite</em> lainnya yang dibuat oleh salah satu <em>fashion brand </em>ternama di dunia, yaitu Chanel. Situs ini diberi nama Inside Chanel, dan terdiri dari banyak video pendek mengenai tempat, <em>event</em>, bahkan orang-orang yang berkontribusi dalam kesuksesan brand Chanel.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-18-1024x508.png" alt="" class="wp-image-7777" width="556" height="275" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-18-1024x508.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-18-300x149.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-18-768x381.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-18.png 1359w" sizes="(max-width: 556px) 100vw, 556px" /></figure></div>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-45-1024x520.png" alt="Microsite example: Chanel" class="wp-image-7778" width="555" height="281" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-45-1024x520.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-45-300x152.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-45-768x390.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-45.png 1092w" sizes="(max-width: 555px) 100vw, 555px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, melalui situs tersebut kamu dapat mengetahui bagaimana cerita atau sejarah Chanel hingga berhasil meraih kesuksesannya. Video tersebut ditampilkan dalam beberapa <em>chapter </em>atau <em>stories </em>dengan judul yang berbeda-beda. Hingga saat ini, situs<a href="https://www.chanel.com/us/about-chanel/the-stories/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Inside Chanel</a> masih aktif dan bisa diakses oleh siapapun.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong>Spotify</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, terdapat sebuah <em>platform</em> musik populer, yaitu Spotify yang juga membuat situs ini untuk melakukan <em>campaign</em>. Situs bernama <a href="https://listeningtogether.atspotify.com/id" target="_blank" rel="noreferrer noopener">listeningtogether.atspotify.com</a> ini memungkinkan pengunjungnya dari berbagai negara untuk mendengarkan lagu yang sama secara bersamaan.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/1588101171113_icN-1024x538.png" alt="Microsite example: Spotify" class="wp-image-7779" width="581" height="305" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/1588101171113_icN-1024x538.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/1588101171113_icN-300x158.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/1588101171113_icN-768x403.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/1588101171113_icN.png 1200w" sizes="(max-width: 581px) 100vw, 581px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, tampilan yang dimilikinya juga sangat menarik, terdapat gambar bola dunia yang bisa kamu pilih lokasinya untuk mendengarkan lagu yang sedang diputar di negara tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. <strong>The New York Times Magazine</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">The New York Times Magazine juga membuat sebuah <em>microsite</em> bernama <a href="https://www.nytimes.com/interactive/2015/04/22/magazine/new-york-city-walks.html?_r=0&amp;mtrref=www.bluleadz.com&amp;gwh=7BAA93B5B163BD945F83824CACB8C38E&amp;gwt=pay&amp;assetType=PAYWALL" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Walking New York</a>, yang memanfaatkan data dari Google Maps dan memungkinkan penggunanya untuk mengelilingi kota New York secara virtual.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-01-1024x593.png" alt="Microsite example: The New York Times Magazine" class="wp-image-7776" width="582" height="337" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-01-1024x593.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-01-300x174.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-01-768x445.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/Screenshot-at-Mar-15-10-50-01.png 1432w" sizes="(max-width: 582px) 100vw, 582px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, kamu dapat mengunjungi dan mengetahui cerita dari berbagai tempat-tempat bersejarah di New York, tanpa harus mengunjunginya secara langsung.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dapat disimpulkan bahwa <em>microsite</em> merupakan sebuah situs yang dibuat di luar <em>website</em> utama. Kemudian, situs tersebut digunakan sebagai bagian dari promosi oleh sebuah <em>brand</em> atau perusahaan. Keberadaan situs ini dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, yaitu seperti meningkatkan SEO dan <em>brand awareness</em>, serta penghematan biaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentunya, untuk memiliki sebuah <em>website </em>kamu harus memiliki hosting terlebih dahulu sebagai tempat penyimpanan data bagi <em>website</em>. Silakan kunjungi <em>website </em><a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, untuk mendapatkan layanan <em>hosting </em>dengan akses yang super cepat dan stabil. Didukung dengan <em>team support</em> yang selalu siap membantumu 24/7.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/microsite-strategi-untuk-mempromosikan-bisnis/">Microsite: Strategi untuk Mempromosikan Bisnis</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marketplace: Pengertian serta Jenis-Jenisnya</title>
		<link>https://widehostmedia.com/marketplace-pengertian-serta-jenis-jenisnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 14:57:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[shopee]]></category>
		<category><![CDATA[tokopedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7727</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di era teknologi ini, banyak hal bisa dilakukan secara jauh lebih mudah hanya dengan memanfaatkan internet. Salah satunya, yaitu proses transaksi jual beli yang kini bisa dilakukan hanya dengan melalui sebuah platform, tanpa perlu khawatir memikirkan lokasi untuk berjualan. Sebagai contohnya, terdapat platform Shopee dan Tokopedia yang cukup dikenal dan banyak digunakan untuk melakukan transaksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/marketplace-pengertian-serta-jenis-jenisnya/">Marketplace: Pengertian serta Jenis-Jenisnya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di era teknologi ini, banyak hal bisa dilakukan secara jauh lebih mudah hanya dengan memanfaatkan internet. Salah satunya, yaitu proses transaksi jual beli yang kini bisa dilakukan hanya dengan melalui sebuah <em>platform</em>, tanpa perlu khawatir memikirkan lokasi untuk berjualan. Sebagai contohnya, terdapat <em>platform</em> Shopee dan Tokopedia yang cukup dikenal dan banyak digunakan untuk melakukan transaksi jual beli. Nah, tahukah kamu bahwa kedua jenis <em>platform</em> ini termasuk kedalam jenis <em>marketplace</em>?