<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cracker Archives - Wide Host Media</title>
	<atom:link href="https://widehostmedia.com/tag/cracker/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://widehostmedia.com/tag/cracker/</link>
	<description>Cloud Solution</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Feb 2022 07:11:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2019/09/wide_host_media_icon_30b_icon.ico</url>
	<title>cracker Archives - Wide Host Media</title>
	<link>https://widehostmedia.com/tag/cracker/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cracking: Penjelasan dan Perbedaan dengan Hacking</title>
		<link>https://widehostmedia.com/cracking-penjelasan-dan-perbedaan-dengan-hacking/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2022 07:11:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[cracker]]></category>
		<category><![CDATA[cracking]]></category>
		<category><![CDATA[cybercrime]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[hacking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=6971</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini sudah terdapat banyak jenis cybercrime yang dapat menyerang perangkatmu dan bahkan merusak berbagai data penting di dalamnya. Salah satunya yaitu cracking, merupakan jenis cybercrime yang paling berbahaya bahkan melebihi dari hacking. Lantas, apa yang membedakan cracking dengan hacking? Mengapa cracking dianggap lebih berbahaya? Well, sebelum membahas lebih jauh mengenai perbedaan keduanya, mari kita [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/cracking-penjelasan-dan-perbedaan-dengan-hacking/">Cracking: Penjelasan dan Perbedaan dengan Hacking</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Saat ini sudah terdapat banyak jenis <em>cybercrime</em> yang dapat menyerang perangkatmu dan bahkan merusak berbagai data penting di dalamnya. Salah satunya yaitu <em>cracking</em>, merupakan jenis <em>cybercrime</em> yang paling berbahaya bahkan melebihi dari <em>hacking</em>. Lantas, apa yang membedakan <em>cracking</em> dengan <em>hacking</em>? Mengapa <em>cracking</em> dianggap lebih berbahaya?</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Well</em>, sebelum membahas lebih jauh mengenai perbedaan keduanya, mari kita bahas tentang <em>cracking</em> terlebih dahulu. Pernahkah kamu mendengar istilah <em>cybercrime </em>yang satu ini? Jika belum dan kamu penasaran ingin mengetahuinya, maka kamu sedang berada di artikel yang tepat. Yuk, mari kita simak pembahasan artikel kali ini mengenai apa itu <em>cracking</em>. <em>Happy reading!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu <em>Cracking</em>?</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Cracking</em></strong>, merupakan sebuah tindakan kejahatan dimana seseorang melakukan peretasan keamanan dengan alasan kriminal atau alasan jahat lainnya. Nah, orang yang melakukan tindakan ini disebut dengan istilah <strong><em>cracker</em></strong>. Tujuan dari dilakukannya tindakan ini sangatlah beragam, yang pasti untuk tujuan kriminal atau jahat seperti mendapatkan berbagai informasi pribadi milik orang lain, pencurian data atau bahkan perusakan data secara ilegal. Sehingga, dapat menyebabkan banyak kerugian bagi orang lain baik dari segi finansial ataupun non-finansial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Metode peretasan yang dilakukan oleh<em> cracker</em> tidaklah begitu canggih. Bahkan, terdapat beberapa<em> cracker</em> yang juga dikenal sebagai <em>script kiddie</em>, melakukan tindakan <em>cracking</em> dengan menggunakan <em>tools </em>yang dibuat oleh orang lain. Selain itu, umumnya mereka juga memiliki <em>IP address</em> yang sulit untuk dilacak sehingga dapat lebih leluasa dalam menjalankan aksinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan dengan<em> Hacking</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak yang masih bingung mengenai perbedaan antara <em>cracking</em> dan <em>hacking</em>. Jadi, apakah perbedaan dari keduanya? Mengapa <em>cracking </em>dianggap jauh lebih serius dan berbahaya dibandingkan dengan <em>hacking</em>? Nah, berikut penjelasan mengenai perbedaan keduanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Umumnya banyak sekali yang menyebut seluruh tindakan peretasan ini dengan istilah <em>hacking</em>. Namun, nyatanya <em>hacking</em> merupakan sebuah tindakan peretasan yang umumnya dilakukan untuk menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan pada sebuah perangkat. Faktanya, tidak semua <em>hacker </em>memiliki niatan jahat (<em>black hat hacker</em>)<em>,</em> tetapi masih terdapat sebagian <em>hacker </em>yang memiliki tujuan legal dan tidak menyebabkan kerugian (<em>white hat hacker</em>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan <em>hacking</em>, <em>cracking</em> merupakan sebuah tindakan peretasan dengan alasan kriminal. