<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>load balancing Archives - Wide Host Media</title>
	<atom:link href="https://widehostmedia.com/tag/load-balancing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://widehostmedia.com/tag/load-balancing/</link>
	<description>Cloud Solution</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Jan 2022 22:23:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2019/09/wide_host_media_icon_30b_icon.ico</url>
	<title>load balancing Archives - Wide Host Media</title>
	<link>https://widehostmedia.com/tag/load-balancing/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Load Balancing untuk Performa yang Tinggi</title>
		<link>https://widehostmedia.com/load-balancing-untuk-performa-yang-tinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gita Puspitasari]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2021 06:40:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cloud Computing]]></category>
		<category><![CDATA[Network]]></category>
		<category><![CDATA[Server]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[load balancing]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://widehostmedia.com/?p=4521</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah website-mu mengalami downtime ketika dihadapi dengan lonjakan trafik yang cukup tinggi? Hal tersebut dapat terjadi apabila resource yang dimiliki tidak mencukupi. Nah, tetapi kamu tidak perlu khawatir karena terdapat sebuah solusi untuk hal tersebut, yaitu dengan menggunakan load balancing. Apakah sebelumnya kamu sudah pernah mendengar mengenai load balancing? Lalu, tahukah kamu bagaimana cara kerjanya? [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/load-balancing-untuk-performa-yang-tinggi/">Load Balancing untuk Performa yang Tinggi</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pernahkah <em>website</em>-mu mengalami <em>downtime</em> ketika dihadapi dengan lonjakan trafik yang cukup tinggi? Hal tersebut dapat terjadi apabila <em>resource</em> yang dimiliki tidak mencukupi. Nah, tetapi kamu tidak perlu khawatir karena terdapat sebuah solusi untuk hal tersebut, yaitu dengan menggunakan <em>load balancing</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apakah sebelumnya kamu sudah pernah mendengar mengenai <em>load balancing</em>? Lalu, tahukah kamu bagaimana cara kerjanya? Jika kamu penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut, kamu berada pada artikel yang tepat karena kali ini akan dibahas mengenai <em>load balancing</em>. Yuk, mari kita simak pembahasan lengkapnya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>P</strong>engertian</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kamu tidak perlu khawatir akan terjadinya <em>downtime </em>apabila memiliki sebuah <em>website</em> dengan trafik yang cukup tinggi. Dengan proses <em>load balancing</em>, <em>website</em>-mu tetap dapat menangani sebanyak apapun permintaan yang masuk. Sehingga, dapat menurunkan kemungkinan terjadinya <em>downtime</em> pada sebuah <em>website</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, dapat dikatakan bahwa <i>load balancing</i> ini merupakan sebuah proses pendistribusian beban trafik ke beberapa <em>server</em> sekaligus. <em>Tools</em> atau aplikasi yang menangani proses<em> </em>ini disebut dengan <em>load balancer</em>. Terdapat dua jenis <em>load balancer</em>, yaitu <em>software</em> dan <em>hardware</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, terdapat kemampuan <em>failover</em> yang dimilikinya, yaitu kemampuan untuk mengalihkan <em>server</em> secara otomatis ke <em>server </em>cadangan lainnya. Sehingga, apabila terjadi kendala pada salah satu <em>server </em>maka <em>load balancer</em> dapat mengalihkannya ke <em>server</em> lain untuk menghindari terjadinya <em>crash</em> pada <em>website</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Kerja <em>Load Balancing</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memahami pengertiannya, apakah kamu ingin mengetahui bagaimana cara kerjanya? Nah, seperti yang sudah dijelaskan, <em>load balancer </em>terdiri dari dua jenis yaitu <em>software</em> dan <em>hardware</em>. Untuk <em>software load balancer</em> dapat berkerja pada sebuah <em>server</em>, <em>virtual machine</em> atau <em>cloud. </em>Sedangkan untuk <em>hardware</em> <em>load balancer</em> memiliki perangkat fisiknya sendiri.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/load-balancing-1024x554.jpeg" alt="Cara Kerja load balancing" class="wp-image-4526" width="577" height="312" srcset="https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/load-balancing-1024x554.jpeg 1024w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/load-balancing-300x162.jpeg 300w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/load-balancing-768x415.jpeg 768w, https://widehostmedia.com/wp-content/uploads/2021/09/load-balancing.jpeg 1110w" sizes="(max-width: 577px) 100vw, 577px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua jenis <em>load</em> <em>balancer</em> tersebut bekerja dengan cara menerima permintaan yang masuk dari <em>user </em>dan memeriksa penggunaan <em>server</em>, kemudian <em>load balancer</em> menentukan <em>server </em>mana yang akan menangani permintaan tersebut berdasarkan <strong>algoritma <em>load balancing</em></strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu, apakah yang dimaksud dengan algoritma <em>load balancing</em>? Yuk, mari kita simak di pembahasan berikutnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Algoritma <em>Load Balancing</em></strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Algoritma <em>load balancing</em> merupakan sebuah aturan yang sudah ditentukan, untuk digunakan oleh <em>load balancer</em> dalam melakukan pendistribusian jaringan trafik antar <em>server</em>. Mengutip dari <em>website</em> <a href="https://www.cloudflare.