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya kita sudah pernah membahas mengenai <em>e-commerce</em> pada artikel, <a href="http://E-commerce: Keuntungan dan Jenis-Jenisnya" target="_blank" rel="noreferrer noopener">E-commerce: Keuntungan dan Jenis-Jenisnya</a>. Pada artikel tersebut sempat disinggung mengenai perbedannya dengan <em>marketplace</em>. Jadi, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan <em>marketplace</em>? Lalu, keuntungan apa saja yang bisa didapatkan jika kamu menjual produkmu disitu? Yuk, mari kita simak pembahasannya pada artikel kali ini, <em>happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Marketplace </em></strong>merupakan sebuah <em>platform</em> yang memungkinkan siapapun untuk menjual produknya. &nbsp;Jangan terkecoh dengan <em>e-commerce</em> ataupun <em>online store</em>, karena <em>marketplace </em>ini merupakan sebuah <em>website </em>ataupun aplikasi yang terdiri dari beberapa penjual sekaligus. Sehingga, para penjual tidak perlu bertanggung jawab dalam pembangunan dan pengembangan <em>website</em>-nya sendiri. Cukup bergabung dengan sebuah <em>platform online</em>, maka penjual sudah bisa menikmati popularitas yang dimiliki oleh <em>platform </em>tersebut. Bahkan, penjual akan dimanjakan dengan berbagai fitur yang sudah disediakan untuk memudahkan proses transaksi jual beli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan <em>e-commerce</em> ataupun <em>online store</em> yang langsung menjual produknya kepada pembeli tanpa adanya perantara. Sehingga, penjual juga harus memikirkan bagaimana cara untuk membuat <em>website</em>-nya agar dapat dikenal oleh banyak orang. Terutama, yang benar-benar membutuhkan produknya, karena pada <em>e-commerce</em> hanya terdapat produk yang dimiliki oleh penjual itu saja yang tentunya sangatlah spesisfik. Sedangkan, di <em>marketplace </em>kamu bisa menemukan berbagai macam produk yang ditawarkan oleh banyak penjual sekaligus.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped2-847x1024.png" alt="contoh marketplace" class="wp-image-7730" width="84" height="102" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped2-847x1024.png 847w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped2-248x300.png 248w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped2-768x928.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped2.png 1202w" sizes="(max-width: 84px) 100vw, 84px" /></figure></div>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped-1024x225.png" alt="" class="wp-image-7729" width="233" height="51" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped-1024x225.png 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped-300x66.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped-768x169.png 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped-1536x337.png 1536w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/03/tokped-2048x450.png 2048w" sizes="(max-width: 233px) 100vw, 233px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa contoh <em>marketplace</em> yang sudah sangat populer di Indonesia, yaitu Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Pada <em>platform online</em> tersebut, kamu bisa menemukan dan mendapatkan produk yang diinginkan dengan sangat mudah. Cukup hanya dengan mengunduh aplikasinya, maka kamu bisa menemukan berbagai macam produk yang sangat luas kategorinya dibandingkan dengan yang ditawarkan pada satu toko saja.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Marketplace</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, kamu perlu mengetahui bahwa terdapat beberapa jenis <em>marketplace</em> yang bisa dibedakan berdasarkan fokusnya. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Marketplace</em> Vertikal</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis <em>marketplace </em>yang terdiri dari banyak penjual tetapi hanya terdapat satu jenis produk saja yang ditawarkan. Sehingga, <em>marketplace</em> satu ini bisa dikatakan cukup spesifik untuk produk yang ditawarkannya. Bahkan, sudah memiliki <em>target audience</em>-nya sendiri lantaran produk yang ditawarkan memang sangatlah spesifik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misal, terdapat sebuah aplikasi atau <em>website</em> yang menawarkan produk terkait kerajinan tangan dari beberapa penjual sekaligus. Tentunya, kamu tidak akan menemukan produk seperti <em>makeup</em> atau <em>skincare, </em>dan yang pasti setiap pengunjung <em>website</em> sudah mengetahui dengan jelas produk apa yang sedang dicari.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Marketplace</em> Horizontal</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan yang sebelumnya, untuk jenis horizontal ini tidak hanya berfokus pada satu kategori produk saja. Melainkan, terdiri dari beberapa kategori atau jenis produk sekaligus. Pastinya, <em>target audience</em> yang dimilikinya pun jauh lebih luas dibandingkan dengan yang dimiliki oleh <em>marketplace</em> vertikal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contohnya adalah Shopee dan Tokopedia, kedua <em>platform online</em> ini menawarkan lebih dari satu produk dari banyak penjual. Kamu bisa menemukan berbagai jenis barang apapun, mulai dari pakaian, sepatu, makeup, barang elektronik hingga furniture. Itulah mengapa <em>target audience</em> yang dimilikinya sangat luas.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keuntungan Bergabung dengan <em>Marketplace</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, adakah keuntungan yang didapatkan dengan menjual produkmu pada sebuah <em>marketplace</em>? Jawabannya, tentu saja ada. Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan ketika kamu bergabung dengan sebuah <em>marketplace</em>.</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Jangkauan yang luas</strong>, memang kamu akan memiliki banyak kompetitor dikarenakan terdapat banyak penjual yang juga menawarkan produk serupa. Tetapi, besar kemungkinan akan banyak juga pengunjung yang menyukai produkmu. Bahkan, terdapat kesempatan bagimu untuk dapat menembus pasar internasional. &nbsp;</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong>Tidak perlu memiliki <em>website</em> sendiri</strong>, keuntungan lainnya adalah kamu tidak perlu membangun dan mengelola <em>website</em>-mu sendiri. Bahkan, kamu sudah difasilitasi dengan berbagai fitur yang dapat memudahkanmu dalam menjalankan proses transaksi jual beli. Kamu juga tidak perlu bingung memikirkan pengembangan atau <em>maintenance </em>dari <em>platform online</em> yang digunakan, karena hal itu menjadi tanggung jawab dari <em>platform</em> tersebut.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong>Hemat biaya</strong>, berkaitan dengan yang dijelaskan sebelumnya, karena kamu tidak perlu melakukan berbagai macam pengembangan untuk <em>website</em>, sehingga biaya yang dikeluarkan pun akan menjadi lebih hemat. Bahkan kamu tidak perlu repot-repot mengeluarkan biaya besar untuk melakukan promosi. Dikarenakan, hal tersebut sudah menjadi bagian tanggung jawab dari <em>marketplace </em>untuk mempromosikan dirinya sendiri.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li><strong>Tingkat kredibilitas dan kepercayaan</strong>, kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk membangun kepercayaan dengan para pelanggan. Terlebih, orang-orang juga sulit percaya dengan toko yang terbilang baru. Dengan menjadi bagian dari <em>marketplace</em>, kamu tidak perlu khawatir akan tingkat kredibilitas dan kepercayaan yang akan didapatkan. Dikarenakan, beberapa <em>marketplace online</em> sudah banyak dikenal dan dipercaya oleh para pelanggannya.