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, para <em>crackers</em> melakukan tindakan ilegal yang menyebabkan banyak kerugian bagi orang lain. Sehingga, dapat disimpulkan yang membedakan di antara keduanya adalah tujuan yang dimiliki. <em>Hackers</em>, umumnya bertujuan untuk menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem sedangkan <em>crackers </em>bertujuan untuk menemukan dan mengeksploitasi kelemahan sistem untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Bahkan, perlu kamu ketahui terdapat beberapa perusahaan yang mempekerjakan <em>hackers </em>untuk menemukan kelemahan pada sistem keamanan yang dimiliki perusahaan agar dapat diperbaiki.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis <em>Cracking</em></strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/types-of-cracking-1.png" alt="types of cracking" class="wp-image-6976" width="559" height="254" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/types-of-cracking-1.png 656w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/types-of-cracking-1-300x136.png 300w" sizes="(max-width: 559px) 100vw, 559px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami mengenai apa itu <em>cracking</em>, selanjutnya akan dibahas mengenai beberapa jenis <em>cracking </em>yang sering ditemukan. Berikut penjelasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong><em>Password Cracking</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan sebuah percobaan untuk mendapatkan <em>password </em>dari data yang tersimpan pada <em>website</em>, perangkat, aplikasi dan lain sebagainya. Umumnya, sebuah <em>website </em>akan menggunakan <em>hashing</em> untuk mengenkripsi <em>password </em>penggunanya. Sehingga, yang perlu dilakukan <em>cracker</em> untuk mendapatkan <em>password</em> tersebut adalah dengan menemukan<em> hash</em> yang disimpan oleh<em> website</em>. Apabila <em>cracker</em> berhasil menemukan kombinasi <em>hashing </em>yang tepat, maka ia akan mendapaktkan akses pada akun yang diretas. Terdapat beberapa metode yang sering digunakan untuk <em>password cracking</em> ini, seperti:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>dictionary cracking</em>, </strong>percobaan peretasan <em>password </em>dengan menggunakan kata-kata random yang terdapat di dalam kamus;</li><li><strong><em>brute force cracking</em>, </strong>percobaan peretasan <em>password </em>dengan menggunakan berbagai <em>random characters</em> hingga menemukan<em> password</em> yang cocok;</li><li><strong><em>rainbow table cracking</em>, </strong>proses perhitungan nilai <em>hash</em> agar dapat menemukan enkripsi yang digunakan untuk melakukan<em> hash </em>pada<em> password</em>.</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">2. <strong><em>Network Cracking</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan tindakan peretasan yang dilakukan pada sistem keamanan jaringan <em>Local Area Network</em> (LAN). Target utama dari <em>network cracking</em> ini adalah para pengguna Wi-Fi terutama Wi-Fi publik (<em>unsecured</em> Wi-Fi). Tujuannya adalah untuk mendapatkan akses ke perangkat yang terdapat di jaringan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila Wi-Fi dilindungi dengan <em>password</em>, maka <em>cracker </em>harus mendapatkan <em>password</em> terlebih dahulu dengan menggunakan metode <em>password cracking</em> agar dapat meretas jaringan. Oleh karena itu, umumnya <em>cracker </em>menargetkan jaringan Wi-Fi yang tidak dilindungi <em>password</em>, sehingga mereka hanya perlu melakukan <em>sniffer </em>untuk meretas data secara mudah tanpa harus melakukan <em>password cracking</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. <strong><em>Software Cracking</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan tindakan peretasan pada <em>software</em> dengan menonaktifkan atau bahkan menghapus berbagai fitur yang terdapat di dalamnya. Target utamanya merupakan <em>copy protection </em>yang terdapat pada berbagai aplikasi atau <em>software </em>berbayar. Berfungsi untuk melindungi <em>software</em> agar dapat terhindar dari pembajakan oleh pihak lain. Apabila <em>cracker</em> berhasil meretas <em>copy protection software</em>, maka ia dapat mendistribusikan <em>software</em> untuk digunakan secara gratis. Tentunya, hal ini sangatlah merugikan <em>developer software</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, perlu kamu ketahui terdapat beberapa <em>tools</em> dan teknik yang digunakan oleh <em>cracker </em>untuk melancarkan aksinya dalam melakukan peretasan<em> software</em>. Berikut penjelasannya.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong><em>Keygen</em></strong>, atau <em>key generator</em> merupakan sebuah program yang dibuat oleh <em>cracker </em>untuk menghasilkan serial number <em>software</em> yang valid.</li><li><strong><em>Patch</em></strong>, kode sederhana yang digunakan untuk memodifikasi program. Dapat digunakan untuk menghapus berbagai fitur yang tidak dinginkan.</li><li><strong><em>Loader, </em></strong>digunakan untuk memblokir langkah-langkah perlindungan untuk <em>software</em> ketika <em>software </em>dijalankan.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tips Agar Terhindari dari <em>Cracking</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, bagaimana apakah sekarang kamu sudah memahami perbedaan antara <em>cracking</em> dengan <em>hacking</em>? Jika sudah, selanjutnya mari kita simak beberapa tips agar dapat terhindar dari serangan <em>cracking</em>. Berikut penjelasannya.</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Gunakan<em> password</em> berbeda untuk setiap akun</strong>, hal ini dapat mencegah terjadinya peretasan pada akun lainnya, apabila <em>cracker </em>berhasil meretas salah satu akunmu.</li><li><strong>Pastikan untuk selalu memperbarui <em>software</em>-mu</strong>, pembaharuan <em>software</em> biasanya dilakukan untuk memperbaiki beberapa kelemahan pada sistem keamanannya.</li><li><strong>Jangan asal klik <em>pop-ads</em></strong>, karena bisa saja ads tersebut sudah terinfeksi dan apabila di klik dapat mengunduh <em>malware </em>ke perangkatmu atau mengarahkanmu ke <em>website </em>palsu yang berbahaya.</li><li><strong>Hindari penggunaan Wi-Fi publik</strong>, umumnya Wi-Fi publik merupakan target utama para <em>cracker </em>karena Wi-Fi ini tidak dilindungi oleh <em>password</em> sehingga tidak dapat menjamin keamanan datamu.</li><li><strong>Gunakan VPN</strong>, atau <em>virtual private network</em> dapat melindungimu ketika menggunakan Wi-Fi publik. Karena apabila jaringan diretas, kamu masih dapat terlindungi oleh <em>encrypted tunnel</em>.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa <em>cracking </em>merupakan salah satu jenis cybercrime yang jauh lebih serius dan berbahaya dibandingkan <em>hacking</em>. Serangan <em>cracking</em> ini dilakukan untuk alasan kriminal dan mendapatkan keuntungan pribadi. Jenis serangannya pun bermacam-macam, mulai dari <em>password</em>, jaringan, hingga <em>software</em>. Tetapi, tidak perlu khawatir kamu dapat terhindar dari serangan yang satu ini salah satu caranya dengan menghindari penggunaan Wi-Fi publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silakan kunjungi <em>website</em> <a href="https://widehostmedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wide Host Media</a> untuk mendapatkan layanan <em>Virtual Private Server</em> (VPS) dan VPS MikroTik yang dapat digunakan untuk <em>tunneling</em> (VPN) dan <em>management bandwidth. </em>Kami menggunakan <em>multiple upstream </em>untuk akses super cepat dan infrastruktur serta teknologi terbaru untuk performa terbaik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/cracking-penjelasan-dan-perbedaan-dengan-hacking/">Cracking: Penjelasan dan Perbedaan dengan Hacking</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