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Cloudflare</a>, algoritma <em>load balancing </em>terbagi menjadi dua kategori, yaitu:</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong><em>Dynamic load balancing</em></strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis algoritma yang memperhitungkan kemampuan dari setiap<em> server</em> dalam melakukan pendistribusiannya. Berikut beberapa jenis metode yang digunakan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em>Least connection</em>: Melakukan pendistribusian trafik ke<em> server</em> dengan koneksi yang paling sedikit.</li><li><em>Weighted least connection</em>: Melakukan pendistribusian trafik dengan bobot yang berbeda pada tiap s<em>erver</em>.</li><li><em>Weighted response connection</em>: Melakukan pendistribusian trafik dengan cara melihat respon rata-rata dari tiap <em>server </em>dan mengirimkannya ke <em>server </em>yang memiliki respon tercepat.</li><li><em>Resource-based</em>: Melakukan pendistribusian trafik dengan cara melihat <em>resources </em>yang tersedia pada tiap <em>server</em>.</li></ul>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong><em>Static load balancing</em></strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Merupakan jenis algoritma yang melakukan pendistribusian trafik tanpa melihat penyesuain pada <em>server</em>. Beberapa bahkan melakukan pendistribusian secara merata. Berikut beberapa jenis metode yang digunakan.</p>



<ul class="wp-block-list"><li><em>Round robin</em>: Melakukan pendistribusian trafik secara rotasi dari satu <em>server </em>ke <em>server</em> lainnya menggunakan DNS (<em>Domain Name System</em>).</li><li><em>Weighted round robin</em>: Melakukan pendistribusian trafik dengan bobot yang berbeda pada tiap <em>server</em>. Beberapa server yang dianggap mampu, akan menangani lebih banyak trafik.</li><li><em>IP hash</em>: Melakukan pendistribusian trafik dengan cara menggunakan IP <em>address</em> pengguna.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat <em>Load Balancing</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut penjelasan mengenai beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari penggunaannya.</p>



<ol class="wp-block-list"><li><strong>Skalabilitas</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Manfaat pertama adalah dapat meningkatkan skalabilitas <em>server</em>-mu. Apabila terdapat lonjakan trafik yang cukup signifikan, <em>server </em>bisa kewalahan dalam menangani permintaan yang masuk sehingga menyebabkan terjadinya <em>crash </em>pada <em>website</em>. Tetapi, dengan adanya proses ini, permintaan (<em>request</em>) tersebut di sebar ke beberapa <em>server </em>sekaligus sehingga semuanya dapat ditangani dengan mudah. <em>Administrator server</em> dapat meningkatkan atau menurunkan skala <em>server</em>, yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan <em>website</em>-mu.</p>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li><strong>Performa dan Fleksibilitas</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Selain meningkatkan skalabilitas <em>server</em>-mu, kamu memiliki fleksibilitas untuk melakukan pemeliharaan <em>server</em> dimanapun dan kapanpun tanpa menghentikan proses kerja <em>server</em> tersebut. Sehingga, <em>maintenance </em>tetap dapat dilakukan selagi beban <em>load</em> dialihkan ke <em>server</em> lain.  Hal tersebut dapat mengurangi terjadinya <em>downtime</em> dan meningkatkan performa <em>website</em>. </p>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li><strong>Keamanan</strong></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Load balancer dapat memberikan layer tambahan untuk keamanan <em>website</em>-mu. Sehingga <em>website</em> dapat terlindungi dari serangan <em>hacker </em>dan DDoS. Kamu dapat membaca pembahasan lebih lanjut mengenai DDoS pada artikel, <a href="https://widehostmedia.com/ddos-attack-penjelasan-dan-cara-pencegahannya/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">DDoS Attack: Penjelasan dan Cara Pencegahannya</a>.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sekian pengertian, cara kerja, dan manfaat dari <em>load balancing</em>. Sehingga dapat disimpulkan bahwa <em>load balancing</em> merupakan sebuah proses yang dapat menurunkan terjadinya <em>downtime</em> pada sebuah <em>website</em>, terutama yang memiliki trafik tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, jangan khawatir apabila <em>website</em>-mu memiliki trafik tinggi karena kamu dapat mengurangi terjadinya <em>downtime </em>dengan menggunakan <em>load balancer</em>. Silakan kunjungi <em>website </em>Wide Host Media, kami menggunakan teknologi <em>load balancer </em>dari VMware dan memberikan jaminan <em>uptime </em>mencapai 99.9%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://widehostmedia.com/load-balancing-untuk-performa-yang-tinggi/">Load Balancing untuk Performa yang Tinggi</a> appeared first on <a href="https://widehostmedia.com">Wide Host Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