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kerugian Bergabung dengan <em>Marketplace</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selain keuntungan tentunya terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama jika kamu benar-benar ingin menjual produkmu di salah satu <em>marketplace. </em>Berikut penjelasannya.</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Kompetisi harga</strong>, kamu akan menemukan banyak penjual yang menawarkan produk dengan kategori yang sama. Sehingga, kamu harus bersaing dalam hal harga karena besar kemungkinan kompetitor akan menurunkan harga produknya untuk dapat menarik perhatian pembeli.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong>Komisi penjualan</strong>, apabila kamu menjual produkmu melalui sebuah perantara tentunya kamu harus membayarkan sejumlah komisi. Besarnya komisi penjualan bermacam-macam, tergantung dari jenis <em>marketplace</em> yang dipilih.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong>Menyerahkan semua data pelanggan</strong>, jika kamu memutuskan untuk bekerjasama dengan sebuah <em>marketplace</em>, maka mau tidak mau kamu harus menyerahkan semua data pelangganmu.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi, dapat disimpulkan bahwa <em>marketplace</em> merupakan sebuah <em>platform</em> yang memungkinkan siapapun untuk menjual produknya tanpa harus memiliki <em>website </em>sendiri. Sehingga, pada sebuah <em>marketplace</em> kamu bisa menemukan banyak penjual yang menawarkan produk dengan berbagai macam kategori. Menjadikannya sebagai salah satu <em>platform </em>untuk transaksi jual beli dengan jangkauan yang cukup luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a> untuk mendapatkan berbagai informasi menarik lainnya. Selain itu, kami juga menyediakan layanan hosting, server, domain, dan data center yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. Apabila kamu masih bingung dalam menentukan layanan yang dibutuhkan, <em>customer service</em> kami akan selalu siap membantumu selama 24/7.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/marketplace-pengertian-serta-jenis-jenisnya/">Marketplace: Pengertian serta Jenis-Jenisnya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>E-commerce: Keuntungan dan Jenis-Jenisnya</title>
		<link>https://widehostmedia.com/e-commerce-keuntungan-dan-jenis-jenisnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 14:56:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7637</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini sudah tersedia berbagai e-commerce yang dapat dengan mudah ditemukan melalui internet. Keberadaan e-commerce ini tentunya sangatlah bermanfaat karena dapat memudahkan siapapun dalam melakukan transaksi jual-beli. Bahkan, tanpa perlu pergi keluar rumah, kamu sudah bisa mendapatkan barang yang diinginkan hanya dengan beberapa klik saja. Tetapi, tahukah kamu bahwa terdapat beberapa jenis e-commerce yang umum [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/e-commerce-keuntungan-dan-jenis-jenisnya/">E-commerce: Keuntungan dan Jenis-Jenisnya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Saat ini sudah tersedia berbagai <em>e-commerce</em> yang dapat dengan mudah ditemukan melalui internet. Keberadaan <em>e-commerce</em> ini tentunya sangatlah bermanfaat karena dapat memudahkan siapapun dalam melakukan transaksi jual-beli. Bahkan, tanpa perlu pergi keluar rumah, kamu sudah bisa mendapatkan barang yang diinginkan hanya dengan beberapa klik saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tetapi, tahukah kamu bahwa terdapat beberapa jenis <em>e-commerce</em> yang umum untuk&nbsp;ditemui? Apakah kamu penasaran ingin mengetahui jenis-jenis dari <em>e-commerce</em> tersebut? Jika iya, maka kamu sedang berada di artikel yang tepat. Tidak hanya jenis-jenisnya, pada artikel kali ini akan dijelaskan mengenai pengertian serta beberapa keuntungan yang didapatkan dari penggunaan <em>e-commerce</em>. Yuk, mari kita simak pembahasannya hingga akhir!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>E-commerce</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Electronic commerce </em></strong>atau yang lebih dikenal sebagai <strong><em>e-commerce</em></strong>, merupakan sebuah istilah dalam dunia bisnis yang merujuk pada kegiatan jual beli produk atau layanan melalui internet. Bahkan, transaksi pembayarannya pun dilakukan secara <em>online </em>melalui transfer bank, <em>e-wallet</em> dan lain sebagainya. Dengan adanya <em>e-commerce</em>, konsumen dapat mengakses berbagai toko <em>online </em>secara mudah. Bahkan, konsumen dapat melakukan pembelian untuk produk dan layanan yang diinginkan melalui berbagai perangkat (komputer, laptop, telefon genggam, dsb.), tanpa harus mendatangi toko tersebut secara langsung.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/ecommerce.png" alt="E-commerce" class="wp-image-7641" width="449" height="328" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/ecommerce.png 992w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/ecommerce-300x220.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/ecommerce-768x563.png 768w" sizes="(max-width: 449px) 100vw, 449px" /></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan dengan <em>Marketplace</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Tetapi, tahukah kamu bahwa terdapat juga istilah <strong><em>marketplace</em></strong>, yang sering disalah artikan dengan <em>e-commerce</em>? Memang apa sih perbedaan keduanya? Nah, <em>marketplace</em> merupakan sebuah <em>website</em> yang menjual produk atau layanan dari beberapa penjual sekaligus. Sehingga, dapat dikatakan bahwa <em>marketplace</em> hanya bekerja sebagai pihak ketiga yang menghubungkan antara penjual dan pembeli. Contoh dari beberapa <em>marketplace</em>, yaitu shopee, tokopedia, dan sociolla.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan, <em>e-commerce</em> merupakan <em>website</em> yang menjual produk atau layanan hanya dari satu vendor saja. Contoh dari <em>e-commerce</em>, yaitu Wide Host Media, Fabelio, dan BerryBenka. Tetapi dari kedua jenis <em>website</em> ini, kamu tetap bisa mendapatkan produk atau layanan yang dinginkan. Hanya saja mungkin kamu perlu untuk mencari tahu produk atau layanan yang diinginkan dapat ditemukan pada jenis <em>website</em> yang mana.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keuntungan dari Penggunaan <em>E-commerce</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya<em>, e-commerce</em> menawarkan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan apabila kamu melakukan transaksi jual beli pada jenis<em> website</em> ini. Apa sajakah keuntungan tersebut? Berikut penjelasannya.</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Kecepatan</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan berbelanja secara <em>offline </em>atau dengan mendatangi toko, melalui <em>e-commerce</em> kamu dapat terhindar dari lamanya perjalanan menuju toko serta antrian untuk pembelian barang. Kamu hanya perlu membuka <em>website </em>melalui <em>gadget </em>yang dimiliki, mencari barang yang diinginkan, kemudian melakukan <em>checkout </em>dan pembayaran. Kemudian, barang yang sudah dibeli juga akan diantarkan kerumahmu, sehingga kamu tidak perlu repot-repot untuk membawa belanjaanmu sendiri. Maka, tentunya berbelanja secara <em>online</em> ini dapat memberikan akses yang jauh lebih cepat, dibandingkan dengan berbelanja secara <em>offline</em>.</p>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong>Ketersediaan</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Selain kecepatan aksesnya, <em>e-commerce</em> juga selalu tersedia selama 24/7 (di luar waktu <em>maintenance website</em>). Sehingga, memungkinkan kamu untuk dapat berbelanja kapanpun tanpa perlu memikirkan jadwal buka dan tutup dari toko tersebut.</p>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong>Kemudahan</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, dengan menggunakan <em>e-commerce</em> kamu juga bisa mendapatkan kemudahan dalam berbelanja. Misal, ketika berbelanja secara <em>offline</em>, untuk mendapatkan barang yang diinginkan maka kamu perlu mencari <em>section </em>yang menyediakan barang tersebut. Tetapi, dengan <em>e-commerce</em> kamu hanya perlu menggunakan kolom pencarian atau kategori produk untuk mendapatkan barang yang diinginkan.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li><strong>Jangkauan yang Luas</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, kamu juga dapat berbelanja produk atau layanan dari berbagai negara tanpa perlu memikirkan jarak yang ada. <em>E-commerce</em> ini memiliki jangkauan yang sangat luas, sehingga siapapun bisa mendapatkan produk atau layanan yang diinginkan walaupun jarak antara penjual dan pembeli cukup jauh sekaligus.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5"><li><strong>Rekomendasi Produk</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Last but not least, </em>e-commerce dapat melacak <em>history</em> pencarian dan pembelian pengunjung. Dengan begitu, data yang didapatkan bisa digunakan untuk memberikan rekomendasi produk bagi pengunjung. Misal, apabila kamu melakukan pembelian melalui shopee, biasanya akan muncul rekomendasi produk yang serupa dan juga yang sering dibeli.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>E-commerce</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa terdapat beberapa jenis <em>e-commerce </em>yang umum untuk ditemui. Nah, berikut beberapa jenis <em>e-commerce </em>beserta penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Business to Consumer (B2C)</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan salah satu model bisnis yang melibatkan satu perusahaan dan individual konsumen. Contohnya, ketika kamu melakukan pembelian produk, seperti baju atau sepatu ke sebuah <em>online retailer</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Business to Business</em> (B2B)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila B2C melibatkan satu perusahaan dan satu konsumen, maka B2B ini melibatkan dua atau lebih perusahaan dalam proses jual-belinya. Misal, ketika sebuah perusahaan penyadia <em>software-as-a-service</em> (SaaS) menjual layanannya ke perusahan lain untuk digunakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong><em>Consumer to Consumer</em> (C2C)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan dua model bisnis sebelumnya, C2C ini hanya melibatkan dua konsumen dalam proses jual-belinya. Misal, kamu menjual baju yang sudah tidak digunakan (<em>preloved</em>) ke konsumen lainnya melalui aplikasi Carousel.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. <strong><em>Consumer to Business</em> (C2B)</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis model bisnis ketika seorang konsumen menawarkan produk atau jasanya ke sebuah organisasi atau perusahaan. Contohnya, ketika seorang <em>influencer </em>melakukan <em>endorsement</em> produk sebuah bisnis, dan menawarkan <em>exposure </em>ke audiens <em>online </em>yang dimilikinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa <em>e-commerce</em> merupakan sebuah istilah di dunia bisnis, yang merujuk pada kegiatan jual-beli produk atau layanan yang dilakukan melalui <em>website </em>secara <em>online</em>. Tentu saja keberadaannya memberikan banyak keuntungan, salah satunya kamu dapat lebih mudah dalam melakukan pencarian barang yang diinginkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kamu juga dapat memiliki <em>e-commerce</em> mu sendiri loh! Caranya sangatlah mudah, dapat dimulai dengan memiliki <strong><em>domain</em></strong> dan <strong><em>hosting</em></strong> terlebih dahulu. Selanjutnya, kamu dapat membuat <em>website</em>-mu sendiri dan menggunakan berbagai <em>plugin</em> yang dapat mendukung berjalannya proses transaksi jual-beli pada <em>website</em>-mu. Silakan kunjungi <em>website </em><a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, karena kami menyediakan berbagai layanan <strong><em>hosting, server</em></strong>, dan <strong><em>domain </em></strong>yang sesuai dengan kebutuhanmu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/e-commerce-keuntungan-dan-jenis-jenisnya/">E-commerce: Keuntungan dan Jenis-Jenisnya</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WooCommerce: Plugin eCommerce Terpopuler</title>
		<link>https://widehostmedia.com/woocommerce-plugin-ecommerce-terpopuler/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2022 06:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hosting]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<category><![CDATA[woocommerce]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7521</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah terpikirkan olehmu untuk memiliki toko online sendiri? Terutama, di kala pandemi seperti ini dimana segala aktivitas yang biasa dilakukan menjadi cukup terbatasi pergerakannya. &#160;Nah, tidak perlu bingung bagi kamu yang ingin membangun toko online mu sendiri, tetapi tidak begitu menguasai bahasa pemograman. Terdapat sebuah plugin WordPress, yaitu WooCommerce yang dapat membantu dalam mewujudkan keinginanmu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/woocommerce-plugin-ecommerce-terpopuler/">WooCommerce: Plugin eCommerce Terpopuler</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pernahkah terpikirkan olehmu untuk memiliki toko <em>online </em>sendiri? Terutama, di kala pandemi seperti ini dimana segala aktivitas yang biasa dilakukan menjadi cukup terbatasi pergerakannya. &nbsp;Nah, tidak perlu bingung bagi kamu yang ingin membangun toko <em>online</em> mu sendiri, tetapi tidak begitu menguasai bahasa pemograman. Terdapat sebuah <em>plugin </em>WordPress, yaitu WooCommerce yang dapat membantu dalam mewujudkan keinginanmu tersebut secara mudah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apakah kamu sudah pernah mendengar atau bahkan menggunakan <em>plugin</em> yang satu ini? Lalu, bagaimanakah cara penggunaan WooCommerce dan apa sajakah manfaat yang didapatkan dari penggunaannya? Apabila kamu penasaran, simak terus artikel kali ini yang akan membahas mengenai WooCommerce, mulai dari penjelasan hingga keunggulan yang dimilikinya. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu WooCommerce?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip dari <em><a href="https://woocommerce.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">website</a></em>-nya, WooCommerce merupakan sebuah <em>plugin</em> <em>eCommerce </em>paling populer pada WordPress, yang bersifat <em>open source</em> dan mudah untuk dilakukan kustomisasi. <em>&nbsp;Plugin </em>ini memiliki sifat <em>open source</em> yang berarti kamu memiliki banyak kebebasan, termasuk salah satunya dalam segi biaya. Selain itu, kamu juga memiliki kepemilikan penuh atas konten dan data yang dimiliki oleh tokomu selamanya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/screenshot-3-1024x563.jpeg" alt="Tampilan WooCommerce" class="wp-image-7526" width="636" height="349" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/screenshot-3-1024x563.jpeg 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/screenshot-3-300x165.jpeg 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/screenshot-3-768x422.jpeg 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/screenshot-3-1536x845.jpeg 1536w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/02/screenshot-3-2048x1126.jpeg 2048w" sizes="(max-width: 636px) 100vw, 636px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Plugin</em> ini berbentuk dalam sebuah <em>platform eCommerce</em>, cocok digunakan untuk bisnis berskala kecil hingga menengah, khususnya seperti UMKM. Sehingga, dengan menggunakan WooCommerce kamu dapat membangun toko <em>online</em> yang diinginkan. Tak hanya itu, kamu juga tidak perlu memiliki keahlian khusus di bidang pemograman, karena <em>plugin</em> ini sangat mudah untuk digunakan terutama oleh pemula.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan WooCommerce ini akan memudahkanmu dalam membuat dan mengelola toko <em>online </em>secara sederhana. Dikarenakan, <em>plugin </em>ini didukung dengan berbagai fleksibilitas serta fitur unggulan, seperti pengelolaan pajak dan inventaris, sistem pembayaran yang aman, dan lain sebagainya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sejarah Singkat</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, bagaimanakah awal mula dikembangkannya WooCommerce? <em>Well</em>, di bulan November 2007 terdapat tiga orang pemuda, yaitu Mark Forrester, Magnus Jepson, dan Adii Pienaar yang memutuskan untuk bekerja sama secara <em>online</em> untuk membangun sebuah tema baru bagi para pengguna WordPress. Beberapa bulan kemudian, mereka memutuskan untuk meresmikan hubungan kerjanya dengan merilis WooThemes</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selang beberapa waktu, mereka menyadari bahwa penggunanya membutuhkan lebih banyak fungsionalitas. Sehingga, akhirnya mereka mencoba untuk terjun ke dunia pengembangan <em>plugin</em>. Di tahun 2011, lahirlah WooCommerce yang memungkinkan penggunanya untuk mengubah situs web nya menjadi sebuah <em>eCommerce</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, di pertengahan tahun 2015 WooCommerce diakuisisi oleh perusahaan yang terkenal untuk WordPress.com dan Jetpack, yaitu Automattic.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fitur-Fitur WooCommerce</strong></h2>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Manajemen produk, </strong>kamu dapat memulai untuk menjual berbagai produk secara <em>online</em> dengan mengelola halaman web sesuai dengan keinginan. Mulai dari menu, struktur web, serta pilihan untuk proses pembayaran dan pengiriman.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong>Pembayaran aman dan fleksibel, </strong>kamu dapat memilih berbagai metode pembayaran yang akan dilakukan untuk proses transaksi jual-beli pada <em>website</em>-mu. Mulai dari bank transfer, kredit, <em>cash on delivery</em> (CoD), PayPal, Google Pay, hingga deposit. Tidak perlu khawatir, karena seluruh pilihan metode pembayaran yang disediakan sudah terjamin keamanannya.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong>Ekstensi, </strong>tersedia berbagai ekstensi gratis maupun berbayar yang dapat memudahkanmu dalam melakukan berbagai kustomisasi terhadap <em>website eCommerce</em>.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li><strong><em>Mobile friendly, </em></strong>WooCommerce memiliki tampilan yang ramah digunakan bagi penggunanya, terutama untuk dapat melakukan <em>update</em> produk serta memenuhi berbagai pesanan masuk. Bahkan, kamu bisa mengelola pesanan melalui perangkat seluler.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="5"><li><strong>Dokumentasi, </strong>tersedia berbagai dokumentasi yang dapat membantu penggunanya dalam menangani berbagai permasalahan teknis. Selain itu, didukung oleh bantuan dari tim support WooCommerce yang akan selalu siap untuk membantumu dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dialami.</li></ol>



<ol class="wp-block-list" start="6"><li><strong><em>Multilingual</em>, </strong>konten yang terdapat pada <em>website eCommerce</em> mu dapat diterjemahkan ke dalam 24 bahasa. Termasuk jenis mata uangnya, agar dapat memudahkan proses transaksi dari negara manapun. Dengan memiliki konten yang <em>multilingual </em>tentunya akan membuat toko <em>online </em>mu memiliki jangkauan yang luas dan tentunya <em>customer-friendly </em>bagi siapapun yang akan melakukan transaksi.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi WooCommerce</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami apa itu WooCommerce, selanjutnya mari kita cari tahu berbagai fungsi dari <em>plugin</em> WooCommerce ini. Nah, berikut penjelasannya.</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li>Dapat digunakan untuk membuat tampilan toko <em>online</em> yang unik dan menarik untuk berbagai produk yang dimiliki.</li><li>Digunakan untuk melakukan kustomisasi halaman web dalam waktu yang cepat, dengan menggunakan <em>product blocks</em> yang disediakan oleh WooCommerce.</li><li>Dapat digunakan untuk melakukan penjualan produk digital.</li><li>Dapat digunakan untuk membuat toko <em>online </em>berbasis langganan (<em>subscription</em>).</li><li>Berpengaruh untuk meningkatkan SEO WordPress.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan dari WooCommerce</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu, apakah yang membedakan <em>plugin eCommerce </em>satu ini dengan <em>plugin </em>lainnya? Yuk, mari kita simak dan cari tahu jawabannya pada pembahasan berikut mengenai keunggulan dari WooCommerce.</p>



<ul class="wp-block-list" type="1"><li>Mudah untuk dilakukan <em>setup</em> dan <em>install</em>.</li><li>Dilengkapi dengan berbagai fitur terbaik untuk dapat menjalankan toko <em>online</em>.</li><li>Fleksibilitas dan skalabilitas yang dimiliki WooCommerce, memungkinkan penggunanya untuk meningkatkan fungsionalitas dari toko <em>online </em>yang dimiliki.</li><li>Tersedia fitur keranjang belanja yang sudah satu paket dengan berbagai fitur tambahan lainnya, seperti <em>multiple payment gateways</em>, <em>geolocation</em> untuk mengkalkulasikan pajak, dan lain sebagainya.</li><li>Memiliki kebebasan untuk berbagai pilihan produk yang akan dijual. Tidak ada limitasi untuk jumlah, tipe, dan juga variasi produk.</li><li>Menyediakan berbagai pilihan untuk pengiriman produk, mulai dari <em>cash on delivery</em> (CoD) hingga pengiriman internasional.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dapat disimpulkan bahwa WooCommerce merupakan salah satu plugin eCommerce terpopuler di WordPress. Dengan menggunakan plugin ini, kamu dapat mengubah website mu menjadi sebuah eCommerce yang sesuai dengan keinginanmu. Terlebih, <em>plugin </em>ini memiliki berbagai fitur terbaik yang dapat mendukungmu dalam menjalankan toko online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila kamu tertarik untuk memiliki toko <em>online</em> mu sendiri, maka langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan memiliki domain dan hosting. Silakan kunjungi <em>website </em><a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, kami menyediakan berbagai layanan hosting serta domain unik yang dapat mendukung jalannya toko <em>online</em> mu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/woocommerce-plugin-ecommerce-terpopuler/">WooCommerce: Plugin eCommerce Terpopuler</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Search Engine Marketing (SEM)</title>
		<link>https://widehostmedia.com/mengenal-search-engine-marketing-sem/</link>
					<comments>https://widehostmedia.com/mengenal-search-engine-marketing-sem/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2022 07:35:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine Optimization]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[SEM]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelumnya kita sudah sering membahas mengenai Search Engine Optimization (SEO) yang dapat membantu website-mu agar mudah ditemukan pada search engine. Namun, penggunaan strategi dari SEO ini dapat memakan waktu yang cukup lama, bahkan hingga berbulan-bulan untuk akhirnya website-mu dapat muncul pada halaman utama search engine. Wah, cukup lama juga ya? Nah, jangan khawatir karena kamu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-search-engine-marketing-sem/">Mengenal Search Engine Marketing (SEM)</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya kita sudah sering membahas mengenai <em>Search Engine Optimization </em>(SEO) yang dapat membantu <em>website</em>-mu agar mudah ditemukan pada <em>search engine</em>. Namun, penggunaan strategi dari SEO ini dapat memakan waktu yang cukup lama, bahkan hingga berbulan-bulan untuk akhirnya <em>website</em>-mu dapat muncul pada halaman utama <em>search engine</em>. Wah, cukup lama juga ya? Nah, jangan khawatir karena kamu juga bisa menggunakan strategi <em>Search Engine Marketing</em> (SEM) yang dapat membantu kemunculan <em>website</em>-mu hanya dalam waktu hitungan hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah yang dimaksud dengan <em>Search Engine Marketing</em> (SEM)? Seberapa pentingkah strategi SEM ini bagi <em>website</em>-mu? Yuk, mari kita cari tahu jawabannya pada pembahasan artikel kali ini mengenai <em>Search Engine Marketing</em> (SEM). <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Search Engine Marketing</em> (SEM)?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Search Engine Marketing </em>(SEM)</strong>,merupakah salah satu strategi <em>marketing online</em> yang berfungsi untuk mengoptimalkan visibilitas sebuah <em>website </em>pada <em>search engine result page</em> (SERP).Perlu diketahui sebelumnya, bahwa terdapat dua cara untuk muncul pada peringkat atas hasil pencarian, yaitu dengan hasil pencarian organik dan berbayar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara teori, untuk hasil pencarian organik ini umumnya digunakan oleh <em>Search Engine Optimization</em> (SEO), dimana <em>website</em> akan muncul pada <em>search engine</em> berdasarkan hasil algoritma Google. Nah, hasil algoritma ini dilihat dari kualitas konten <em>website</em> serta beberapa indikator SEO lainnya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/Screenshot-at-Jan-07-13-43-51.png" alt="Contoh search engine marketing (SEM)" class="wp-image-7393" width="608" height="207" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/Screenshot-at-Jan-07-13-43-51.png 817w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/Screenshot-at-Jan-07-13-43-51-300x102.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/Screenshot-at-Jan-07-13-43-51-768x261.png 768w" sizes="(max-width: 608px) 100vw, 608px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan, untuk hasil pencarian berbayar umumnya digunakan oleh <em>Search Engine Marketing</em> (SEM). Dimana <em>website </em>akan diiklankan dan muncul pada halaman utama SERP, tetapi pemilik<em> website</em> atau <em>advertiser </em>harus melakukan <em>bidding</em> untuk setiap <em>keyword</em> yang diinginkan. <em>Bidding </em>ini merupakan penawaran sejumlah uang yang akan dikeluarkan untuk setiap klik yang didapatkan (<em>pay-per-click</em>). Dengan begitu, terdapat kesempatan bagi <em>website </em>milik <em>advertiser</em> untuk muncul pada <em>search engine</em> jika ada <em>audience </em>yang melakukan pencarian dengan memasukkan <em>keyword</em> tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentunya, SEM menjadi salah satu strategi yang cukup efektif dan cepat dalam meningkatkan visibilitas <em>website</em>. Hal ini dikarenakan dengan strategi SEM kamu hanya perlu membayar untuk iklan, dan <em>website</em>-mu bisa berada di peringkat atas pada hasil pencarian organik karena adanya peningkatan jumlah pengunjung secara bertahap.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja <em>Search Engine Marketing</em> (SEM)</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, bagaimanakah cara kerja dari <em>Search Engine Marketing</em> (SEM)? Yuk, mari kita cari tahu jawabannya pada pembahasan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menggunakan strategi SEM, kamu dapat meningkatkan visibilitas serta trafik <em>website</em>-mu menggunakan iklan berbayar. Untuk memulai sebuah iklan, tentunya kamu harus menentukan terlebih dahulu <em>platform</em> yang akan digunakan. Umumnya, terdapat dua <em>platform</em> yang sering digunakan oleh <em>advertiser</em>, yaitu Google Ads dan Bing Ads (milik Microsoft). Terdapat beberapa perbedaan dari kedua <em>platform</em> ini, oleh karena itu tentukan terlebih dahulu <em>platform </em>mana yang sesuai dengan kebutuhanmu, mulai dari jangkauan, biaya, juga demografi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, pililah <em>keyword </em>yang sesuai dengan produkmu dan kemungkinan banyak dicari oleh <em>audience</em>. Kamu dapat menggunakan <em>keyword </em>yang sesuai dengan produk atau bahkan detail agar bisa lebih tepat sasaran. Terdapat juga beberapa pilihan lain untuk membuat iklanmu jauh lebih efektif, yaitu dengan menentukan kriteria lainnya seperti usia, <em>gender</em>, lokasi, perangkat yang digunakan, dan lain sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, apabila semuanya sudah disiapkan, maka kini merupakan tugas dari <em>platform </em>(Google, Bing, <em>etc.</em>) yang sudah kamu pilih untuk menentukan kapan dan dimana iklanmu akan ditampilkan, rangkaian proses ini dikenal dengan <em>Ad auction</em>. Merupakan sebuah proses dimana <em>platform</em> akan menentukan apakah<em> keyword</em> yang telah di <em>bidding</em> sesuai dengan permintaan <em>audience</em>. Selain itu, <em>platform </em>juga akan mempertimbangkan jumlah maksimal <em>bidding</em> yang kamu tawarkan untuk setiap klik yang didapatkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Keyword</em> <em>Search Engine Marketing</em> (SEM)</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa kamu harus memilih <em>keyword</em> yang sesuai untuk digunakan pada strategi SEM. Nah, tentunya kamu harus mengetahui terlebih dahulu detail dari setiap jenis <em>keyword</em> yang ada agar kamu bisa menggunakan jenis yang sesuai untuk iklanmu agar tepat sasaran. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Broad Match</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis <em>default keyword </em>yang digunakan oleh Google Ads. <em>Broad match</em> ini memiliki jangkauan yang cukup luas, tetapi relevansi dengan <em>keyword </em>utamanya sangatlah rendah. Sederhananya, Google akan menampilkan iklanmu saat <em>audience </em>melakukan pencarian pada <em>keyword </em>utamamu, termasuk juga <em>synonym</em> serta <em>typo</em> dari <em>keyword </em>tersebut. Sehingga, jangkauan iklanmu akan jauh lebih luas, bahkan tetap akan muncul ketika <em>keyword </em>yang dimasukkan relevansinya sangat rendah dengan <em>keyword </em>utama yang digunakan pada iklan. Hal ini memungkinkan <em>website</em>-mu untuk mendapatkan lebih banyak trafik, tetapi <em>target audience</em>-nya menjadi kurang tepat sasaran.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Modified Broad Match</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk jenis <em>keyword</em> yang satu ini cukup mirip dengan <em>broad match</em>. Hanya saja terdapat hal yang membedakan, yaitu kamu lebih memiliki banyak kendali terhadap hasil pencarian dibandingkan dengan <em>broad match</em>. Sehingga, tingkat relevansi dengan <em>keyword</em> utamanya pun akan jauh lebih tinggi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong><em>Exact Match</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan namanya “<em>exact</em>”, jenis ini akan menampilkan iklanmu saat <em>audience </em>melakukan pencarian <em>keyword</em> yang akurat atau sesuai dengan <em>keyword</em> utama yang kamu pilih. Berbeda dengan <em>broad match</em> yang akan menampilkan iklanmu pada berbagai hasil pencarian <em>keyword </em>termasuk <em>synonym </em>dan <em>typo</em>. Untuk <em>exact match</em>, <em>audience </em>harus menggunakan <em>keyword</em> yang tepat agar iklanmu dapat muncul pada hasil pencarian tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4<em>. Phrase Match</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis <em>keyword,</em> yang akan menampilkan iklanmu dari hasil pencarian <em>keyword</em> utama, dengan terdapat beberapa tambahan kata, baik itu di depan atau belakang <em>keyword </em>utama.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5<em>. Negative Match</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, umumnya kamu akan memilih <em>keyword</em> yang sesuai dengan <em>target audience</em>-mu agar iklan dapat mudah ditemukan dan tepat sasaran. Tetapi, untuk <em>negative match</em> ini merupakan kebalikkannya, kamu melakukan pengecualian untuk beberapa <em>keywords </em>agar iklanmu tidak muncul pada hasil pencarian <em>keyword </em>tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat dari <em>Search Engine Marketing</em> (SEM)</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami apa itu SEM, kamu pasti penasaran mengenai berbagai manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan strategi ini. Yuk, mari kita cari tahu dan simak penjelasannya!</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Brand awareness</em></strong>, dengan menggunakan strategi SEM maka <em>website</em>-mu akan menjadi mudah untuk ditemukan. Sehingga, walaupun <em>audience </em>tidak mengunjungi <em>website</em>-mu, mereka tetap akan melihat iklan tersebut dan lama kelamaan akan mengenali <em>brand</em> atau produk yang kamu miliki.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Hasil yang cepat</strong>, apabila dengan menggunakan SEO perlu memakan waktu hingga berbulan-bulan lamanya untuk <em>website</em>-mu bisa tampil di halaman utama <em>search engine</em>, maka dengan SEM hanya memerlukan waktu dalam hitungan hari saja.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Trafik tinggi</strong>, SEM dapat membantu untuk mengarahkan trafik ke <em>website</em>-mu terutama ketika iklan sedang berjalan.</li></ul>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Keuntungan lebih besar</strong>, apabila kamu memilih <em>keyword</em> yang tepat maka kamu bisa mendapatkan pelanggan yang benar-benar tertarik pada produkmu. Tentunya, besar kemungkinan mereka akan melakukan pembelian yang dapat meningkatkan keuntungan bisnismu.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa <em>Search Engine Marketing</em> (SEM) ini merupakan salah satu strategi yang cukup efektif untuk meningkatkan visibilitas <em>website </em>di SERP. Terdapat beberapa hal yang harus kamu perhatikan apabila ingin menggunakan strategi SEM, salah satunya yaitu jenis <em>keyword</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang dapat membantu mengoptimalkan visibilitas <em>website</em>-mu, yaitu dengan memiliki akses<em> website</em> yang cepat. Silakan kunjungi<em> website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, untuk mendapatkan layanan web hosting dengan akses yang super cepat dan stabil. Didukung dengan team support yang selalu siap membantumu 24/7.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/mengenal-search-engine-marketing-sem/">Mengenal Search Engine Marketing (SEM)</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://widehostmedia.com/mengenal-search-engine-marketing-sem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat Landing Page untuk Bisnis Online</title>
		<link>https://widehostmedia.com/manfaat-landing-page-untuk-bisnis-online/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2022 07:31:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[Landing page]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=7380</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kamu pasti sudah sering mendengar istilah landing page, yaitu merupakan sebuah halaman web yang sangat menguntungkan bagi para pemilik bisnis online.&#160; Mengapa menguntungkan? Well, halaman ini dibuat untuk mengarahkan pengunjung ke halaman lainnya yang lebih spesifik mengenai produk atau layanan yang ditawarkan. Lantas, apakah perbedaan dengan website pada umumnya? Bukankah keduanya sama-sama dapat digunakan untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/manfaat-landing-page-untuk-bisnis-online/">Manfaat Landing Page untuk Bisnis Online</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kamu pasti sudah sering mendengar istilah <em>landing page</em>, yaitu merupakan sebuah halaman web yang sangat menguntungkan bagi para pemilik bisnis <em>online</em>.&nbsp; Mengapa menguntungkan? <em>Well</em>,<em> </em>halaman ini dibuat untuk mengarahkan pengunjung ke halaman lainnya yang lebih spesifik mengenai produk atau layanan yang ditawarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah perbedaan dengan <em>website</em> pada umumnya? Bukankah keduanya sama-sama dapat digunakan untuk menawarkan produk atau layanan? Nah, untuk mengetahui perbedaan dari keduanya, kamu harus memahami terlebih dahulu mengenai <em>landing page </em>itu sendiri. Oleh karena itu, pada artikel kali ini akan dibahas pengertian beserta jenis-jenisnya. Yuk, mari kita simak penjelasannya hingga akhir. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Landing Page</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam istilah marketing, <strong><em>landing page</em> </strong>merupakan sebuah halaman web yang dirancang khusus untuk keperluan marketing dan berfokus pada satu tujuan. Disebut dengan <em>landing page</em>, karena halaman ini menjadi tempat yang dikunjungi atau “<em>land on</em>” pertama kali oleh para <em>visitor </em>ketika mengakses sebuah<em> link</em> yang terdapat di <em>website</em>, Youtube, Google, dan lain sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Umumnya pada halaman web ini terdapat berbagai penawaran menarik, atau informasi detail mengenai produk dan layanan yang ditawarkan. Pada halaman ini juga biasanya terdapat <em>call to action</em> (CTA), yang merupakan strategi marketing untuk meningkatkan penjualan. Salah satu contoh dari bentuk dari CTA yaitu sebuah form yang harus diisi oleh <em>visitor. </em>Nah, sebuah <em>landing page</em> dapat dikatakan berhasil apabila dapat meyakinkan calon pelanggannya untuk memberikan informasi mengenai data pribadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dapat disimpulkan bahwa tujuan utama dari <em>landing page</em> ini adalah untuk mendorong pengunjung agar mengambil berbagai tindakan yang disediakan pada halaman web (<em>call to action</em>). Beberapa contohnya, adalah membuat pengunjung untuk melakukan registrasi akun, mencoba layanan <em>free trial</em>, atau mengunduh <em>ebook</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan dengan<strong> <em>Website Homepage</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah yang membedakannya dengan <em>homepage</em>? <em>Well</em>,  <em>landing page</em> merupakan sebuah halaman web yang dirancang untuk keperluan marketing atau iklan, dan berisikan informasi detail tentang sebuah produk. Sedangkan, <em>homepage</em> berisikan informasi secara <em>general</em>, yang bertujuan untuk mengarahkan pengunjung ke berbagai halaman lainnya yang berbeda dan jauh lebih spesifik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, hal lainnya yang membedakan adalah banyaknya jumlah <em>link </em>dan CTA yang lebih luas pada <em>homepage</em> dibandingkan dengan <em>landing page</em>. Pada <em>homepage</em>, umumnya bisa terdapat minimal hingga 10 <em>link</em> pada bagian <em>header, footer</em> atau kontennya dan CTA yang dimiliki pun jauh lebih luas cakupannya. Untuk <em>landing page</em>, jumlah <em>link </em>yang dimilikinya jauh lebih sedikit, atau bahkan hanya terdapat satu<em> link</em> saja dan CTA yang dimiliki sudah disesuaikan dengan tujuannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Target audience</em> yang dimiliki keduanya pun berbeda, untuk <em>landing page </em>menargetkan pengunjung yang sudah mengetahui keinginannya secara spesifik. Sedangkan, <em>homepage </em>menargetkan pengunjung yang belum mengetahui apa yang mereka inginkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Landing Page</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, terdapat dua jenis <em>landing page</em> berdasarkan tujuannya yang harus kamu ketahui. Mari kita simak penjelasannya hingga akhir.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Landing Page Lead Generation</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal juga sebagai halaman “<em>lead capture</em>” dan “<em>lead gen</em>”, <em>lead generation</em> ini bertujuan untuk mengumpulkan berbagai data atau informasi mengenai pelangganmu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan, terdapat CTA pada halaman ini yang meminta pengunjung untuk melakukan beberapa <em>actions</em>, seperti melakukan pengisian form registrasi (nama, alamat, no. telefon, email, dan lain sebagainya) dan sebagai gantinya pengunjung akan mendapatkan layanan atau produk yang diinginkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data yang berhasil dikumpulkan ini sangat bermanfaat, karena memudahkanmu untuk menghubungi para pengunjung dan mengetahui apakah mereka tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Selain itu, data ini juga dapat bermanfaat untuk mengetahui tentang pelanggan potensialmu secara lebih jauh, sehingga kamu bisa berfokus pada strategi marketing yang sudah disesuaikan dengan target market. Hal ini tentunya akan membuat strategi marketing-mu menjadi jauh lebih efisien.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Landing Page Click-Through</em></strong></h3>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/landing-page-click-through.png" alt="landing page click-through" class="wp-image-7383" width="597" height="410" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/landing-page-click-through.png 999w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/landing-page-click-through-300x206.png 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2022/01/landing-page-click-through-768x528.png 768w" sizes="(max-width: 597px) 100vw, 597px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan jenis sebelumnya yang memiliki CTA untuk mengumpulkan data<em>, </em>jenis halaman yang satu ini tidak melakukan pengumpulan data. CTA yang dimiliki merupakan dalam bentuk tombol, yang jika diklik akan mengarahkan pengunjung ke halaman lain yang diinginkan. Contohnya tombol “Pesan Sekarang” pada <em>website</em> yang akan mengarahkan pengunjung ke halaman <em>checkout</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis yang satu ini banyak digunakan oleh <em>e-commerce </em>yang berfokus pada penjualan, karena dapat mengarahkan pengunjung secara langsung untuk berlangganan dan melakukan pembelian layanan atau produk.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa <em>landing page</em> merupakan sebuah halaman web yang dirancang untuk keperluan marketing. Halaman web ini menjadi salah satu hal penting untuk dimiliki terutama bagi para pemilik bisnis online. Dengan memiliki halaman web ini, kamu dapat mengarahkan pengunjung ke sebuah halaman yang jauh lebih informatif dan spesifik mengenai sebuah produk atau layanan. Bahkan, kamu bisa mendapatkan data mengenai pelanggan potensialmu yang tentunya sangat bermanfaat untuk kebutuhan strategi marketing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk memiliki sebuah halaman web, kamu perlu melakukan penyewaan <em>hosting</em> untuk penyimpanan data. Silakan kunjung <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a>, kami menyediakan layanan <em>hosting</em> terjangkau dengan performa yang maksimal. Selain itu, dilindungi dengan proteksi terbaik dari Imunify360 yang dapat melindungi halaman web mu dari berbagai ancaman <em>malware</em> dan <em>hackers</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/manfaat-landing-page-untuk-bisnis-online/">Manfaat Landing Page untuk Bisnis Online</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
